AWS Akan Bangun Pusat Data di Jawa Barat, Ini 3 Kisi-kisi dari Ridwan Kamil

Kompas.com - 26/04/2019, 08:13 WIB
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil saat memberikan penghargaan kepada 20 sekolah TK, SD, SMP, SMA/SMK dalam rangka Lomba Sekolah Sehat Tingkat Provinsi Jawa Barat 2018 di Aula Timur Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Kamis (11/4/19).Dok. Humas Pemerintah Provinsi Jawa Barat Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil saat memberikan penghargaan kepada 20 sekolah TK, SD, SMP, SMA/SMK dalam rangka Lomba Sekolah Sehat Tingkat Provinsi Jawa Barat 2018 di Aula Timur Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Kamis (11/4/19).

BANDUNG, KOMPAS.com - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil membeberkan rencana perusahaan asal Amerika Serikat, Amazon Web Service (AWS), membangun fasilitas layanan cloud computing di Jawa Barat.

Pria yang kerap disapa Emil ini mengatakan, rencana itu masih dalam tahap penjajakan.

"Pembicaraan sudah terjalin enam bulanan dari tahun kemarin. Pintu masuknya dari Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) juga. Kami datangi, diyakinkan bahwa Jabar sangat siap. Saya meeting sudah tiga kali," ujar Emil, Kamis (25/3/2019).

 


Ada beberapa rencana yang dibeberkan Ridwan Kamil, antara lain:

1. Belasan triliun rupiah

Jika terealisasi, Amazon diperkirakan bakal menggelontorkan investasi belasan triliun rupiah.

2. Tiga wilayah pilihan

Ada tiga wilayah di Jawa Barat yang bakal jadi lokasi untuk pembangunan infrastruktur data center itu. Namun, dia belum bisa membocorkan lantaran masih dalam tahap penjajakan.

"Masih dirahasiakan karena sebagai perusahaan dunia mereka harus meyakinkan dulu baru merilis. Kalimat saya kan tidak mengunci lokasi. Ada tiga wilayah, tapi bukan Bandung Raya," tuturnya.

3. Banyak keuntungan

Ridwan Kamil menjelaskan, AWS nanti bakal membangun fasilitas pusat data dan sistem untuk para perusahaan perdagangan daring di Indonesia yang selama ini menginduk ke pusat data dan sistem di Singapura.

"Itu sebuah teknologi untuk para start-up. Jadi start-up di Indonesia kalau mau bikin sesuatu mayoritas nebeng ke fasilitas di Singapura yang paling dekat. Jadi ada duit keluar bikin flow dari sebuah sistem, termasuk unicorn kita mereka enggak di Indonesia karena enggak ada fasilitas itu, bukan hanya database tapi sistem juga," ungkapnya.

"Amazon melihat Asia Pasifik ini masih kekurangan sehingga dia akan bangun di Indonesia. Kalau di Indonesia bisa digunakan sampai Brasil. Kalau dibangun di Tanah Air kan banyak keuntungan. Investasinya belasan triliun. Ini menunjukkan pasar global yakin dengan kualitas layanan masa depan dan ekonomi Jabar," katanya. (Dendi Ramdhani)



Terkini Lainnya

Ditjen PSP Kementan Beberkan Capainnya Hingga Kuartal I 2019

Ditjen PSP Kementan Beberkan Capainnya Hingga Kuartal I 2019

Regional
Tokoh Agama di Kalimantan Tengah Deklarasi Damai Terima Hasil Pemilu

Tokoh Agama di Kalimantan Tengah Deklarasi Damai Terima Hasil Pemilu

Regional
Jika Terpilih Jadi Ibu Kota Baru, Penduduk Kalteng Diprediksi Bertambah 6 Juta Orang

Jika Terpilih Jadi Ibu Kota Baru, Penduduk Kalteng Diprediksi Bertambah 6 Juta Orang

Regional
Cerita Petugas Damkar 3 Hari Berjibaku Atasi Kebakaran Pasar Kosambi Bandung

Cerita Petugas Damkar 3 Hari Berjibaku Atasi Kebakaran Pasar Kosambi Bandung

Regional
Hadang Massa Aksi 22 Mei, Polisi Bogor Sekat 12 Lokasi Menuju Jakarta

Hadang Massa Aksi 22 Mei, Polisi Bogor Sekat 12 Lokasi Menuju Jakarta

Regional
Pengedit Video Hoaks Ma'ruf Amin Berkostum Sinterklas Divonis 7 Bulan Penjara

Pengedit Video Hoaks Ma'ruf Amin Berkostum Sinterklas Divonis 7 Bulan Penjara

Regional
Kronologi Penangkapan 5 Terduga Teroris yang Hendak ke Jakarta Ikut Aksi 22 Mei

Kronologi Penangkapan 5 Terduga Teroris yang Hendak ke Jakarta Ikut Aksi 22 Mei

Regional
Usai Divonis Mati, Gembong Narkoba Dorfin Felix Berharap Bertemu Keluarganya

Usai Divonis Mati, Gembong Narkoba Dorfin Felix Berharap Bertemu Keluarganya

Regional
Sebelum Tewas, Calon Pendeta Sempat Berbisik 'Jangan Bunuh Aku' kepada Pembunuhnya

Sebelum Tewas, Calon Pendeta Sempat Berbisik "Jangan Bunuh Aku" kepada Pembunuhnya

Regional
Peringati 21 Tahun Reformasi, Aksi Mahasiswa di Riau Sempat Ricuh karena Tak Dizinkan Masuk ke Gedung DPRD

Peringati 21 Tahun Reformasi, Aksi Mahasiswa di Riau Sempat Ricuh karena Tak Dizinkan Masuk ke Gedung DPRD

Regional
Butuh Rp 3 M untuk Bangun Kembali Kelenteng Probolinggo yang Terbakar

Butuh Rp 3 M untuk Bangun Kembali Kelenteng Probolinggo yang Terbakar

Regional
Isu Ulama Madura Tutup Suramadu pada 22 Mei, Ini Respons Kapolda Jatim

Isu Ulama Madura Tutup Suramadu pada 22 Mei, Ini Respons Kapolda Jatim

Regional
Pria Ini Bunuh Istrinya karena Selalu Pasang Tarif saat Berhubungan Badan

Pria Ini Bunuh Istrinya karena Selalu Pasang Tarif saat Berhubungan Badan

Regional
5 Terduga Teroris Ditangkap di Garut, Hendak ke Jakarta Ikut Aksi 22 Mei

5 Terduga Teroris Ditangkap di Garut, Hendak ke Jakarta Ikut Aksi 22 Mei

Regional
Lewat Tol Terbanggi Besar-Kayu Agung, Pemudik Diimbau Berkendara 40 Km/jam

Lewat Tol Terbanggi Besar-Kayu Agung, Pemudik Diimbau Berkendara 40 Km/jam

Regional

Close Ads X