Kompas.com - 26/04/2019, 17:48 WIB

JAYAPURA, KOMPAS.com - Bawaslu Kabupaten Tolikara, Papua telah menurunkan tim untuk menginvestigasi kasus pembakaran kantor Distrik Nunggawi yang terjadi pada Kamis (25/4/2019) pagi.

Hasilnya, diketahui bahwa aksi pembakaran tersebut dilakukan oleh massa yang kesal karena petugas Panwas dan Panitia Pemilihan Distrik (PPD) setempat pergi bersama seorang oknum caleg dari Partai Demokrat dan tidak kembali setelah ditunggu selama dua hari.

"Jadi massa membakar kantor distrik atau tempat pelaksanaan pleno karena marah lantaran Ketua PPD dan Oknum Pandis yang pergi bersama salah satu caleg pascakeributan jumlah suara saat pleno," ujar anggota Bawaslu Papua Ronald Michael Manoach, melalui sambungan telepon, Jumat (26/4/2019).

Baca juga: Nasdem dan Demokrat Rebutan Suara, Kantor Distrik Nunggawi Tolikara Papua Dibakar Massa

Sebelumnya, tutur Ronald, saat dilakukan rekapitulasi suara Distrik Nunggawi pada 23 April 2019, terjadi keributan yang disebabkan adanya perbedaan hasil rekap dengan data masyarakat.

Tidak juga menemui kata sepakat, akhirnya oknum caleg tersebut pergi bersama petugas PPD dan Panwas Distrik Nunggawi.

"Nah sejak mereka pergi, pleno rekapituliasi tertunda dan masyarakat menunggu hingga akhirnya 25 April 2019 kemarin puncak kemarahan masyarakat dan membakar kantor distrik," ungkapnya.

Baca juga: Satu Distrik di Tolikara Papua Belum Gelar Pemilu

Beruntung petugas PPD yang masih ada di lokasi sempat mengamankan logistik Pemilu sehingga tidak ikut terbakar.

Ronald menegaskan, Bawaslu Papua sudah mengimbau Bawaslu Tolikara untuk mengedepankan langkah pencegahan agar peristiwa lebih besar terjadi.

"Ini juga yang kami sampaikan kepada Bawaslu di daerah, utamakan pencegahan, dan berikan pemahaman serta penyampaian yang sebenar-benarnya, jika perlu gunakan bahasa daerah," katanya.

Untuk melanjutkan tahapan rekapitulasi suara Distrik Nunggawi, ia menyebut salah seorang Komisioner Bawaslu Papua akan menuju ke lokasi dan berkordinasi dengan pihak penyelenggara pemilu.

Untuk petugas PPD dan Panwas distrik yang pergi bersama oknum caleg, Ronald menilai baik dari KPU maupun Bawaslu bisa saja segera mengeluarkan surat pemberhentian sementara.

"Kalau petugas PPD dan panwas distrik yang ada masih cukup, rekapitulasi bisa dilanjutkan," ujarnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Momen HUT Ke-77 RI, Ganjar Ajak Mantan Napiter Berikan Pemahaman Bahaya Intoleransi dan Radikalisme

Momen HUT Ke-77 RI, Ganjar Ajak Mantan Napiter Berikan Pemahaman Bahaya Intoleransi dan Radikalisme

Regional
HUT Ke-77 RI, Pemkab Trenggalek Beri Ruang Berekspresi bagi Penari Anak-anak

HUT Ke-77 RI, Pemkab Trenggalek Beri Ruang Berekspresi bagi Penari Anak-anak

Regional
Peringati HUT Ke-77 RI, Desa Wisata Tebing Lingga Siap Kibarkan Bendera Merah Putih Raksasa

Peringati HUT Ke-77 RI, Desa Wisata Tebing Lingga Siap Kibarkan Bendera Merah Putih Raksasa

Regional
Peringati HUT Ke-72 Jateng, Bupati Blora Kenakan Pakaian Adat Sikep Samin

Peringati HUT Ke-72 Jateng, Bupati Blora Kenakan Pakaian Adat Sikep Samin

Regional
Bupati Jekek Minta Gerakan Pramuka Peka Terhadap Persoalan Bangsa dan Penderitaan Sesama

Bupati Jekek Minta Gerakan Pramuka Peka Terhadap Persoalan Bangsa dan Penderitaan Sesama

Regional
Mantan Anggota Khilafatul Muslimin Lampung Ucap Ikrar Setia ke NKRI, Begini Respons Gubernur Arinal

Mantan Anggota Khilafatul Muslimin Lampung Ucap Ikrar Setia ke NKRI, Begini Respons Gubernur Arinal

Regional
Ganjar: Korupsi Merupakan Pengkhianatan terhadap Kerja Wong Cilik

Ganjar: Korupsi Merupakan Pengkhianatan terhadap Kerja Wong Cilik

Regional
Gubernur Sugianto Akan Manfaatkan Optimal Status Kalteng Jadi Tuan Rumah Kejuaraan Dunia Balap Sepeda MTB

Gubernur Sugianto Akan Manfaatkan Optimal Status Kalteng Jadi Tuan Rumah Kejuaraan Dunia Balap Sepeda MTB

Regional
Bupati Arief Rohman Beri Sinyal Jalan Blora-Randublatung Selesai Tahun 2022

Bupati Arief Rohman Beri Sinyal Jalan Blora-Randublatung Selesai Tahun 2022

Regional
Gelar IYCC, LPI Dompet Dhuafa Wisuda 256 Penerima Manfaat Etos ID

Gelar IYCC, LPI Dompet Dhuafa Wisuda 256 Penerima Manfaat Etos ID

Regional
Dukung Sektor Ekowisata Metro, Wali Kota Mahdi Resmikan Destinasi Wisata Amor

Dukung Sektor Ekowisata Metro, Wali Kota Mahdi Resmikan Destinasi Wisata Amor

Regional
Hutan Kota di Trenggalek Mulai Dipasang QR Code Berisi Informasi Jenis-jenis Tanaman

Hutan Kota di Trenggalek Mulai Dipasang QR Code Berisi Informasi Jenis-jenis Tanaman

Regional
Bupati Jekek Harap Festival Agustus Merdeka 77 Bawa Wonogiri ke Kenormalan Baru

Bupati Jekek Harap Festival Agustus Merdeka 77 Bawa Wonogiri ke Kenormalan Baru

Regional
Di Negaroa Bahagia Wisata Rally 2022, Pereli sekaligus Wabup Jembrana Masuk 10 Besar Seeded B

Di Negaroa Bahagia Wisata Rally 2022, Pereli sekaligus Wabup Jembrana Masuk 10 Besar Seeded B

Regional
Unjuk Rasa di Pantai Marbo, Nelayan Tallo Protes Pembangunan Rel At Grade

Unjuk Rasa di Pantai Marbo, Nelayan Tallo Protes Pembangunan Rel At Grade

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.