Polisi Sempat Dihadang Coast Guard Vietnam saat Amankan 2 Kapal Pencuri Ikan di Natuna

Kompas.com - 24/04/2019, 13:53 WIB
Kapal Patroli  (KP) Baladewa 8002 Baharkam Mabes Polri berhasil menangkap dua kapal ikan asing (KIA) asal Vietnam di perairan Natuna, Kepulauan Riau. Polda KepriKapal Patroli (KP) Baladewa 8002 Baharkam Mabes Polri berhasil menangkap dua kapal ikan asing (KIA) asal Vietnam di perairan Natuna, Kepulauan Riau.

NATUNA, KOMPAS.com - Kapal Patroli (KP) Baladewa 8002 Baharkam Mabes Polri menangkap dua kapal ikan asing asal Vietnam di perairan Natuna, Kepulauan Riau.

Kedua kapal tersebut masing-masing bernama KG 93689 TS dan KG 93690 TS.

Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol S Erlangga mengatakan, kedua kapal diamankan karena melakukan pencurian ikan atau illegal fishing di perairan Natuna, Selasa (16/4/2019).

Erlangga mengatakan, saat proses penangkapan, petugas KP Baladewa sempat dihadang coast guard Vietnam.

Namun, petugas tetap berhasil mengamankan kapal Vietnam tersebut, setelah petugas memberikan peringatan keras kepada petugas coast guard Vietnam yang kemudian pergi dari teritorial wilayah perairan Indonesia.

"Kedua kapal tersebut yakni, KG 93689 TS yang ditangkap sekitar pukul 16.23 WIB di titik koordinat 05° 27' 690" N - 105° 42' 010" E dengan jumlah ABK sembilan orang, nama Nakhoda Nguyen Thanh Tung, dengan muatan ikan campur dan cumi kering," kata Erlangga ditemui di ruang kerjanya, Rabu (24/4/2019).

Baca juga: Jelang Coblosan, Menteri Susi Pimpin Langsung Operasi Illegal Fishing di Natuna

Kapal keduanya, KG 93690 TS ditangkap sekitar pukul 16.37 WIB di titik koordinat 05° 28' 303" N - 105° 40' 279" E dengan jumlah ABK lima orang dan nama nakhoda Dang Bao Quoc, dengan muatan cumi kering.

Dari muatan kedua kapal Vietnam tersebut, ada lebih kurang 1 ton muatan berisi tangkapan yang berasal dari perairan Indonesia. 

Saat dilakukan pemeriksaan, kedua kapal Vietnam ini tidak dilengkapi dokumen yang sah.

Erlangga mengatakan, nakhoda dan seluruh ABK kedua kapal akan dijerat pasal 92 Undang-Undang Republik Indonesia nomor 31 tahun 2004 tentang perikanan sub pasal 93 ayat (2) dan (4) jo pasal 98 dan pasal 69 ayat 4 Undang-Undang Republik Indonesia nomor 45 tahun 2009 tentang perubahan atas Undang-Undang Republik Indonesia nomor 31 tahun 2004 tentang perikanan.

"Tersangka yang sudah ditetapkan yakni Nguyen Thanh Tung warga negara Vietnam dan Dang Bao Quoc warga negara Vietnam," jelas Erlangga.

Baca juga: Korpolairud Polri Tangani 952 Kasus Selama 2018, Illegal Fishing Terbanyak

Erlangga mengaku selama ini di perairan utara Natuna termasuk perairan yang menjadi tempat pencurian ikan oleh kapal ikan asing.

Sehingga hal ini menjadi atensi dan perhatian dari Baharkam Mabes Polri, TNI AL dan Kementerian Perikanan untuk selalu melakukan patroli.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pria Ini Mencuri dengan Menyamar Jadi Wanita Berhijab Panjang

Pria Ini Mencuri dengan Menyamar Jadi Wanita Berhijab Panjang

Regional
Dalam Sepekan, Polisi Tangkap 10 Bandar Narkoba di Cianjur

Dalam Sepekan, Polisi Tangkap 10 Bandar Narkoba di Cianjur

Regional
Densus 88 Temukan Bahan Pembuat Bom di Rumah Nenek Terduga Teroris

Densus 88 Temukan Bahan Pembuat Bom di Rumah Nenek Terduga Teroris

Regional
20 Hari Mengungsi di Hutan, Korban Gempa Hanya Dapat 5 Bungkus Mi Instan

20 Hari Mengungsi di Hutan, Korban Gempa Hanya Dapat 5 Bungkus Mi Instan

Regional
Densus 88 Geledah Rumah Seorang Nenek karena Curiga Ada Bahan Peledak

Densus 88 Geledah Rumah Seorang Nenek karena Curiga Ada Bahan Peledak

Regional
Sambil Mengajar, Guru Les Vokal Cabuli Pelajar SMP hingga Hamil 8 Bulan

Sambil Mengajar, Guru Les Vokal Cabuli Pelajar SMP hingga Hamil 8 Bulan

Regional
Soal Teluk Benoa, Gubernur Bali Minta Menteri Luhut Diam Saja

Soal Teluk Benoa, Gubernur Bali Minta Menteri Luhut Diam Saja

Regional
Masyarakat Diajak Sambut Pelantikan Presiden dengan Riang Gembira

Masyarakat Diajak Sambut Pelantikan Presiden dengan Riang Gembira

Regional
Tak Hanya Diperkosa Ayah Tiri dan Diusir Ibu Kandung, Remaja Ini Juga Cari Nafkah

Tak Hanya Diperkosa Ayah Tiri dan Diusir Ibu Kandung, Remaja Ini Juga Cari Nafkah

Regional
Tanpa Sepengetahuan Suami, Korban Mutilasi Kirim Uang ke Terdakwa Rp 70 Juta

Tanpa Sepengetahuan Suami, Korban Mutilasi Kirim Uang ke Terdakwa Rp 70 Juta

Regional
Rencana Sopiri Jokowi, Bupati Penajam Paser Utara Akan Tunjukkan Jalan Rusak

Rencana Sopiri Jokowi, Bupati Penajam Paser Utara Akan Tunjukkan Jalan Rusak

Regional
Hari Penglihatan Sedunia 2019, Waspadai Ancaman Gadget pada Mata Anak

Hari Penglihatan Sedunia 2019, Waspadai Ancaman Gadget pada Mata Anak

Regional
Tersangka Pembunuhan Terungkap karena Tak Hadir Saat Olah TKP

Tersangka Pembunuhan Terungkap karena Tak Hadir Saat Olah TKP

Regional
Densus 88 Tangkap Terduga Teroris yang Miliki Bahan Bom 4 Kg di Poso

Densus 88 Tangkap Terduga Teroris yang Miliki Bahan Bom 4 Kg di Poso

Regional
Ada Penangkapan Terduga Teroris, Koster Jamin Bali Aman Dikunjungi

Ada Penangkapan Terduga Teroris, Koster Jamin Bali Aman Dikunjungi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X