Jokowi-Ma'ruf Menang di Pemungutan Suara Ulang TPS 2 Balok di Kendal

Kompas.com - 27/04/2019, 23:09 WIB
Penghitungan suara di TPS 2 Balok Kendal, yang melakukan pemungutan suara ulang, Sabtu (27/4/2019). KOMPAS.com/SLAMET PRIYATINPenghitungan suara di TPS 2 Balok Kendal, yang melakukan pemungutan suara ulang, Sabtu (27/4/2019).

KENDAL, KOMPAS.com- Pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 01, Joko Widodo- Amin Ma’aruf, menang dalam pemilihan suara ulang ( PSU) di TPS 2 Balok Kecamatan Kendal, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, Sabtu (27/4/2019).

Jokowi-Ma'ruf memperoleh 122 suara, mengungguli pasangan calon presiden nomor urut 02, Prabowo-Sandiaga yang memperoleh 40 suara.

Daftar pemilih tetap (DPT) di TPS 2 Balok Kendal ini ada 234 pemilih. Sementara yang menggunakan hak pilihnya ada 171 orang. Sebanyak 162 surat suara dinyatakan sah, sedang 9 surat suara rusak.

Baca juga: Terowongan Jalan Kendal, Jalur Pedestrian Artistik di Jantung Ibu Kota

Menurut Ketua KPUD Kendal, Hevy Indah Oktaria, pemungutan suara ulang di TPS 2 Balok Kendal dilakukan karena pada pilihan 17 April lalu, ada tiga pemilih yang tidak terdaftar di daftar pemilih tetap.

Tiga orang itu berasal dari Brebes. Mereka saat memilih menggunakan kartu tanda penduduk, dan tidak membawa kartu A5 untuk pindah nyoblos.

Pemungutan suara ulang di TPS 2 Balok Kendal Jawa Tengah. KOMPAS.com/SLAMET PRIYATIN Pemungutan suara ulang di TPS 2 Balok Kendal Jawa Tengah.
“Pemungutan suara yang diulang untuk pemilihan presiden dan wakil presiden, DPD, DPR RI, serta DPRD Jawa Tengah,” kata Hevy.

Hevy, menjelaskan 'lolosnya' tiga orang hingga bisa nyoblos di TPS 2 Balok tersebut dikarenakan kekurang telitian KPPS. Pemilih yang menggunakan suaranya pada pemilihan 17 April kemarin, ada 193 orang.

“Saya berharap warga yang menggunakan hak pilihnya pada pemungutan suara ulang ini, lebih banyak kalau dibanding coblosan 17 April lalu,” ujarnya.

Baca juga: Serunya Berburu Kuliner Khas Kendal di Pasar Karetan

Ketua Bawaslu Kendal, Odilia Amy Wardani, usai melakukan pantauan di TPS 2 Balok Kendal, mengatakan pemungutan suara ulang di TPS 2 Balok ini memang karena adanya temuan pelanggaran administrasi.

Yaitu adanya tiga pemilih dari luar kota yang diketahui tidak membawa A5 atau surat pindah nyoblos. Oleh sebab itu, Bawaslu kemudian melaporkan temuan itu ke KPUD Kendal, supaya dilakukan pemungutan suara ulang.

Tugas Bawaslu, menurutnya, hanya mengawasi dan menegakkan aturan pemilu. "Soal apakah KPU melakukan pemungutan suara ulang atau tidak, itu terserah mereka. Tentu juga ada aturan lain, bila tidak melakukan pemungutan suara ulang," kata Odilia. 

Baca tentang
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X