Anggap Pemilu 2019 Terburuk, Ketua Fraksi PKB Usul Pemilu Dibagi 3 Tahap

Kompas.com - 25/04/2019, 16:56 WIB
Ketua Fraksi PKB DPRD Jabar Oleh Soleh. handoutKetua Fraksi PKB DPRD Jabar Oleh Soleh.

KOMPAS.com - Ketua Fraksi PKB DPRD Provinsi Jawa Barat Oleh Soleh menilai, pelaksanaan Pemilu 2019 adalah terburuk pasca-reformasi.

Pendapat itu disampaikan Oleh menyusul banyaknya petugas pemilu yang meninggal karena kelelahan akibat pemilihan digelar secara serentak.

Selain masalah kelelahan petugas penyelenggara pemilu, lanjut Oleh, pemilu kali ini juga menyulitkan pola kampanye dan membingungkan masyarakat pemilih, terutama pemilih yang berbeda pilihan untuk calon presiden dan calon legislatif.

"Misalnya pilpres (masyarakat) mendukung Prabowo, lalu calegnya dari partai pendukung Jokowi atau sebaliknya. Menyulitkan di tataran pelaksanaan pencoblosan di TPS," kata Oleh melalui keterangan tertulis kepada Kompas.com, Kamis (25/4/2019). 


Baca juga: Petugas Penyelenggara Pemilu yang Gugur di Jabar Bertambah Jadi 49 Orang

Untuk pileg, surat suara yang besar dan banyaknya partai serta caleg membuat masyarakat pemilih bingung saat mencoblos. 

"Waktu yang diperlukan untuk mencoblos cukup panjang. Selain itu, penghitungan suara dengan 5 kertas suara (pilpres, DPD, DPR RI, DPRD provinsi dan DPRD kabupaten/kota) diperlukan waktu yang lama," katanya.

"Penghitungan baru selesai 2 sampai 3 hari. Hal itu mengakibatkan banyak petugas PPK PPS yang kelelahan sehingga banyak yang meninggal dan jatuh sakit," lanjut pria yang kini kembali mencalonkan diri di Pemilu 2019 ini.

Oleh pun mendorong agar undang-undang pemilu diubah. Revisi UU pemilu bisa diagendakan dalam Program Legislasi Nasional (Prolegnas) tahun pertama setelah dilantik oleh lembaga DPR RI.

"Agar pembahasan cukup waktu serta menghasilkan regulasi yang ideal, representatif serta mengakomodir semua aspirasi berbagai kelompok," katanya.

Baca juga: 12 Petugas KPPS di Jawa Barat Gugur saat Menjalankan Tugas

Dia juga mengusulkan agar pemilu periode selanjutnya dibagi menjadi tiga tahap, yakni pemilihan presiden dan dewan perwakilan daerah; pemilihan DPR RI, DPRD provinsi dan kota/kabupaten serta; pemilihan gubernur, wali kota atau bupati.

Baca tentang
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Paksa 2 Siswa SMP Lakukan Perbuatan Asusila, Pedagang Kolor Ditangkap Polisi

Paksa 2 Siswa SMP Lakukan Perbuatan Asusila, Pedagang Kolor Ditangkap Polisi

Regional
Polisi Sisir Kawasan Gunung Guntur, Cari Ladang Ganja Lainnya

Polisi Sisir Kawasan Gunung Guntur, Cari Ladang Ganja Lainnya

Regional
Harus Bayar Rp 800.000 Untuk Lauk 2 Ekor Ayam, Pembeli: Ayam Apa Ini?

Harus Bayar Rp 800.000 Untuk Lauk 2 Ekor Ayam, Pembeli: Ayam Apa Ini?

Regional
Warga Dikejutkan Penampakan Surili, Hewan Maskot PON Jabar 2016, Berkeliaran di Permukiman

Warga Dikejutkan Penampakan Surili, Hewan Maskot PON Jabar 2016, Berkeliaran di Permukiman

Regional
Gempa Magnitudo 6,3 Guncang Jayapura Papua, Akibat Aktivitas Sesar Lokal

Gempa Magnitudo 6,3 Guncang Jayapura Papua, Akibat Aktivitas Sesar Lokal

Regional
Ini Alasan 4 Keluarga Jokowi Berniat Maju Pilkada 2020

Ini Alasan 4 Keluarga Jokowi Berniat Maju Pilkada 2020

Regional
4 'Kerajaan' yang Pernah Gegerkan Warga, Keraton Agung Sejagat hingga Kerajaan Ubur-Ubur

4 'Kerajaan' yang Pernah Gegerkan Warga, Keraton Agung Sejagat hingga Kerajaan Ubur-Ubur

Regional
[POPULER NUSANTARA] Munculnya Kesultanan Selaco | Viral Tagihan 2 Ekor Ayam Rp 800.000

[POPULER NUSANTARA] Munculnya Kesultanan Selaco | Viral Tagihan 2 Ekor Ayam Rp 800.000

Regional
Ini Identitas 8 Korban Tewas Kecelakaan Bus Pariwisata di Subang

Ini Identitas 8 Korban Tewas Kecelakaan Bus Pariwisata di Subang

Regional
Wakil Gubernur Jabar: Sunda Empire dan Kesultanan Selaco Sah-sah Saja

Wakil Gubernur Jabar: Sunda Empire dan Kesultanan Selaco Sah-sah Saja

Regional
Kronologi Kecelakaan Bus Pariwisata di Subang yang Tewaskan 8 Orang

Kronologi Kecelakaan Bus Pariwisata di Subang yang Tewaskan 8 Orang

Regional
Ladang Ganja Ditemukan di Gunung Guntur Garut

Ladang Ganja Ditemukan di Gunung Guntur Garut

Regional
Bus yang Terguling dan Tewaskan 8 Orang Angkut Wisatawan dari Tangkuban Parahu

Bus yang Terguling dan Tewaskan 8 Orang Angkut Wisatawan dari Tangkuban Parahu

Regional
Satu Kantor Desa di Tasikmalaya Diduga Dibakar Orang Tak Dikenal

Satu Kantor Desa di Tasikmalaya Diduga Dibakar Orang Tak Dikenal

Regional
Korban Tewas Kecelakaan Bus di Subang Bertambah Jadi 8 Orang

Korban Tewas Kecelakaan Bus di Subang Bertambah Jadi 8 Orang

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X