[POPULER NUSANTARA] KPK Periksa Gubernur Khofifah | Viral Video Jokowi-Ma'ruf Kelebihan Suara

Kompas.com - 27/04/2019, 06:53 WIB
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa (kiri), didampingi Bupati Jombang Mundjidah Wahab (kanan), saat melakukan pemantauan ke TPS 08 di Desa Pesantren Kecamatan Tembelang Kabupaten Jombang, Rabu (17/4/2019) pagi.          KOMPAS.com/MOH. SYAFII Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa (kiri), didampingi Bupati Jombang Mundjidah Wahab (kanan), saat melakukan pemantauan ke TPS 08 di Desa Pesantren Kecamatan Tembelang Kabupaten Jombang, Rabu (17/4/2019) pagi.

KOMPAS.com - Berita tentang Gubernur Jawa Timut Khofifah Indar Parawansa diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadi sorotan masyarakat.

Khofifah mengaku telah diperiksa selama 3 jam pada hari Jumat (26/4/2019) di Polda Jawa Timur. KPK memeriksa Khofifah terkait kasus jual beli jabatan oleh Kepala Kemenag Jawa Timur.

Selain itu, pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 01 Jokowi-Ma'ruf menang telak di pemungutan suara ulang di 18 Tempat Pemungutan Suara di Pontianak.

Berikut ini berita populer nusantara secara lengkap:

1. KPK periksa Gubernur Khofifah terkait kasus jual beli jabatan 

Wartawan menunggu pemeriksaan Khofifah di Mapolda Jawa Timur, Jumat (26/4/2019)KOMPAS.com/ACHMAD FAIZAL Wartawan menunggu pemeriksaan Khofifah di Mapolda Jawa Timur, Jumat (26/4/2019)

Gubernur Khofifah membenarkan jika dirinya diperiksa sebagai saksi oleh penyidik KPK di Markas Polda Jawa Timur, Jumat (26/4/2019).

Sayangnya, dia enggan menjawab berapa pertanyaan yang diajukan oleh penyidik KPK.

"Hanya mengisi biodata, nama orang tua, nama mertua, sekolah di mana, pernah menjabat apa saja, kira-kira begitu," kata Khofifah usai memberikan santunan kepada keluarga tenaga pemilu di Gedung Grahadi, Jumat (26/4/2019) sore.

Mantan Menteri Sosial itu mengaku, dimintai keterangan sebagai saksi dalam kasus dugaan jual beli jabatan Kepala Kemenag Jawa Timur.

"Saya diminta keterangan saksi untuk Pak Romi, Pak Haris dan Pak Muwafaq," jelasnya. Khofifah mengaku, diperiksa selama 1,5 jam sejak pukul 10.00 WIB.

Baca berita selengkapnya: Khofifah: Saya Diperiksa KPK 1,5 Jam

2. KPU jelaskan video Jokowi-Ma'ruf kelebihan 1.000 suara

Screenshoot situng perolehan suara paslon calon presiden dan wakil presiden di TPS 4  Desa Rejosari, Kecamatan Pakis, Kabupaten Magelang, pada laman KPU, Jumat (26/4/2019)KOMPAS.com/IKA FITRIANA Screenshoot situng perolehan suara paslon calon presiden dan wakil presiden di TPS 4 Desa Rejosari, Kecamatan Pakis, Kabupaten Magelang, pada laman KPU, Jumat (26/4/2019)

Komisioner KPU Kabupaten Magelang, Dwi Endis M, menyatakan, sama sekali tidak ada unsur kesengajaan pada perbedaan data tersebut.

Ia mengakui adanya 'human error' petugas ketika meng-input data. Kesalahan ini telah dilaporkan ke KPU RI dan telah diperbaiki.

"Mengenai salah input data, kami mohon maaf. Sekali lagi bukan faktor kesengajaan. Ternyata begitu kami selidiki, hasil investigasi kami, pengetikannya harusnya seratus sembilan belas (119) tapi oleh petugas kami ngetik (angka) 1 terlalu cepat sehingga terketik 3 kali, jadi muncul 1119," jelas Endis, Jumat (26/4/2019).

Halaman:


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya


Close Ads X