5 Fakta Kebakaran Gudang Logistik KPU di Sumbar, Temuan 2 Botol Berbau Bensin hingga Dalami Dugaan Sengaja Dibakar

Kompas.com - 23/04/2019, 09:00 WIB
Gudang logistik KPU Pesisir Selatan di Kecamatan Koto XI Tarusan yang terbakar Kompas.com/PERDANA PUTRAGudang logistik KPU Pesisir Selatan di Kecamatan Koto XI Tarusan yang terbakar

KOMPAS.com - Medo Patria, Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pesisir Selatan, Sumatera Barat, menyebutkan, ada 19 kotak suara yang hangus terbakar saat kebakaran gudang logistik di Kecamatan Koto XI Tarusan, Senin (22/4/2019).

Menurut Medo, ada beberapa surat suara yang selamat dari api. Namun, jumlah dan kondisinya masih belum diketahui pasti.

Sementara itu, polisi telah memeriksa sejumlah saksi, termasuk saksi mata yang menemukan dua botol berbau bensin di lokasi kebakaran.

Hingga saat ini, polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab kebakaran.

Berikut ini fakta lengkapnya:

1. Sebanyak 19 kotak suara dari 5 TPS ludes terbakar

Kapolres Pesisir Selatan AKBP Fery Herlambang dan Dandim Pesisir Selatan Letkol (Kav) Edwin Dwi Guspana meninjau gudang logistik Pemilu KPU Pesisir Selatan di Koto XI Tarusan yang tetbakar, Senin (22/4/2019) dini hariKompas.com/PERDANA PUTRA Kapolres Pesisir Selatan AKBP Fery Herlambang dan Dandim Pesisir Selatan Letkol (Kav) Edwin Dwi Guspana meninjau gudang logistik Pemilu KPU Pesisir Selatan di Koto XI Tarusan yang tetbakar, Senin (22/4/2019) dini hari

Sebanyak 19 kotak suara dari 5 tempat pemungutan suara (TPS) di Pesisir Selatan, Sumbar, hangus terbakar.

"Ada 19 kotak suara yang diperkirakan hangus terbakar dari 5 TPS, yakni Nagari Kapuh, Koto XI Tarusan," ujar Medo Patria kepada Kompas.com, di Tarusan, Pesisir Selatan, Sumatera Barat, Senin (22/4/2019).

Untuk surat suara, Medo menyebutkan, pihaknya masih melakukan identifikasi karena ada surat suara yang diselamatkan dengan dibungkus plastik.

Saat ini, pihak berwajib dari Inafis Polda Sumbar, masih melakukan identifikasi sehingga KPU Pesisir Selatan masih belum menghitung jumlah surat suara yang hangus terbakar.

Baca Juga: KPU Pesisir Selatan Sebut 19 Kotak Suara Hangus Terbakar

2. Keterangan saksi mata saat gudang KPU terbakar

Ilustrasi api.
PIXABAY/Myriams-Fotos Ilustrasi api.

Salah seorang saksi mata, Indrawati (44), menjelaskan, dirinya menemukan dua botol minuman teh pucuk yang berbau bensin saat memadamkan api.

"Saat memadamkan api, saya menemukan dua botol teh pucuk yang berbau bensin di depan aula yang terbakar. Saya membaui botol itu, memang berbau bensin. Dua botol itu sudah diambil pihak kepolisian tadi malam," kata Indrawati kepada Kompas.com, Senin.

Indrawati mengatakan, kejadian tersebut diperkirakan terjadi pada pukul 01.00 WIB. Saat itu, warga masih ramai di kantor Camat Koto XI Tarusan, karena ada penghitungan suara pemilu.

Tiba-tiba dirinya melihat ada kilauan seperti api di aula kantor camat. Indawati, yang tinggal persis di samping kantor camat tersebut langsung berteriak memanggil warga lain untuk memadamkan api.

Baca Juga: Saksi Mata Kebakaran Gudang Logistik KPU Pesisir Selatan Sebut Temukan Dua Botol Berbau Bensin

3. Polisi periksa 7 saksi terkait kebakaran gudang KPU

Ilustrasi polisiKOMPAS.com/Achmad Faizal Ilustrasi polisi

Polres Pesisir Selatan, Sumatera Barat (Sumbar) memeriksa tujuh saksi terkait terbakarnya gudang logistik KPU Pesisir Selatan.

"Ada tujuh saksi yang sudah kita periksa dan kemungkinan akan bertambah," ujar Kapolres Pesisir Selatan, AKBP Fery Herlambang.

