Seorang Korban Kapal Terbakar di PT MOS Alami Luka Bakar hingga 65,25 Persen

Kompas.com - 25/04/2019, 09:38 WIB
Ilustrasi kebakaran kapal TOTO SIHONOIlustrasi kebakaran kapal


KARIMUN, KOMPAS.com - Laka kerja yang terjadi di PT MOS Karimun Rabu (24/4/2019) kemarin melukai 2 orang pekerja.

Salah satunya mengalami luka bakar yang cukup serius hingga 65,25 persen.

Dokter yang menangani korban, Ikhsanul Rizal mengatakan, korban atas nama Imam Gajali mengalami luka bakar di sekujur tubuhnya hingga 65,25 persen.

Baca juga: Kapal Terbakar, 2 Pekerja PT MOS Karimun Alami Luka Bakar

Bahkan, untuk menyelamatkan nyawa korban, pihak rumah sakit akan segera melakukan operasi kepada korban.

" Korban mengalami luka bakar di sekujur tubuh bahkan hingga mencapai 65,25 persen, jadi secepatnya akan dilakukan operasi," kata Rizal, melalui sambungan telepon, Kamis (25/4/2019).

Saat ini, korban masih dirawat intensif di Ruang IGD RSUD Muhammad Sani.

Sementara itu, Kapolsek Meral AKP Hadi Sucipto mengatakan, saat ini pihaknya tengah melakukan olah TKP.

Hal ini bertujuan untuk mecari penyebab pasti kebakaran. "Sampai saat ini, kami masih melakukan pengembangan dan memeriksa TKP untuk mengetahui bagaimana kronologinya," kata Hadi.

Baca juga: 142 Lapak dan Kios di Pasar Girian Bitung Ludes Terbakar

Hadi menambahkan, saat ini kedua korban yakni Iman dan Rahim masih mendapatkan perawatan intensif di Rumah Sakit.

"Iman paling parah, karena luka bakarnya di sekujur tubuhnya," ujar dia.

Sebelumnya, terjadi kecelakaan kerja di PT Multi Ocean Shipyard (MOS), dimana salah satu kapal yang sedang melakukan perbaikan, terbakar, Rabu (24/4/2019), sekitar pukul 17.30 WIB.

Hal itu mengakibatkan dua pekerja PT MOS mengalami luka bakar serius.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gempa Magnitudo 5,9 Guncang Pangandaran, Ini Tanggapan PVMBG

Gempa Magnitudo 5,9 Guncang Pangandaran, Ini Tanggapan PVMBG

Regional
Gempa Magnitudo 5,9 Guncang Pangandaran, Getaran Terasa hingga Banyumas

Gempa Magnitudo 5,9 Guncang Pangandaran, Getaran Terasa hingga Banyumas

Regional
Gempa Pangandaran Magnitudo 5,9 Terasa hingga Sukabumi, Belum Ada Laporan Kerusakan

Gempa Pangandaran Magnitudo 5,9 Terasa hingga Sukabumi, Belum Ada Laporan Kerusakan

Regional
Oknum Perwira Polisi Jadi Kurir Sabu 16 Kg, Kapolda Riau: Dia Penghianat Bangsa

Oknum Perwira Polisi Jadi Kurir Sabu 16 Kg, Kapolda Riau: Dia Penghianat Bangsa

Regional
Hidup dengan Ibu ODGJ, 4 Anak Gizi Buruk Tak Kenal Lauk, Hanya Makan Nasi dengan Sayur Rebus

Hidup dengan Ibu ODGJ, 4 Anak Gizi Buruk Tak Kenal Lauk, Hanya Makan Nasi dengan Sayur Rebus

Regional
Dramatis, Penangkapan Perwira Polisi Kurir Sabu 16 Kilogram, Alami Luka Tembak hingga Langsung Dipecat

Dramatis, Penangkapan Perwira Polisi Kurir Sabu 16 Kilogram, Alami Luka Tembak hingga Langsung Dipecat

Regional
Fakta Lengkap Soal Fatwa Hukum Cambuk Bagi Pemain PUBG di Aceh...

Fakta Lengkap Soal Fatwa Hukum Cambuk Bagi Pemain PUBG di Aceh...

Regional
Gempa Terkini di Pangandaran Sempat Membuat Panik Wisatawan

Gempa Terkini di Pangandaran Sempat Membuat Panik Wisatawan

Regional
Polisi Masih Dalami Motif Warga yang Bacok Anggota DPRD Jeneponto

Polisi Masih Dalami Motif Warga yang Bacok Anggota DPRD Jeneponto

Regional
Gempa Magnitudo 5,9 Guncang Pangandaran, Warga Diimbau Waspada Gempa Susulan

Gempa Magnitudo 5,9 Guncang Pangandaran, Warga Diimbau Waspada Gempa Susulan

Regional
Korupsi Dana Desa Rp 387 Juta, Eks Kades Bontobaji Bulukumba Ditahan

Korupsi Dana Desa Rp 387 Juta, Eks Kades Bontobaji Bulukumba Ditahan

Regional
Gempa Magnitudo 5,9 Guncang Pangandaran, Tidak Berpotensi Tsunami

Gempa Magnitudo 5,9 Guncang Pangandaran, Tidak Berpotensi Tsunami

Regional
11 Nakes Positif Covid-19, Layanan Puskesmas di Kota Palopo Dialihkan

11 Nakes Positif Covid-19, Layanan Puskesmas di Kota Palopo Dialihkan

Regional
Kandang Ayam Terbakar di Grobogan, 40.000 Ekor Mati dan Kerugian Capai Rp 2,5 Miliar

Kandang Ayam Terbakar di Grobogan, 40.000 Ekor Mati dan Kerugian Capai Rp 2,5 Miliar

Regional
Ayah di Jember Tega Setubuhi Anak Tirinya hingga Hamil 6 Bulan

Ayah di Jember Tega Setubuhi Anak Tirinya hingga Hamil 6 Bulan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X