Kelelahan Selama Pemilu, Staf PPK Aceh Utara Meninggal Dunia

Kompas.com - 23/04/2019, 18:29 WIB
Ilustrasi penghitungan suara di TPS SERAMBI/BUDI FATRIA Ilustrasi penghitungan suara di TPS

ACEH UTARA, KOMPAS.com - Tarmizi (40), staf kantor Panitia Pemungutan Kecamatan ( PPK) Kecamatan Baktiya l, Kabupaten Aceh Utara, Selasa (20/4/2019) dilaporkan meninggal dunia di Rumah Sakit Umum, Bunda, Kota Lhokseumawe.

Sehari sebelumnya, korban merasa lemah dan tak sanggup lagi membantu proses rekapitulasi suara yang sedang berlangsung di tingkat kecamatan.

Keluarga dan teman-teman kantornya lalu membawa Tarmizi ke rumah sakit di Kota Lhokseumawe.


Baca juga: Kelelahan, 25 Petugas Pemilu di Bima Jatuh Sakit

 

"Diduga kelelahan selama proses rekapitulasi suara di tingkat kecamatan. Maka perlu perawatan. Hari ini ternyata Tarmizi menghembuskan nafas terakhir," kata Komisioner Bawaslu Aceh Utara, Muhammad Nur Furqan dihubungi melalui sambungan telepon.

Dia menyebutkan, jenazah akan dibawa pulang ke kampung halamannya di Banda Aceh. Kasus ini menjadi kasus pertama penyelenggara pemilihan umum meninggal dunia di Aceh karena kelelahan.

Baca juga: Sebelum Berpulang, Ketua KPPS di Cianjur Ini Sempat Tanya Sudah Berapa Anggota KPPS yang Meninggal

Sebelumnya, di sejumlah daerah di tanah air sejumlah penyelenggara dan aparat keamanan meninggal dunia dalam menyukseskan Pemilu, 17 April 2019 lalu.

"Kami turut berduka. Dedikasi Tarmizi untuk menyukseskan pemilu sungguh harus kita apresiasi," pungkasnya.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Geledah 2 Rumah Terduga Teroris di Sukoharjo, Densus 88 Amankan Buku Jihad

Geledah 2 Rumah Terduga Teroris di Sukoharjo, Densus 88 Amankan Buku Jihad

Regional
Satu Pembunuh dan Pemerkosa Gadis 13 Tahun Divonis 7,5 Tahun Penjara

Satu Pembunuh dan Pemerkosa Gadis 13 Tahun Divonis 7,5 Tahun Penjara

Regional
Viral Foto 2 Bule Lecehkan Tempat Suci di Bali

Viral Foto 2 Bule Lecehkan Tempat Suci di Bali

Regional
Sempat Dilarang, Kini Demonstrasi Jelang Pelantikan Presiden Diperbolehkan

Sempat Dilarang, Kini Demonstrasi Jelang Pelantikan Presiden Diperbolehkan

Regional
Soal Video Mesum Tuban, Polisi Hanya Berlakukan Wajib Lapor

Soal Video Mesum Tuban, Polisi Hanya Berlakukan Wajib Lapor

Regional
Siswi Korban Pencabulan Guru Les Sembunyikan Kandungan Gunakan Hijab Besar

Siswi Korban Pencabulan Guru Les Sembunyikan Kandungan Gunakan Hijab Besar

Regional
Guru Silat Cabuli 5 Murid sejak 2016, Modusnya Pijat Peregangan Otot

Guru Silat Cabuli 5 Murid sejak 2016, Modusnya Pijat Peregangan Otot

Regional
Jual Miras ke Anak di Bawah Umur, Kakek-Nenek Ditangkap

Jual Miras ke Anak di Bawah Umur, Kakek-Nenek Ditangkap

Regional
Kisah Kakek Germanus, Puluhan Tahun Hidup di Gubuk Reyot Tanpa Listrik, Makan dari Belas Kasih Tetangga

Kisah Kakek Germanus, Puluhan Tahun Hidup di Gubuk Reyot Tanpa Listrik, Makan dari Belas Kasih Tetangga

Regional
“Si Perut Laper” Milik Jabar Raih Apresiasi dari Pemerintah Pusat

“Si Perut Laper” Milik Jabar Raih Apresiasi dari Pemerintah Pusat

Regional
Gara-gara 'TeLe ApIK' Jateng Raih Penghargaan Top 45 Inovasi Pelayanan Publik

Gara-gara "TeLe ApIK" Jateng Raih Penghargaan Top 45 Inovasi Pelayanan Publik

Regional
7 Tahanan Kabur dari Polsek Peusangan Bireuen Dibantu 2 Wanita

7 Tahanan Kabur dari Polsek Peusangan Bireuen Dibantu 2 Wanita

Regional
Guru Les Vokal yang Cabuli Siswi SMP Jadi Tersangka

Guru Les Vokal yang Cabuli Siswi SMP Jadi Tersangka

Regional
Pembunuh Sopir Mobil Rental Divonis Mati, Kejari Garut Akan Banding

Pembunuh Sopir Mobil Rental Divonis Mati, Kejari Garut Akan Banding

Regional
Dibesuk Mendikbud, Frans, Siswa SMP Wamena Ceritakan Saat Wajahnya Alami Luka Bakar karena Tolak Ikut Demo

Dibesuk Mendikbud, Frans, Siswa SMP Wamena Ceritakan Saat Wajahnya Alami Luka Bakar karena Tolak Ikut Demo

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X