Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
KILAS DAERAH

Pemprov Jabar Gandeng 31 Universitas untuk Pembangunan Infrastruktur

Kompas.com - 28/04/2019, 08:51 WIB
Sri Noviyanti

Editor


KOMPAS.com - Sebanyak 31 universitas terkemuka di Indonesia anggota University Network for Indonesia Infrastructure Development (UNIID) sepakat mempercepat pembangunan infrastruktur di Jawa Barat melalui skema Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU).

Penandatanganan kesepakatan dilakukan dalam acara Infrastructure Summit 2019 di Graha Sanusi Hardjadinata Universitas Padjadjaran, Jumat (26/4/19).

Adapun acara dihadiri Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dan Menteri Keuangan RI Sri Mulyani yang sama-sama memberikan pemaparan.

UNIID yang dipimpin Universitas Padjajaran (Unpad) akan saling berdiskusi serta membahas berbagai ide dan masukan terhadap pengembangan infrastruktur oleh para akademisi dan intelektual yang dimiliki.

"Ini bagian dari pentahelix yaitu kerja sama dengan perguruan tinggi untuk membantu percepatan pembangunan infrastruktur Jabar melalui dana swasta," kata Gubernur Ridwan Kamil.

Ia mengungkapkan, tahun ini ada 20 proyek infrastruktur di Jabar yang akan melibatkan UNIID dalam pembangunannya. Salah satu yang akan langsung berjalan adalah proyek Tempat Pengolahan dan Pemrosesan Akhir Sampah (TPPAS) Regional Legoknangka di Nagreg Kabupaten Bandung. Dalam pembangunannya juga akan didampingi oleh Kementerian Keuangan.

"Kami sudah siap 20 proyek, salah satunya Legoknangka yang paling siap dan sudah difasilitasi oleh Menteri Keuangan untuk pendampingan sekitar Rp20 miliar untuk feasibility studi," ujar Emil, sapaan akrab Gubernur.

Selain TPPAS Legoknangka, sejumlah proyek lainnya juga sedang disiapkan. Kebanyakan adalah proyek pelayanan dasar, transportasi, sampah, dan air.

"Banyak, ada SPAM air di Cirebon, pokoknya kebanyakan proyek pelayanan dasar ya antara transportasi, sampah, dan air," tutur Emil.

Gubernur meminta Unpad selalu memimpin UNIID untuk mengarahkan universitas lain agar ikut berkontribusi dalam pembangunan infrastruktur di Sungai Citarum.

"Saya sudah berkomitmen dengan Unpad untuk menggarap sejumlah proyek strategis seperi Citarum, dan Unpad kan yang mengoordinir universitas lainnya," kata Emil.

Di tempat yang sama, Menteri Keuangan Sri Mulyani meyakini kerja sama dan keikutsertaan para akademisi akan semakin meningkatkan kecepatan dan kualitas pembangunan infrastruktur baik dari sisi teknis maupun pembiayaan.

"Program pembangunan infrastruktur akan semakin cepat dan berkualitas dari semua sisi seperti teknik dan pembiayaan. Saya senang ada 31 universitas yang gabung dan tahun ini dipimpin oleh Unpad," kata Menkeu.

Menurutnya, KPBU adalah salah satu aspek yang menentukan dalam pembangunan infrastruktur yang lebih baik. Menkeu  mengajak universitas lainnya untuk bergabung dalam UNIID agar terlibat dalam pemikiran dan proses pembangunan di Indonesia.

"Ini juga merupakan salah satu upaya untuk terus meningkatkan minat dari universitas-universitas di Indonesia agar mampu terlibat dalam pemikiran dan proses pembangunan," ujarnya.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

Pj Gubri Ajak Pemkab Bengkalis Kolaborasi Bangun Jembatan Sungai Pakning-Bengkalis

Pj Gubri Ajak Pemkab Bengkalis Kolaborasi Bangun Jembatan Sungai Pakning-Bengkalis

Regional
Diskominfo Kota Tangerang Raih Penghargaan Perangkat Daerah Paling Inovatif se-Provinsi Banten

Diskominfo Kota Tangerang Raih Penghargaan Perangkat Daerah Paling Inovatif se-Provinsi Banten

Regional
Fakta dan Kronologi Bentrokan Warga 2 Desa di Lombok Tengah, 1 Orang Tewas

Fakta dan Kronologi Bentrokan Warga 2 Desa di Lombok Tengah, 1 Orang Tewas

Regional
Komunikasi Politik 'Anti-Mainstream' Komeng yang Uhuyy!

Komunikasi Politik "Anti-Mainstream" Komeng yang Uhuyy!

Regional
Membedah Strategi Komunikasi Multimodal ala Komeng

Membedah Strategi Komunikasi Multimodal ala Komeng

Regional
Kisah Ibu dan Bayinya Terjebak Banjir Bandang Berjam-jam di Demak

Kisah Ibu dan Bayinya Terjebak Banjir Bandang Berjam-jam di Demak

Regional
Warga Kendal Tewas Tertimbun Longsor Saat di Kamar Mandi, Keluarga Sempat Teriaki Korban

Warga Kendal Tewas Tertimbun Longsor Saat di Kamar Mandi, Keluarga Sempat Teriaki Korban

Regional
Balikpapan Catat 317 Kasus HIV Sepanjang 2023

Balikpapan Catat 317 Kasus HIV Sepanjang 2023

Regional
Kasus Kematian akibat DBD di Balikpapan Turun, Vaksinasi Tembus 60 Persen

Kasus Kematian akibat DBD di Balikpapan Turun, Vaksinasi Tembus 60 Persen

Regional
Puan: Seperti Bung Karno, PDI-P Selalu Berjuang Sejahterakan Wong Cilik

Puan: Seperti Bung Karno, PDI-P Selalu Berjuang Sejahterakan Wong Cilik

Regional
Setelah 25 Tahun Konflik Maluku

Setelah 25 Tahun Konflik Maluku

Regional
BMKG: Sumber Gempa Sumedang Belum Teridentifikasi, Warga di Lereng Bukit Diimbau Waspada Longsor

BMKG: Sumber Gempa Sumedang Belum Teridentifikasi, Warga di Lereng Bukit Diimbau Waspada Longsor

Regional
Gempa Sumedang, 53 Rumah Rusak dan 3 Korban Luka Ringan

Gempa Sumedang, 53 Rumah Rusak dan 3 Korban Luka Ringan

Regional
Malam Tahun Baru 2024, Jokowi Jajan Telur Gulung di 'Night Market Ngarsopuro'

Malam Tahun Baru 2024, Jokowi Jajan Telur Gulung di "Night Market Ngarsopuro"

Regional
Sekolah di Malaysia, Pelajar di Perbatasan Indonesia Berangkat Sebelum Matahari Terbit Tiap Hari

Sekolah di Malaysia, Pelajar di Perbatasan Indonesia Berangkat Sebelum Matahari Terbit Tiap Hari

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com