Khofifah: Saya Diperiksa KPK 1,5 Jam

Kompas.com - 26/04/2019, 19:56 WIB
Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa KOMPAS.com/ACHMAD FAIZAL Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa

SURABAYA, KOMPAS.com - Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansah, membenarkan jika dirinya diperiksa sebagai saksi oleh penyidik KPK di Markas Polda Jawa Timur, Jumat (26/4/2019).

Sayangnya, dia enggan menjawab berapa pertanyaan yang diajukan oleh penyidik KPK.

"Hanya mengisi biodata, nama orang tua, nama mertua, sekolah di mana, pernah menjabat apa saja, kira-kira begitu," kata Khofifah usai memberikan santunan kepada keluarga tenaga pemilu di Gedung Grahadi, Jumat (26/4/2019) sore.


Baca juga: Khofifah Indar Parawansa Diperiksa KPK di Polda Jatim

Mantan Menteri Sosial itu mengaku, dimintai keterangan sebagai saksi dalam kasus dugaan jual beli jabatan Kepala Kemenag Jawa Timur.

"Saya diminta keterangan saksi untuk Pak Romi, Pak Haris dan Pak Muwafaq," jelasnya.

Khofifah mengaku, diperiksa selama 1,5 jam sejak pukul 10.00 WIB.

Sebelum diperiksa, dia mengaku, mendatangi acara Rapat Umum Pemegang Saham Bank Jatim di Surabaya.

Baca juga: Diam-diam, Khofifah Diperiksa Penyidik KPK di Mapolda Jatim

Sebelumnya, Kabid Humas Polda Jawa Timur, Kombes Frans Barung Mangera menyebut, jika Khofifah diperiksa selama 4 jam sejak pukul 09.00 WIB hingga pukul 13.00 WIB di ruang Tindak Pidana Korupsi Direktorat Kriminal Khusus Polda Jawa Timur.

Nama Khofifah muncul dalam kasus dugaan suap terkait seleksi jabatan di Kemenag Jawa Timur, karena disebut Ketua Umum PPP, Romahurmuziy, yang tertangkap tangan KPK dalam kasus tersebut.

Bersama salah seorang pimpinan pesantren di Jawa Timur, Asep Saifudin Chalim, Khofifah disebut ikut merekomendasikan nama Haris Hasanudin, sebagai Kepala Kantor Wilayah Kemenag Jawa Timur. Haris dan Romy, kini berstatus tersangka dalam kasus tersebut.




Close Ads X