Kisah Rido Abdullah, Bocah 2 Tahun Penderita Tumor Ganas di Lombok Timur

Kompas.com - 23/04/2019, 11:30 WIB
Muhammad Rido Abdullah bocah berumur 2 tahun, asal Desa Sembalun Bumbung, Kecamatan Sembalun, Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat, meringik kesakitan karena penyakit tumor ganas yang dideritanya. KOMPAS.com/Idham KhalidMuhammad Rido Abdullah bocah berumur 2 tahun, asal Desa Sembalun Bumbung, Kecamatan Sembalun, Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat, meringik kesakitan karena penyakit tumor ganas yang dideritanya.


LOMBOK TIMUR, KOMPAS.com - Muhammad Rido Abdullah bocah berumur 2 tahun, asal Desa Sembalun Bumbung, Kecamatan Sembalun, Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat, meringik kesakitan karena penyakit tumor ganas yang dideritanya.

Rido yang mengidap penyakit tumor ganas pada rahangnya saat ini masih berbaring di ruang perawatan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Lombok Timur, dengan terus mengeluarkan darah pada hidungnya.

Tidak hanya mengalami pembengkakan pada rahangnya, namun, tumor ganas tersebut terus menjalar ke bagian mata Rido. Terlihat mata sebelah kiri Rido bengkak, dan mengeluarkan cairan.

Baca juga: Kegigihan Yuda, Bocah 12 Tahun, Setia Temani Ayah yang Derita Tumor Otak

Penyakit yang diderita Rido diketahui oleh keluarganya saat terlihat benjolan di bagian dagu Rido sekitar satu bulan yang lalu.

Pada saat itu, Rido sempat diperiksa ke Puskesmas setempat yang berada di Kecamatan Sembalun, Lombok Timur.

"Sekitar sebulan yang lalu, ada kelihatan benjolan di dagunya, terus kami periksa ke puskesmas di sana," kata Repil, ibu Rido, saat ditemui di ruang perawatan anak RSUD Lombok Timur, Selasa (23/4/2019)

Ibu Rido menyebutkan, menjelang Pemilu 17 April kemarin, Rido sempat di rujuk ke Rumah Sakit Umum Provinsi (RSUP) Nusa Tenggara Barat oleh RSUD Lombok Timur.

"Kemarin pas mau Pemilu sempat dirujuk ke rumah sakit di Mataram (RSUP NTB) selama empat hari disana," kata Repil, sambil mengusap cairan darah di bagian hidung Rido.

Namun, saat di RSUP, ia membawa pulang anaknya kembali ke kampung di Desa Sembalun, tanpa seizin dari pihak rumah sakit.

Hal itu ia lakukan lantaran takut Rido akan dirujukan kembali ke Rumah Sakit Sanglah, Bali, sementara ia belum mempunyai BPJS.

Ia khawatir mengenai biaya yang besar jika harus dirujuk ke rumah sakit di Bali.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X