Kompas.com - 25/04/2019, 14:40 WIB
Ilustrasi hoaks ThinkstockIlustrasi hoaks

BATAM, KOMPAS.com - 4 warga Batam, Kepulauan Riau berinisial N, KH, TS, dan KE, diperiksa Polda Kepri, terkait penyebaran informasi hoaks tentang Pemilu 2019 di Batam.

Dari hasil pemeriksaan petugas terhadap keempatnya, 2 diantaranya sudah ditetapkan sebagai tersangka. Yakni, KH warga Mangsang Tanjung Piayu, Batam, dan KE.

Kabid Humas Polda Kepri, Kombes Pol S Erlangga mengatakan, keduanya ditetapkan sebagai tersangka berdasarkan sejumlah barang bukti yang ada.

Baca juga: Mahfud MD Minta Masyarakat Tak Kembangkan Berita Hoaks Pemilu

Dimana dari hasil pengembangan penyelidikan terhadap informasi hoaks yang diunggah oleh keduanya melalui rekamanan invoice WhatsApp mengenai informasi tidak benar.

Terkait suara tembakan yang dilakukan oleh pihak kepolisian saat menjaga pleno rekapitulasi suara di GOR Odessa Bandara, Minggu (21/4/2019) lalu murni diciptakan mereka yang kemudian disebar luaskan.

"Melalui rekamanan invoice WhatsApp informasi ini beredar dengan cepat ke khalayak ramai dan spontan viral," kata Erlangga melalui sambungan telepon, Kamis (25/4/2019).

Baca juga: Para Penyebar Hoaks Seputar Pemilu yang Ditangkap Polisi...

Usai ditetapkan tersangka, kini keduanya langsung ditahan dan ditempatkan di Rutan Polda Kepri.

Dalam rekaman invoice di group WhatsApp, tersangka KE memberikan ponsel kepada tersangka KH untuk memanggil sekelompok masa.

Mengenai adanya tembakan dari polisi untuk membubarkan kelompok massa tertentu di tempat PPK Gor Odessa, padahal hal itu sama sekali tidak.

"Kedua tersangka sengaja memprovokasi situasi dan kondisi Kota Batam, agar tidak kondusif. Namun pada kenyataannya kondisi Batam, tetap terjaga dengan aman serta kondusif," jelas Erlangga.

Baca juga: Sebarkan Video Hoaks Pascapemilu, Sekuriti Bank Ditangkap Polisi

Atas perbuatan mereka, kedua tersangka kini terancam hukuman penjara.

Tersangka KH disangkakan dengan pasal 45 A ayat 2 UU RI Nomor 19 tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik jo Pasal 28 ayat 2 UU RI Nomor 11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik atau pasal 14 ayat (1),  ayat (2) dan pasal 15 UU RI Nomor 1 tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana.

Sedangkan tersangka KE disangkakan dengan pasal 55 ayat 1 KUHPidana.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Proses Geotagging Rumah KPM di Bali Capai 65 Persen, Ditargetkan Rampung Akhir Mei 2022

Proses Geotagging Rumah KPM di Bali Capai 65 Persen, Ditargetkan Rampung Akhir Mei 2022

Regional
Peringati Trisuci Waisak, Ganjar Sebut Candi Borobudur Tak Hanya Sekadar Destinasi Wisata

Peringati Trisuci Waisak, Ganjar Sebut Candi Borobudur Tak Hanya Sekadar Destinasi Wisata

Regional
Pertumbuhan Ekonomi Jabar Triwulan I-2022 Capai 5,62 Persen, Lebih Tinggi dari Nasional

Pertumbuhan Ekonomi Jabar Triwulan I-2022 Capai 5,62 Persen, Lebih Tinggi dari Nasional

Regional
KKJ dan PKJB Digelar, Kang Emil Minta Pelaku UMKM Jabar Hemat Karbon

KKJ dan PKJB Digelar, Kang Emil Minta Pelaku UMKM Jabar Hemat Karbon

Regional
Cegah Wabah PMK, Jabar Awasi Lalu Lintas Peredaran Hewan Ternak Jelang Idul Adha

Cegah Wabah PMK, Jabar Awasi Lalu Lintas Peredaran Hewan Ternak Jelang Idul Adha

Regional
Genjot Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Optimistis Capai Target

Genjot Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Optimistis Capai Target

Regional
Bertemu DPP GAMKI, Bobby Nasution Didaulat Sebagai Tokoh Pembaharu

Bertemu DPP GAMKI, Bobby Nasution Didaulat Sebagai Tokoh Pembaharu

Regional
Cegah Stunting di Jabar, Kang Emil Paparkan Program “Omaba”

Cegah Stunting di Jabar, Kang Emil Paparkan Program “Omaba”

Regional
Hadapi Digitalisasi Keuangan, Pemprov Jabar Minta UMKM Tingkatkan Literasi Keuangan

Hadapi Digitalisasi Keuangan, Pemprov Jabar Minta UMKM Tingkatkan Literasi Keuangan

Regional
Resmikan SLB Negeri 1 Demak, Ganjar Berharap Tenaga Pendidikan Bantu Siswa Jadi Mandiri

Resmikan SLB Negeri 1 Demak, Ganjar Berharap Tenaga Pendidikan Bantu Siswa Jadi Mandiri

Regional
Jabar Quick Response Bantu Warga Ubah Gubuk Reyot Jadi Rumah Layak Huni

Jabar Quick Response Bantu Warga Ubah Gubuk Reyot Jadi Rumah Layak Huni

Regional
PPKM Diperpanjang, Ridwan Kamil Minta Warga Jabar Lakukan Ini

PPKM Diperpanjang, Ridwan Kamil Minta Warga Jabar Lakukan Ini

Regional
Baru Diresmikan, Jembatan Gantung Simpay Asih Diharapkan Jadi Penghubung Ekonomi Warga Desa

Baru Diresmikan, Jembatan Gantung Simpay Asih Diharapkan Jadi Penghubung Ekonomi Warga Desa

Regional
Disdik Jabar Kembali Izinkan Siswa Gelar Studi Wisata, asalkan...

Disdik Jabar Kembali Izinkan Siswa Gelar Studi Wisata, asalkan...

Regional
Antisipasi Hepatitis Akut, Pemprov Jabar Siapkan Skenario Jitu dengan Teknologi Molekuler Terbaru

Antisipasi Hepatitis Akut, Pemprov Jabar Siapkan Skenario Jitu dengan Teknologi Molekuler Terbaru

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.