Diduga Korupsi Dana Hibah Pilwalkot, Mantan Sekretaris dan Bendahara KPU Makassar jadi Tersangka

Kompas.com - 23/04/2019, 18:07 WIB
Korupsi. s3images.coroflot.comKorupsi.

MAKASSAR, KOMPAS.com - Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sulsel menetapkan sekretaris KPU Kota Makassar Sabri dan mantan bendahara KPU Makassar Habibi sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi dana hibah Pemilihan Wali Kota (Pilwalkot) Makassar.

Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Dicky Soendani saat dikonfirmasi Kompas.com membenarkan hal tersebut. Ia mengatakan kedua tersangka terbukti menyalahgunakan dana hibah sebesar Rp 60 miliar yang bersumber dari APBD kota Makassar tahun anggaran 2017 dan 2018 untuk Pilwalkot Makassar tahun lalu.

"Dalam pelaksanaan ditemukan rencana anggaran biaya pemilihan walikota dan wakil walikota tahun 2018 yang tidak direalisasikan, dan pungutan pajak yang tidak disetorkan ke kas negara seperti pengadaan barang dan jasa," kata Dicky, Selasa (23/4/2019).

Baca juga: Dalam 5 Tahun, Danny Pomanto Ubah Makassar Jadi Kota Dunia yang Nyaman

Dugaan pajak yang tidak disetor tersangka ke kas negara mulai dari November 2017 hingga Oktober 2018. Dicky juga mengatakan jika Sabri dan Habibi tidak melakukan pembayaran honor Panitia Pelaksana Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS) pada Pilwalkot 2018 lalu.

Penyalahgunaan dana hibah itu juga berdasarkan hasil pemeriksaan Inspektorat Kota Makassar No : 0002/Insp/780.04/I/2019 tanggal 08 Januari 2019. Setidaknya ada kekurangan kas tunai daerah sebesar Rp 5.891.456.726 yang ditemukan.

Sementara dari pemeriksaan Inspektorat Sekretariat Jenderal KPU No. LAP-60/K.08/XI/2018 Tanggal 14 November 2018, ditemukan ketekoran kas sebesar Rp. 5.601.544.741.

"Penetapan tersangka ini berdasarkan bukti yang dikumpulkan penyidik serta pemeriksaan puluhan saksi-saksi dan juga audit perhitungan kerugian keuangan negara oleh BPKP Perwakilan Provinsi Sulsel," imbuhnya.

Baca juga: Jelang Ramadhan, Pemkot Makassar Gandeng Bulog untuk Jaga Harga Pangan

"Saat ini penyidik masih memeriksa kedua tersangka dan rencananya akan ada penahanan tersangka dan barang bukti," pungkasnya.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Fakta 2 Anggota TNI Adu Jotos dengan Polisi, Dipicu Salah Paham di Jalan

Fakta 2 Anggota TNI Adu Jotos dengan Polisi, Dipicu Salah Paham di Jalan

Regional
Selamat Berpulang Mas Djaduk...

Selamat Berpulang Mas Djaduk...

Regional
Pemerintah Daerah Ini Sediakan WiFi Gratis 24 Jam Bagi Pendaftar CPNS

Pemerintah Daerah Ini Sediakan WiFi Gratis 24 Jam Bagi Pendaftar CPNS

Regional
APBD Jateng 2020 Disahkan Sebesar Rp 28,3 Triliun

APBD Jateng 2020 Disahkan Sebesar Rp 28,3 Triliun

Regional
Trans Jateng Diprotes Awak Mikrobus di Purbalingga, Begini Respons Pemprov

Trans Jateng Diprotes Awak Mikrobus di Purbalingga, Begini Respons Pemprov

Regional
Hujan dan Angin Kencang di Banyuasin, 83 Rumah Rusak

Hujan dan Angin Kencang di Banyuasin, 83 Rumah Rusak

Regional
Pelaku Penggelapan Dana Nasabah BNI Ambon Kirim Toyota Alphard ke Temannya di Surabaya

Pelaku Penggelapan Dana Nasabah BNI Ambon Kirim Toyota Alphard ke Temannya di Surabaya

Regional
Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan Lukai 6 Orang, Ini Nama-namanya

Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan Lukai 6 Orang, Ini Nama-namanya

Regional
Sungai Anyar di Solo Tercemar Limbah Detergen

Sungai Anyar di Solo Tercemar Limbah Detergen

Regional
Nasib Warga di Daerah Rawan Bencana di Sukabumi Tunggu Hasil Kajian Badan Geologi

Nasib Warga di Daerah Rawan Bencana di Sukabumi Tunggu Hasil Kajian Badan Geologi

Regional
Pasca-bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan, Seluruh Driver Ojol yang Masuk ke Mapolresta Samarinda Diperiksa

Pasca-bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan, Seluruh Driver Ojol yang Masuk ke Mapolresta Samarinda Diperiksa

Regional
Sosok Djaduk Ferianto di Mata Dewa Budjana, Juki Kill The DJ, hingga Syaharani

Sosok Djaduk Ferianto di Mata Dewa Budjana, Juki Kill The DJ, hingga Syaharani

Regional
Pasca-bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan, Linmas di Surabaya Dilengkapi Rompi Anti-Peluru

Pasca-bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan, Linmas di Surabaya Dilengkapi Rompi Anti-Peluru

Regional
Pendaftar CPNS di Jatim Capai 2.362, Tertinggi Ketiga Nasional

Pendaftar CPNS di Jatim Capai 2.362, Tertinggi Ketiga Nasional

Regional
8 Kabupaten Kota di Jabar Rawan Pelanggaran Pilkada, Mana Saja?

8 Kabupaten Kota di Jabar Rawan Pelanggaran Pilkada, Mana Saja?

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X