Pemungutan Suara Ulang di TPS Lhokseumawe, Jokowi 14 Suara hingga Tenda Bocor

Kompas.com - 28/04/2019, 06:32 WIB
Pemungutan Suara Ulang (PSU) di Tempat Pemungutan Suara (TPS) Desa Meunasah Mesjid, Kecamatan Muara Dua, Kota Lhokseumawe, Sabtu (27/4/2019). KOMPAS.com/MASRIADIPemungutan Suara Ulang (PSU) di Tempat Pemungutan Suara (TPS) Desa Meunasah Mesjid, Kecamatan Muara Dua, Kota Lhokseumawe, Sabtu (27/4/2019).

LHOKSEUMAWE, KOMPAS.com – Pasangan capres dan cawapres nomor urut 02 Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno menang dalam pemungutan suara ulang (PSU) di tempat pemungutan suara (TPS) di Desa Meunasah Mesjid, Kecamatan Muara Dua, Kota Lhokseumawe, Aceh, Sabtu (27/4/2019).

Dalam PSU yang digelar dengan pengawasan ketat dari Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) ini, total pemilih yang hadir mencapai 210 orang.

Baca juga: Dikabarkan Lolos ke Senayan, Ahmad Dhani Respon Tulisan Derajat Yang Diangkat Tuhan

Prabowo-Sandiaga menang dengan perolehan 190 suara, sedangkan pasangan capres dan cawapres nomor urut 01 Joko Widodo dan Ma’ruf Amin hanya memperoleh 14 suara. Enam suara dinyatakan rusak.


Ketua Panitia Pemungutan Suara (PPS) Desa Meunasah Mesjid, Kecamatan Muara Dua, Kota Lhokseumawe, Ridwan Yusuf, menyebutkan jumlah pemilih memang lebih sedikit dibanding pada 17 April 2019 lalu yang mencapai 219 pemilih.

Pada saat itu, Bawaslu menghentikan proses pemilihan karena ditemukan warga yang mencoblos namun tidak terdaftar dalam daftar pemilih tetap. Bawaslu lalu merekomendasikan digelar pemungutan suara ulang yang digelar hari ini.

“Malam ini kami terpaksa hentikan dulu penghitungan suara. Setelah penghitungan suara calon presiden kami hentikan sebentar, sembari menunggu hujan reda. Ini tenda sudah bocor semua, kita khawatir surat suara basah, maka dihentikan dulu,” kata Ridwan Sabtu malam.

Baca juga: [POPULER NUSANTARA] KPK Periksa Gubernur Khofifah | Viral Video Jokowi-Maruf Kelebihan Suara

Dia menyebutkan, panitia berupaya menyelesaikan penghitungan suara tepat waktu sehingga suara dari TPS tersebut bisa segera dibawa ke rekapitulasi kecamatan seterusnya ke rekapitulasi di tingkat kabupaten/kota.

“Kami usahakan selesai secepatnya. Jika sudah reda hujan, kami lanjutkan penghitungan lagi malam ini,” pungkasnya


Baca tentang
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Walau Palembang Diguyur Hujan Lebat, Tapi Lokasi Karhutla Masih Membara

Walau Palembang Diguyur Hujan Lebat, Tapi Lokasi Karhutla Masih Membara

Regional
Mari Bantu Siswa-siswi SD di Flores Agar Tak Lagi Pikul Air 5 Km untuk Siram Toilet

Mari Bantu Siswa-siswi SD di Flores Agar Tak Lagi Pikul Air 5 Km untuk Siram Toilet

Regional
Kisah Dua Nenek Buta Kakak-Beradik yang Sakit-sakitan dan Setia Tinggal Bersama

Kisah Dua Nenek Buta Kakak-Beradik yang Sakit-sakitan dan Setia Tinggal Bersama

Regional
Bupati Madiun Jamin Anak-anak Pengungsi Wamena Tak Putus Sekolah

Bupati Madiun Jamin Anak-anak Pengungsi Wamena Tak Putus Sekolah

Regional
Kisah Bocah 3,5 Tahun Penderita Tumor Ganas, Hanya Bisa Terbaring dengan Perut Sebesar Bola Basket

Kisah Bocah 3,5 Tahun Penderita Tumor Ganas, Hanya Bisa Terbaring dengan Perut Sebesar Bola Basket

Regional
Fakta Ajudan Nekat Curi Uang Kapolres, Terdesak Cicilan Mobil hingga Terancam 5 Tahun Penjara

Fakta Ajudan Nekat Curi Uang Kapolres, Terdesak Cicilan Mobil hingga Terancam 5 Tahun Penjara

Regional
Kecanduan Game Online, Puluhan Pelajar Diobati di Rumah Sakit Jiwa Solo

Kecanduan Game Online, Puluhan Pelajar Diobati di Rumah Sakit Jiwa Solo

Regional
Kisah Relawan Jelajahi Gua Vertikal untuk Cari Air Bersih: Puluhan Tahun Akhirnya Kami Tidak Kekeringan Lagi

Kisah Relawan Jelajahi Gua Vertikal untuk Cari Air Bersih: Puluhan Tahun Akhirnya Kami Tidak Kekeringan Lagi

Regional
Dicabuli Guru Les Vokal hingga Hamil 8 Bulan, Siswi SMP Alami Trauma, Pilih Berhenti Sekolah

Dicabuli Guru Les Vokal hingga Hamil 8 Bulan, Siswi SMP Alami Trauma, Pilih Berhenti Sekolah

Regional
Joki Cilik Meninggal Saat Pacuan Kuda, Aktivis Kampanyekan #Stopjokicilik

Joki Cilik Meninggal Saat Pacuan Kuda, Aktivis Kampanyekan #Stopjokicilik

Regional
Kopi Sumowono, Awalnya untuk Panti Asuhan Kini Harganya Rp 5 Juta Per Kg

Kopi Sumowono, Awalnya untuk Panti Asuhan Kini Harganya Rp 5 Juta Per Kg

Regional
Daftar 20 Desa di Sleman yang Dilewati Tol Jogja-Solo dan Jogja-Bawen

Daftar 20 Desa di Sleman yang Dilewati Tol Jogja-Solo dan Jogja-Bawen

Regional
Duduk Perkara OTT Wali Kota Medan, demi Tutupi Biaya Perjalanan ke Jepang ...

Duduk Perkara OTT Wali Kota Medan, demi Tutupi Biaya Perjalanan ke Jepang ...

Regional
[POPULER NUSANTARA] Rumah Ayah Tiri Kapolri Tito Terbakar | Cerita Driver Ojol Lulus Cum Laude S2

[POPULER NUSANTARA] Rumah Ayah Tiri Kapolri Tito Terbakar | Cerita Driver Ojol Lulus Cum Laude S2

Regional
Kronologi Pria Bunuh Kepsek karena Dendam Diusir dari Desa Setelah Ceraikan Istri Siri

Kronologi Pria Bunuh Kepsek karena Dendam Diusir dari Desa Setelah Ceraikan Istri Siri

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X