Real Count KPU di Jatim Data 19,08 Persen: Jokowi-Maruf 69,28 Persen, Prabowo-Sandi 30,72 Persen

Kompas.com - 24/04/2019, 13:18 WIB
IlustrasiKOMPAS.com Ilustrasi
Penulis Rachmawati
|
Editor Rachmawati

KOMPAS.com - Pasangan capres dan cawapres nomor urut 01 Joko Widodo dan Ma'ruf Amin unggul dalam sistem penghitungan cepat (situng) atau real count yang dilakukan Komisi Pemilihan Umum ( KPU) hingga Rabu (24/4/2019) untuk Provinsi Jawa Timur. Pasangan capres dan cawapres nomor urut 01 Joko Widodo dan Ma'ruf Amin unggul dengan suara 69,28 persen atau  3.269.287  suara . Sementara Prabowo-Sandi meraup suara 30,72 persen atau 1.449.423 suara.

Berdasarkan data, Joko Widodo dan Ma'ruf Amin unggul di mayoritas kabupaten/kota di Jawa Timur. Sementara itu, Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno unggul di Pulau Madura yaitu wilayah Pamekasan, Sampang, Sumenep dan Bangkalan serta di wilayah Pacitan dan Bondowoso.

Perolehan ini berdasarkan data per 24 Apr 2019 pukul 12.45 WIB di situs resmi kpu.go.id yang masuk dari 24.847 atau sekitar 19,08 persen dari total 130.179 TPS yang ada di seluruh Jawa Timur.

Berikut ini selengkapnya hasil sementara situng KPU di setiap kabupaten/kota di Jawa Timur :


 

Bangkalan (data 4,05 persen)

Jokowi-Ma’ruf  48,18 persen

Prabowo-Sandi  51,82 persen

 

Banyuwangi (data 1,99 persen)

Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

[POPULER DI KOMPASIANA] Insiden Asrama Papua | Anak (Baru) Ibu Kota | Spider-Man Lepas dari MCU

[POPULER DI KOMPASIANA] Insiden Asrama Papua | Anak (Baru) Ibu Kota | Spider-Man Lepas dari MCU

Regional
Hukuman Kebiri Kimia Belum Ada Juknis, Kejati Jatim Tunggu Petunjuk Jaksa Agung

Hukuman Kebiri Kimia Belum Ada Juknis, Kejati Jatim Tunggu Petunjuk Jaksa Agung

Regional
Sirkulasi 'Eddy' Picu Gelombang Setinggi 4 Meter di Sejumlah Wilayah

Sirkulasi "Eddy" Picu Gelombang Setinggi 4 Meter di Sejumlah Wilayah

Regional
50 Warga Dievakuasi Akibat Guguran Lava Gunung Karangetang

50 Warga Dievakuasi Akibat Guguran Lava Gunung Karangetang

Regional
Leprid Apresiasi Keberhasilan Hendi dalam Membina Ribuan UMKM

Leprid Apresiasi Keberhasilan Hendi dalam Membina Ribuan UMKM

Regional
Di Lhokseumawe, setiap Jumat Wajib Pakai Bahasa Aceh

Di Lhokseumawe, setiap Jumat Wajib Pakai Bahasa Aceh

Regional
Gubernur Bali Minta Pelindo III Stop Reklamasi di Pelabuhan Benoa

Gubernur Bali Minta Pelindo III Stop Reklamasi di Pelabuhan Benoa

Regional
Pemerkosa 9 Anak Dapat Hukuman Kebiri Kimia dan Baru Pertama di Mojokerto

Pemerkosa 9 Anak Dapat Hukuman Kebiri Kimia dan Baru Pertama di Mojokerto

Regional
Pemilik Kapal Ungkap Penyebab KM Mina Sejati Karam Pasca-pembantaian ABK

Pemilik Kapal Ungkap Penyebab KM Mina Sejati Karam Pasca-pembantaian ABK

Regional
Kasus di Asrama Mahasiswa Papua, 5 TNI Diskors dan Diseret ke Pengadilan Militer

Kasus di Asrama Mahasiswa Papua, 5 TNI Diskors dan Diseret ke Pengadilan Militer

Regional
Gempa Magnitudo 4,7 Guncang Cilacap dan Kebumen, Tak Berpotensi Tsunami

Gempa Magnitudo 4,7 Guncang Cilacap dan Kebumen, Tak Berpotensi Tsunami

Regional
Kebiri Kimia di Mojokerto, Kejaksaan Masih Mencari Rumah Sakit untuk Eksekusi Hukuman

Kebiri Kimia di Mojokerto, Kejaksaan Masih Mencari Rumah Sakit untuk Eksekusi Hukuman

Regional
2 Jenazah Ditemukan pada Mobil Terbakar, Diduga Korban Pembunuhan

2 Jenazah Ditemukan pada Mobil Terbakar, Diduga Korban Pembunuhan

Regional
Perusahaan Datangkan Kapal Cari Korban Pembantaian KM Mina Sejati

Perusahaan Datangkan Kapal Cari Korban Pembantaian KM Mina Sejati

Regional
Cuaca Buruk, Pencarian Kapal Kargo yang Hilang di Perairan Pulau Buru Dihentikan

Cuaca Buruk, Pencarian Kapal Kargo yang Hilang di Perairan Pulau Buru Dihentikan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X