4 Sipir Diperiksa Pasca-kerusuhan di Rutan Pasangkayu

Kompas.com - 25/04/2019, 08:50 WIB
4 orang petugas sipir lapas Pasnagkayu diperiksa pasca kerusuhan Rutan Pasangkayu, senin lalu KOMPAS.Com4 orang petugas sipir lapas Pasnagkayu diperiksa pasca kerusuhan Rutan Pasangkayu, senin lalu


PASANGKAYU, KOMPAS.com – Empat petugas sipir Rutan Kelas 2B Pasangkayu diperiksa pihak Kemenkumham Sulawesi Barat, pasca- kerusuhan dan pembakaran di Rutan Pasangkayu, Senin (22/4/2019).

Kemenkumham langsung melakukan penyelidikan terhadap empat orang sipir yang diduga melakukan penganiayaan terhadap napi hingga berbuntut perusakan dan pembakaran rutan.

Jika terbukti bersalah, petugas sipir itu terancam sanksi disiplin hingga sanksi pemecatan tidak hormat.

Baca juga: Pasca-rusuh, Seluruh Ruangan dan Fasilitas Rutan Pasangkayu Hancur, Warga Binaan Diinventarisir Ulang

“Ada empat petugas sipir yang sedang kami periksa. Yang bersangkutan bertugas saat kejadian di rutan, jika nantinya terbukti tentu akan ada sangksi sesuai mekanisme," kata Kabid Keamanan Kanwil Kemenkumham Sulbar, Sugandi, saat berkunjung ke rutan, Rabu (24/4/2019).

Sugandi mengatakan, dari hasil penyelidikan sementara, pemukulan terjadi karena para warga binaan mengintip petugas saat apel, sehingga saat ditanya petugas, terjadi ketegangan yang berujung pada pemukulan.

Sugandi lalu membantah adanya pembakaran kantor rutan. Menurutnya, yang dibakar adalah kertas berkas-berkas para napi.

Selain melakukan penyelidikan terhadap pelaku penganiayaan yang dialami warga binaan, pihak Kemenkumham juga tengah melakukan pembersihan sisa-sisa kebakaran dan pecahan kaca yang masih berserakan di lantai.

Baca juga: Pasca Kerusuhan Rutan Pasangkayu Mulai Kondusif

 

Petugas juga mulai membersihkan debu dan bekas asap hitam yang mengotori sejumlah ruangan yang terbakar saat insiden kerusuhan berlangsung.

Saat ini, situasi keamanan di rutan itu sudah mulai berangsur-angsur pulih kembali seperti semula.

Terlihat para warga binaan bersenda gurau dengan para petugas rutan sambil melakukan pembersihan pasca-kerusuhan. Namun, pihak kepolisian dari Polres Mamuju Utara masih melakukan pengamanan di lokasi.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Satu Pemasok Ikan Positif Covid-19, Pedagang Ikan Pasar Kranggan Yogya Jalani 'Rapid Test'

Satu Pemasok Ikan Positif Covid-19, Pedagang Ikan Pasar Kranggan Yogya Jalani "Rapid Test"

Regional
Tersangka Kasus Sabu 402 Kilogram Terancam Hukuman Mati

Tersangka Kasus Sabu 402 Kilogram Terancam Hukuman Mati

Regional
Sebanyak 30.700 Calon Jemaah Haji Jateng Batal Berangkat Ke Tanah Suci

Sebanyak 30.700 Calon Jemaah Haji Jateng Batal Berangkat Ke Tanah Suci

Regional
Viral Video Keluarga Mengamuk, Peti Jenazah PDP Covid-19 Terjungkal

Viral Video Keluarga Mengamuk, Peti Jenazah PDP Covid-19 Terjungkal

Regional
Pantura Jateng Darurat Rob, Ganjar: Bupati/Wali kota Bantu Masyarakat Dulu

Pantura Jateng Darurat Rob, Ganjar: Bupati/Wali kota Bantu Masyarakat Dulu

Regional
Penyebab Listrik Padam di Batam dan Bintan

Penyebab Listrik Padam di Batam dan Bintan

Regional
Jalan Pantura Semarang Diterjang Banjir Rob, Motor Mogok dan Bahayakan Pengendara

Jalan Pantura Semarang Diterjang Banjir Rob, Motor Mogok dan Bahayakan Pengendara

Regional
Sambut “New Normal”, Dompet Dhuafa Pasang Tempat Cuci Tangan di Fasilitas Umum

Sambut “New Normal”, Dompet Dhuafa Pasang Tempat Cuci Tangan di Fasilitas Umum

Regional
New Normal Masih Cukup Berat, PSBB Kabupaten Bogor Diperpanjang

New Normal Masih Cukup Berat, PSBB Kabupaten Bogor Diperpanjang

Regional
Diduga Positif Covid-19, Dokter RSUD Kardinah Kota Tegal Meninggal

Diduga Positif Covid-19, Dokter RSUD Kardinah Kota Tegal Meninggal

Regional
Kapolsek Nyaris Jadi Korban Penipuan Saat Ambil Uang di ATM

Kapolsek Nyaris Jadi Korban Penipuan Saat Ambil Uang di ATM

Regional
Dalam 2 Hari Wanita Ini Kehilangan Ayah, Ibu, dan Kakak, Salah Satu Terjangkit Covid-19

Dalam 2 Hari Wanita Ini Kehilangan Ayah, Ibu, dan Kakak, Salah Satu Terjangkit Covid-19

Regional
Tak Ada Merah Tua dan Hitam, Pemkot Surabaya: Protokol BNPB Hanya Ada 4 Warna

Tak Ada Merah Tua dan Hitam, Pemkot Surabaya: Protokol BNPB Hanya Ada 4 Warna

Regional
Terapkan Physical Distancing, Lampu Merah di Kota Ini Diatur ala Starting Grid MotoGP

Terapkan Physical Distancing, Lampu Merah di Kota Ini Diatur ala Starting Grid MotoGP

Regional
Lalai Saat Ambil Sampel Swab, Tenaga Analis Labkes Batam Terpapar Corona

Lalai Saat Ambil Sampel Swab, Tenaga Analis Labkes Batam Terpapar Corona

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X