Rabu, Polisi Reka Ulang Kasus Pembunuhan "Mayat Dalam Koper"

Kompas.com - 23/04/2019, 16:01 WIB
Tersangka AS (tengah), satu daru dua pelaku pembunuhan mayat dalam koper di Mapolda Jatim, Senin (15/4/2019). KOMPAS.com/ACHMAD FAIZALTersangka AS (tengah), satu daru dua pelaku pembunuhan mayat dalam koper di Mapolda Jatim, Senin (15/4/2019).

SURABAYA, KOMPAS.com - Penyidik Polda Jawa Timur menjadwalkan rekonstruksi pembunuhan yang mayat korbannya disimpan di dalam koper, Rabu (24/4/2019).

Reka ulang dipusatkan di 2 lokasi, yakni di Kediri dan Blitar, Jawa Timur. Rekontruksi tersebut digelar agar polisi mendapatkan gambaran detail kasus pembunuhan untuk melengkapi berkas perkara.

Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Jawa Timur, AKBP Leonard Sinambela mengatakan, rekontruksi digelar di 2 lokasi, yakni di warung tempat korban Budi Hartanto dibunuh dan di wilayah Blitar tempat kedua pelaku, yakni Aris Sugianto dan Azis Prakoso, membuang jenazah korbannya.

" Rekonstruksi kita gelar besok sejak pagi, karena ada beberapa lokasi yang jaraknya cukup jauh," kata Leonard dihubungi melalui telepon, Selasa (23/4/2019) siang.

Baca juga: 6 Fakta Kasus Mayat dalam Koper, Pelaku Pinjam Koper Milik Ibu hingga Alasan Korban Dimutilasi

Pembunuhan seorang guru honorer bidang seni tari sempat menggemparkan warga Kediri, Jawa Timur, awal April lalu. Jasad warga Kelurahan Tamanan, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri, itu ditemukan pencari rumput di pinggir sungai bawah Jembatan Desa Karanggondang, Kecamatan Udanawu, Blitar, Jawa Timur, Rabu (3/4/2019).

Jasad Budi ditemukan dalam sebuah koper berwarna hitam dengan kondisi tubuh yang tidak utuh tanpa kepala. Lalu 10 hari kemudian polisi menangkap 2 pelakunya, yakni Aris Sugianto dan Azis Prakoso.

Kepada polisi, keduanya mengaku memisahkan anggota tubuh korbannya dalam upaya menghilangkan jejak.

Bagian kepala korban dibuang di pintu air Sungai Ploso Kerep, Desa Bleber, Kecamatan Kras, Kabupaten Kediri.

Baca juga: Kasus Mayat Dalam Koper, Kepala Korban yang Dimutilasi Dibungkus Kardus Bekas Mie Instan

 

Pembunuhan dilakukan setelah korban dan kedua pelaku terlibat adu mulut yang berakhir saling pukul dan saling melukai dengan senjata tajam.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X