Diam-diam, Khofifah Diperiksa Penyidik KPK di Mapolda Jatim

Kompas.com - 26/04/2019, 14:19 WIB
Wartawan menunggu pemeriksaan Khofifah di Mapolda Jawa Timur, Jumat (26/4/2019) KOMPAS.com/ACHMAD FAIZALWartawan menunggu pemeriksaan Khofifah di Mapolda Jawa Timur, Jumat (26/4/2019)


SURABAYA, KOMPAS.com - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, diam-diam diperiksa penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK) di Markas Polda Jawa Timur, Jumat (26/4/2019).

Puluhan wartawan tidak berhasil mengabadikan gambar gubernur perempuan pertama Jawa Timur itu saat proses pemeriksaan, baik saat Khofifah datang maupun keluar dari Mapolda Jawa Timur.

Untuk mencari kemungkinan di mana Ketua Umum Muslimat NU itu diperiksa, para wartawan bahkan membagi beberapa kelompok untuk menunggu Khofifah di beberapa sudut gedung sejak pagi hingga pukul 13.00 WIB.

Baca juga: Hasil Pilpres 2019: Di TPS Khofifah, Jokowi-Maruf Unggul 46 Suara atas Prabowo-Sandiaga

Para wartawan semakin yakin jika Khofifah diperiksa di Mapolda Jawa Timur setelah Kabiro Humas dan Protokoler Pemprov Jawa Timur Aries Agung Paiwae terlihat ikut melaksanakan shalat Jumat di Masjid Polda Jawa Timur.

Baru pukul 13.06 WIB, Kabid Humas Polda Jawa Timur Kombes Frans Barung Mangera, memberikan keterangan pers dan membenarkan jika Khofifah diperiksa penyidik KPK di Mapolda Jawa Timur.

"Penyidik KPK meminjam tempat untuk memeriksa Khofifah Indar Parawansa di Mapolda Jawa Timur," katanya.

Mantan Menteri Sosial itu, kata Barung, diperiksa sejak pukul 09.00 WIB hingga pukul 13.00 WIB di ruang Tipikor Ditreskrimsus Polda Jawa Timur.

"Terkait substansi pemeriksaannya, bukan wewenang kami," kata Barung.

Baca juga: Jumat Besok, KPK Jadwalkan Periksa Khofifah Terkait Kasus Romahurmuziy

Kamis malam, juru bicara KPK Febri Diansyah mengatakan, penyidik KPK menjadwalkan pemeriksaan terhadap Khofifah di Mapolda Jawa Timur, Jumat (26/4/2019).

Kata Febri, Khofifah diperiksa sebagai saksi dalam kasus dugaan suap terkait seleksi jabatan di Kemenag Jawa Timur.

Pemeriksaan Khofifah di Mapolda Jawa Timur, kata dia, menyesuaikan agenda tim penyidik yang juga melakukan serangkaian pemeriksaan di Surabaya.

Nama Khofifah muncul dalam kasus dugaan suap terkait seleksi jabatan di Kemenag Jawa Timur, karena disebut Ketua Umum PPP, Romahurmuziy, yang tertangkap tangan KPK dalam kasus tersebut.

Bersama salah seorang pimpinan pesantren di Jawa Timur, Asep Saifudin Chalim, Khofifah disebut ikut merekomendasikan nama Haris Hasanudin sebagai Kepala Kantor Wilayah Kemenag Jawa Timur. Haris dan Romy, kini berstatus tersangka dalam kasus tersebut.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Lahan 148 Hektare di Sidoarjo Disiapkan untuk Kawasan Industri Halal

Lahan 148 Hektare di Sidoarjo Disiapkan untuk Kawasan Industri Halal

Regional
Pilkada di Klaten dan Boyolali Jadi Perhatian Khusus Polda Jateng

Pilkada di Klaten dan Boyolali Jadi Perhatian Khusus Polda Jateng

Regional
20 Pencuri Spesialis Motor Matik di DIY Dibekuk Polisi, 3 Residivis

20 Pencuri Spesialis Motor Matik di DIY Dibekuk Polisi, 3 Residivis

Regional
Dua Warga Gunungkidul Kaget Tagihan Listrik Melonjak hingga Puluhan Juta

Dua Warga Gunungkidul Kaget Tagihan Listrik Melonjak hingga Puluhan Juta

Regional
Sanksi Berat Gubernur pada Kepala Bappekab Jember, Plt Bupati Berharap Lebih Ringan

Sanksi Berat Gubernur pada Kepala Bappekab Jember, Plt Bupati Berharap Lebih Ringan

Regional
Kata BPPTKG soal Muncul Asap di 2 Titik Gunung Merapi

Kata BPPTKG soal Muncul Asap di 2 Titik Gunung Merapi

Regional
Tom Liwafa, Crazy Rich Surabaya Ucapkan Ulang Tahun kepada Istri Pakai Baliho, Keluarkan Biaya Rp 25 Juta

Tom Liwafa, Crazy Rich Surabaya Ucapkan Ulang Tahun kepada Istri Pakai Baliho, Keluarkan Biaya Rp 25 Juta

Regional
Cerita Seorang Warga Tewas Diterkam Buaya Saat Cuci Tangan, Jasadnya Ditemukan 18 Jam Kemudian

Cerita Seorang Warga Tewas Diterkam Buaya Saat Cuci Tangan, Jasadnya Ditemukan 18 Jam Kemudian

Regional
Polisi Bongkar Sindikat Pengedar Uang Palsu Rp 1 Miliar, 4 Orang Ditangkap

Polisi Bongkar Sindikat Pengedar Uang Palsu Rp 1 Miliar, 4 Orang Ditangkap

Regional
Bupati Situbondo Meninggal karena Covid-19, Khofifah Tunjuk Sekda Jadi Pengganti

Bupati Situbondo Meninggal karena Covid-19, Khofifah Tunjuk Sekda Jadi Pengganti

Regional
Modus Menyewa, Pria Ini Malah Gadai 11 Mobil Rental

Modus Menyewa, Pria Ini Malah Gadai 11 Mobil Rental

Regional
Kelompok Banteng Ketaton: Yel Itu Bentuk Kekecewaan Kami Terhadap Kesewenangan Risma

Kelompok Banteng Ketaton: Yel Itu Bentuk Kekecewaan Kami Terhadap Kesewenangan Risma

Regional
Jumlah Pasien Covid-19 di Kulon Progo Melonjak Selama November 2020

Jumlah Pasien Covid-19 di Kulon Progo Melonjak Selama November 2020

Regional
Pabrik Miras Bodong di Medan Digerebek Polisi, Ribuan Botol Merek Palsu Disita

Pabrik Miras Bodong di Medan Digerebek Polisi, Ribuan Botol Merek Palsu Disita

Regional
Curug Ngebul Sukabumi Kembali Makan Korban, Satu Anak Tenggelam Saat Berenang

Curug Ngebul Sukabumi Kembali Makan Korban, Satu Anak Tenggelam Saat Berenang

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X