Tak Dilantik Jadi Sekda, Benny Bachtiar Gugat Wali Kota Bandung

Kompas.com - 24/04/2019, 18:15 WIB
Benny Bachtiar KOMPAS.com/PUTRA PRIMA PERDANA.Benny Bachtiar

BANDUNG, KOMPAS.com - Benny Bachtiar berencana menggugat Wali Kota Bandung Oded M Danial ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Bandung setelah dirinya tak dilantik sebagai Sekda Kota Bandung.

Seperti diketahui, Oded telah melantik Kepala Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah Kota Bandung, Ema Sumarna, sebagai Sekda Kota Bandung. Padahal, nama Benny Bachtiar telah ditetapkan oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), KASN dan Gubernur Jawa Barat sebagai Sekda Kota Bandung terpilih setelah mengikuti proses lelang jabatan yang dilakukan Wali Kota Bandung sebelumnya, Ridwan Kamil.

"Hari ini saya akan menuntut Wali Kota Bandung Mang Oded terkait kejelasan status saya karena hingga saat ini tidak ada kejelasan," kata Benny di kompleks Perkantoran Pemkot Cimahi, Rabu (24/4/2019).

Baca juga: Polemik Sekda Kota Bandung, Pengamat Bilang Oded Harus Bijak

Lebih lanjut Benny menambahkan, langkah Oded melantik Ema Sumarna sebagai sekda Kota Bandung tidak etis. Sebab, keputusan dari Kemendagri, KASN dan Pemprov Jawa Barat sudah jelas. Apa yang dilakukan Oded, menurut dia, sudah jelas menyalahi aturan negara dan juga merugikannya.

“Gugatan ke PTUN itu juga saya lakukan berkaitan dengan sikap wali kota (Oded) yang tidak jadi melantik saya, itu yang paling utama. Tapi hal itu bukan masalah jabatan tapi masalah kepercayaan," katanya.

Benny menjelaskan, gugatan yang akan dilakukannya ke PTUN adalah upaya menegakkan aturan. Dia mengklaim bahwa segala proses seleksi terbuka Sekda Kota Bandung yang dia tempuh sudah sesuai dengan amanat UU ASN Nomor 5 tahun 2014.

"Jangan aturan itu dicederai dengan hal yang tidak perlu karena sudah ada perintah dari pusat. Tapi ternyata diabaikan. Ini artinya ini ada pembangkangan terkait perintah undang-undang," tuturnya.

Benny menyesalkan sikap Oded. Menurut dia, jika memang akan melantik Ema Sumarna sebagai Sekda Kota Bandung, Pemkot Bandung tidak perlu mengadakan lelang jabatan terbuka.

"Kenapa tidak melantik Sekda terpilih sesuai kesepakatan Mang Oded dan Kang Emil (Ridwan Kamil) yang saat itu menjabat sebagai wali kota Bandung," tanya Benny.

Baca juga: Drama Sekda Kota Bandung...

Benny membantah dirinya dipilih oleh wali Kota Bandung sebelumnya, Ridwan Kamil. Menurut dia, Oded ikut andil dalam penunjukan dirinya sebagai sekda Kota Bandung.

"Berati kalau sudah ditunjuk tahapannya tinggal satu lagi, yakni pelantikan. Saya sudah ikuti tahapan itu semua, termasuk rekomendasi gubernur, KASN hingga izin Kemendagri," bebernya.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cerita Rohani Ketika Suaminya Disebut Mirip Jokowi dan Viral

Cerita Rohani Ketika Suaminya Disebut Mirip Jokowi dan Viral

Regional
Sepatu dan Helm Klub Moge Jadi Barang Bukti Pengeroyokan 2 Anggota TNI di Bukittinggi

Sepatu dan Helm Klub Moge Jadi Barang Bukti Pengeroyokan 2 Anggota TNI di Bukittinggi

Regional
Diduga Sedang Tertidur Pulas, Satu Keluarga Tewas Terbakar

Diduga Sedang Tertidur Pulas, Satu Keluarga Tewas Terbakar

Regional
Terungkap Penyebab Kematian Karyawati SPBU di Kupang, Bukan Kecelakaan

Terungkap Penyebab Kematian Karyawati SPBU di Kupang, Bukan Kecelakaan

Regional
Disebut Covid-19 Usai 'Rapid Test', Pasien Melahirkan Merasa Dipingpong Rumah Sakit

Disebut Covid-19 Usai "Rapid Test", Pasien Melahirkan Merasa Dipingpong Rumah Sakit

Regional
Kasus Pengeroyokan Anggota TNI di Bukittinggi, 14 Motor Gede Diamankan Polisi

Kasus Pengeroyokan Anggota TNI di Bukittinggi, 14 Motor Gede Diamankan Polisi

Regional
Anggota Klub Moge Diduga Menganiaya dan Mengancam 2 Prajurit TNI

Anggota Klub Moge Diduga Menganiaya dan Mengancam 2 Prajurit TNI

Regional
Cemburu Buta Berujung Pembunuhan Berencana

Cemburu Buta Berujung Pembunuhan Berencana

Regional
Buruh di DIY Kecewa walaupun UMP Ditetapkan Naik, Apa Sebabnya?

Buruh di DIY Kecewa walaupun UMP Ditetapkan Naik, Apa Sebabnya?

Regional
Pemprov Jabar Tetapkan UMP 2021, Berapa Besarnya?

Pemprov Jabar Tetapkan UMP 2021, Berapa Besarnya?

Regional
Bawa Kabur Biaya Pernikahan Rp 10 Juta, Makcomblang di Lampung Ditangkap Polisi

Bawa Kabur Biaya Pernikahan Rp 10 Juta, Makcomblang di Lampung Ditangkap Polisi

Regional
Mendapat Berkah dari Hidroponik Barokah

Mendapat Berkah dari Hidroponik Barokah

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 31 Oktober 2020

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 31 Oktober 2020

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 31 Oktober 2020

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 31 Oktober 2020

Regional
Polisi Masih Dalami Motif Penumpang Perempuan yang Tusuk Sopir Taksi Online

Polisi Masih Dalami Motif Penumpang Perempuan yang Tusuk Sopir Taksi Online

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X