Oded Siap Ladeni Gugatan Benny Bachtiar Terkait Polemik Pelantikan Sekda

Kompas.com - 25/04/2019, 09:48 WIB
Wali Kota Bandung Oded M Danial mengunjungi SD Aji Tunggal, Jalan Sukup Baru, Kelurahan Pasirendah, Kecamatan Ujungberung, Kota Bandung, Selasa (2/4/2019). KOMPAS.com/PUTRA PRIMA PERDANA.Wali Kota Bandung Oded M Danial mengunjungi SD Aji Tunggal, Jalan Sukup Baru, Kelurahan Pasirendah, Kecamatan Ujungberung, Kota Bandung, Selasa (2/4/2019).

BANDUNG, KOMPAS.com- Wali Kota Bandung Oded M Danial mengaku tidak gentar dengan gertakan Benny Bachtiar yang akan menggugat dirinya ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN).

“Kita lihat saja di proses hukum. Serahkan saja kepada (mekanisme) hukum,” kata Oded saat ditemui di Balai Kota Bandung, Jalan Wastukencana, Kota Bandung, Kamis (25/4/2019).

Oded mengaku siap meladeni gugatan Benny Bachtiar di PTUN. Menurut dia, Benny berhak untuk mengajukan gugatan apabila merasa dirugikan.

“Itu hak beliau, kalau beliau mau melakukan itu, silakan. Itu hak beliau sebagai warga negara yang baik,” ujarnya.


Baca juga: Benny Bachtiar Gugat Wali Kota Bandung soal Jabatan Sekda, Ini Komentar Pemkot

Diberitakan sebelumnya, Benny Bachtiar berencana menggugat Wali Kota Bandung Oded M Danial ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Bandung setelah dirinya tidak dilantik sebagai Sekda Kota Bandung.

Seperti diketahui, Oded telah melantik Kepala Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah Kota Bandung, Ema Sumarna, sebagai Sekda Kota Bandung.

Padahal, nama Benny Bachtiar telah ditetapkan oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), KASN dan Gubernur Jawa Barat sebagai Sekda Kota Bandung terpilih setelah mengikuti proses lelang jabatan yang dilakukan Wali Kota Bandung sebelumnya, Ridwan Kamil.

Baca juga: Polemik Sekda Kota Bandung, Sekda Jabar Minta Oded Segera Lantik Benny Bachtiar

Lebih lanjut Benny menambahkan, langkah Oded melantik Ema Sumarna sebagai Sekda Kota Bandung tidak etis. Sebab, keputusan dari Kemendagri, KASN dan Pemprov Jawa Barat sudah jelas. Apa yang dilakukan Oded, menurut dia, sudah jelas menyalahi aturan negara dan juga merugikannya.

Benny menjelaskan, gugatan yang akan dilakukannya ke PTUN adalah upaya menegakkan aturan. Dia mengklaim bahwa segala proses seleksi terbuka Sekda Kota Bandung yang dia tempuh sudah sesuai dengan amanat UU ASN Nomor 5 tahun 2014

“Gugatan ke PTUN itu juga saya lakukan berkaitan dengan sikap Wali Kota (Oded) yang tidak jadi melantik saya, itu yang paling utama. Tapi hal itu bukan masalah jabatan tapi masalah kepercayaan," kata Benny di kompleks Perkantoran Pemkot Cimahi, Rabu (24/4/2019).

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X