Kata Mahasiswa Undip Semarang soal Pemilu Serentak 17 April 2019

Kompas.com - 27/04/2019, 11:09 WIB
Suasana di TPS 09 di Jalan Medoho Seruni, Gayamsari, Kota Semarang, Rabu (17/4/2019). Antaranews.com/IC SenjayaSuasana di TPS 09 di Jalan Medoho Seruni, Gayamsari, Kota Semarang, Rabu (17/4/2019).

"Jadi itu agak sensitif jadinya,” ujarnya.

Makin panasnya pemilu ditambah dengan banyaknya jenis surat suara yang dipilih.

Pemilu serentak mengharuskan masyarakat menyalurkan hak pilihnya ke dalam 5 surat suara, yaitu calon Presiden, DPD, DPR, DPRD Provinsi, DPRD Kabupaten/Kota.

Banyaknya surat suara membuat mahasiswi jurusan Ilmu Perpusatakaan Undip, Hanum Ashirahma heran. Masyarkat dinilai kebingungan dengan banyaknya pilihan saat di bilik suara di dalam TPS. 

“Saya pertama kali nih ikut pemilu. Kartu suaranya juga banyak, sampai 5 buah, jadi bingung milihnya,” ujar pemilih milenial ini.

Baca juga: Nyoblos Lima Kertas Suara, Sri Sultan HB X Butuh Waktu 10 Menit

 

3. Partisipasi masyarakat tinggi

Meski sedikit membingungkan, Hanun senang karena dalam laporan partisipasi masyarakat memilih sangat tinggi, dan naik signifikan dibanding pemilu sebelumnya.

Partipasi yang tinggi itu salah satunya berkat kerja bersama partai politik, penyelenggara dan pemerintah, serta kalangan masyarakat sipil. Partai politik yang memasang artis dalam nama calon legislatif juga menjadi penegas dalam pemili 2019 ini.

Mahasiswa Ilmu Komunikasi Undip, Sigit Andrianto menduga perilaku parpol yang memasang artis hanya untuk mendongkrak perolehan suara partai saja, namun tidak mengoptimalkan proses kaderisasi partai.

“Itu hanya untuk mendongkrak suara karena (popularitas) menandakan fungsi kaderisasi partai yang belum berhasil. Pemasangan artis cukup berpengaruh pada pemilih karena masyarakat mengingat wajah mereka mafhum pada calon yang sering dilihat di televisi,” ucap Sigit.

Baca juga: Pemilu 2019 di Luar Negeri, Antusiasme WNI hingga Sejumlah Kekisruhan

4. Gugurnya Pahlawan Demokrasi 

Setelah pencoblosan, proses rekapitulasi dilakukan. Dalam proses ini setidaknya sudah ada ratusan petugas pemilu yang meninggal dunia dan ratusan lainnya jatuh sakit.

Oleh karena itu, mahasiswa jurusan mahasiswi Administrasi Perkantoran Undip, Elma Dhea, mengusulkan agar sistem pemilu serentak ditinjau ulang kembali.

“Menurut saya perlu dipikirkan ulang gelaran pemilu serentak,” ucapnya.

Baca juga: #IndonesianElectionHeroes, Catatan dari Gugurnya Puluhan Petugas Pemilu...

Halaman:
Baca tentang
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Buang Bayinya di Tempat Sampah, Pasangan Ini Ditangkap Polisi

Buang Bayinya di Tempat Sampah, Pasangan Ini Ditangkap Polisi

Regional
Dampak PSBB Selama Pandemi, Angka Kecelakaan Lalu Lintas di Subang Menurun

Dampak PSBB Selama Pandemi, Angka Kecelakaan Lalu Lintas di Subang Menurun

Regional
Ibu Mengamuk di Depan Penghulu Saat Pernikahan Anaknya, Ini Penjelasan Kades

Ibu Mengamuk di Depan Penghulu Saat Pernikahan Anaknya, Ini Penjelasan Kades

Regional
Satu Perusahaan Minyak Sawit Ditutup gegara 9 Karyawan Positif Corona

Satu Perusahaan Minyak Sawit Ditutup gegara 9 Karyawan Positif Corona

Regional
Di Purbalingga, Tak Bermasker Dihukum Kerja Bakti di Kantor Kecamatan

Di Purbalingga, Tak Bermasker Dihukum Kerja Bakti di Kantor Kecamatan

Regional
Petugas Perlindungan Anak yang Cabuli Siswi SMP Korban Perkosaan Diduga Kabur

Petugas Perlindungan Anak yang Cabuli Siswi SMP Korban Perkosaan Diduga Kabur

Regional
Detik-detik Jembatan Gantung Putus, Warga Sakit yang Ditandu Tewas Usai Jatuh ke Sungai

Detik-detik Jembatan Gantung Putus, Warga Sakit yang Ditandu Tewas Usai Jatuh ke Sungai

Regional
Ada Klaster Komunitas Senam di Karawang, yang Positif Sudah 7 Orang

Ada Klaster Komunitas Senam di Karawang, yang Positif Sudah 7 Orang

Regional
Pungutan Sekolah Harus Dikembalikan, Kepsek: Kami Sudah Terlanjur Belikan Seragam untuk Siswa Baru

Pungutan Sekolah Harus Dikembalikan, Kepsek: Kami Sudah Terlanjur Belikan Seragam untuk Siswa Baru

Regional
Pulang Hadiri Wisuda Anak di Makassar, Seorang Guru di Manggarai Barat Positif Covid-19

Pulang Hadiri Wisuda Anak di Makassar, Seorang Guru di Manggarai Barat Positif Covid-19

Regional
Es Krim Pengantin Baru dan Maut Bocah 5 Tahun di Pasuruan...

Es Krim Pengantin Baru dan Maut Bocah 5 Tahun di Pasuruan...

Regional
Cemburu Ada Pria Lain, Kakek Aniaya Pacarnya hingga Meninggal

Cemburu Ada Pria Lain, Kakek Aniaya Pacarnya hingga Meninggal

Regional
Viral, Video Seorang Ibu Mengamuk di Depan Penghulu Ingin Batalkan Pernikahan Anaknya

Viral, Video Seorang Ibu Mengamuk di Depan Penghulu Ingin Batalkan Pernikahan Anaknya

Regional
Warga Lampung Tewas di Freezer Kapal Cina, Diduga Tergiur Loker Agen Ilegal di Facebook

Warga Lampung Tewas di Freezer Kapal Cina, Diduga Tergiur Loker Agen Ilegal di Facebook

Regional
Pungutan Masuk Sekolah Negeri hingga Jutaan Rupiah, Wali Murid Berharap Bisa Dicicil

Pungutan Masuk Sekolah Negeri hingga Jutaan Rupiah, Wali Murid Berharap Bisa Dicicil

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X