Kawah Utama Gunung Karangetang Keluarkan Guguran Lava, Mengarah ke Kali Kahetang

Kompas.com - 27/04/2019, 19:29 WIB
Gunung Karangetang di Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro), Sulawesi Utara, menyemburkan abu vulkanik pada Kamis (20/12/2018) lalu. KOMPAS.com/SKIVO MARCELINO MANDEYGunung Karangetang di Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro), Sulawesi Utara, menyemburkan abu vulkanik pada Kamis (20/12/2018) lalu.

MANADO, KOMPAS.com - Kawah utama Gunung Karangetang di Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro), Sulawesi Utara, mengeluarkan guguran lava, Sabtu (27/4/2019).

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mencatat, guguran lava mengarah ke Kali Kahetang.

"Luncuran guguran lava mencapai 2.250 meter dari puncak kawah. Guguran lava ini terjadi sekitar pukul 13.50 Wita," kata petugas Pos Pengamatan Gunung Karangetang, Fredianto Anthon Richard Korompis, seperti dikutip dari rilis tertulis, Sabtu malam.

Baca juga: PVMBG: Aktivitas Kegempaan Vulkanik Gunung Karangetang Masih Berfluktuasi

Menurut dia, Gunung Karangetang juga mengeluarkan asap.

"Kawah utama mengeluarkan asap bertekanan sedang teramati berwarna putih dengan intensitas sedang dan tinggi 75 sampai 100 meter di atas puncak kawah," kata dia.

Kemudian, kata dia, kawah dua mengeluarkan asap putih sedang 25 sampai 50 meter.

"Selain itu, juga mengeluarkan asap putih kebiruan menyebar ke tubuh gunung bagian barat dan timur," lanjut Fredianto.

Ia menegaskan, hingga saat ini tingkat aktivitas Gunung Karangetang tetap pada level III atau siaga.

Baca juga: Luncuran Guguran Lava Gunung Karangetang Capai 2.000 Meter

Fredianto mengimbau warga dan pengunjung atau wisatawan tidak diperbolehkan mendekati, melakukan pendakian di dalam zona prakiraan bahaya yaitu radius 2,5 kilometer dari puncak kawah dua (kawah utara) dan kawah utama (selatan).

Pengunjung juga tidak boleh melakukan aktivitas di area perluasan sektoral dari kawah dua ke arah barat laut-utara sejauh 4 kilometer, yaitu wilayah yang berada di antara Kali Batuare dan Kali Saboang.

Selanjutnya, warga di sekitar Gunung Karangetang dianjurkan agar menyiapkan masker penutup hidung dan mulut, guna mengantisipasi potensi bahaya gangguan saluran pernapasan jika terjadi hujan abu.

"Warga yang tinggal di sekitar bantaran sungai-sungai yang berhulu dari puncak Gunung Karangetang agar meningkatkan kesiapsiagaan dari potensi ancaman lahar hujan dan banjir bandang yang dapat mengalir hingga ke pantai," kata dia.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X