Fery menjelaskan, tujuh saksi itu adalah Ketua Panwascam Koto X Tarusan, Zarmon, Ketua PPK Setrihan Putra, anggota PPK Anggria Monita dan Meta Hadriani. Kemudian PPS Ridwan, Surika Armeliza dan Novika Witri Rahayu.

Saat ini polisi masih menunggu hasil penyelidikan Inafis Polda Sumbar yang sudah melakukan olah TKP untuk mengetahui penyebab kebakaran.

"Kita tunggu saja hasilnya. Ada dugaan dibakar atau terbakar. Kita belum bisa memastikannya," kata Fery.

Baca Juga: Polisi Periksa 7 Saksi Terkait Kebakaran Gudang Logistik KPU Pesisir Selatan

4. Polisi dalami dugaan gudang KPU sengaja dibakar

Ilustrasi olah TKPKOMPAS.com Ilustrasi olah TKP

AKBP Fery Herlambang mengatakan, pihaknya menduga gudang logistik pemilu di Kecamatan Koto XI Tarusan, Pesisir Selatan, Sumatera Barat (Sumbar) sengaja dibakar.

"Ada dugaan sengaja dibakar karena yang terbakar itu hanya sebagian. Korselting atau arus pendek dipastikan bukan penyebabnya karena listrik tidak padam. Kendati demikian, kita masih menyelidikinya apakah sengaja atau tidak," kata Fery.

Fery lalu menjelaskan, pada malam sebelum kebakaran, dilakukan penghitungan surat suara di dua tempat yaitu di aula dan kantor camat Koto XI Tarusan yang lokasinya bersebelahan berjarak sekitar 10 meter.

Penghitungan suara di aula sudah selesai sekitar pukul 00.00 WIB, sementara di kantor camat masing berlangsung hingga kebakaran terjadi pukul 01.00 WIB.

"Saat itu peserta yang mengikuti penghitungan di kantor camat terkejut karena ada api dari aula. Mereka langsung memadamkan api sehingga tidak menyebar ke daerah lain," ujarnya.

Baca Juga: Polisi Menduga Gudang Logistik KPU Pesisir Selatan Sengaja Dibakar

5. Polisi perketat penjagaan di gudang logistik KPU

Gudang logistik Pemilu KPU Pesisir Selatan diberi garis polisi usai kebakaran, Senin (22/4/2019)Kompas.com/PERDANA PUTRA Gudang logistik Pemilu KPU Pesisir Selatan diberi garis polisi usai kebakaran, Senin (22/4/2019)

Pasca-kebakaran di gudang logistik KPU, Polres Pesisir Selatan menambah dua kali lipat personil pengamanan di setiap kecamatan di Pesisir Selatan.

"Saat ini hanya empat petugas yang mengamankan penghitungan suara di tingkat kecamatan. Setelah kejadian kebakaran ini, kami tingkatkan menjadi delapan orang di tiap kecamatan," ujar Kapolres Pesisir Selatan.

Fery menyebutkan, peningkatan pengamanan ini juga terkait permintaan Bupati Pesisir Selatan Hendrajoni.

Fery mengatakan, selain petugas kepolisian, pengamanan penghitungan surat suara di kecamatan juga dibantu oleh personel TNI dan Sat Pol PP Kabupaten Pesisir Selatan.

"Selain itu juga dibantu oleh petugas kecamatan, seperti yang diinstruksikan bupati ke setiap camat," ujarnya.

Baca Juga: Pascakebakaran Gudang Logistik KPU Pesisir Selatan, Jumlah Polisi di Kecamatan Ditambah 2 Kali Lipat

Sumber: KOMPAS.com (Perdana Putra)

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Risma Akan Manfaatkan Semburan Minyak di Surabaya untuk Alat Pompa Air

Risma Akan Manfaatkan Semburan Minyak di Surabaya untuk Alat Pompa Air

Regional
Ribuan Buruh di Jatim Siap Jaga Kondisi Aman Jelang Pelantikan Presiden

Ribuan Buruh di Jatim Siap Jaga Kondisi Aman Jelang Pelantikan Presiden

Regional
Setelah Cuitan Bermasalah Istri Eks Dandim Kendari, Anggota Persit Diberi Pelatihan

Setelah Cuitan Bermasalah Istri Eks Dandim Kendari, Anggota Persit Diberi Pelatihan

Regional
Pernah Berjaya Tahun 1980-an, Perahu Tambangan Mulai Ditinggalkan Warga Samarinda

Pernah Berjaya Tahun 1980-an, Perahu Tambangan Mulai Ditinggalkan Warga Samarinda

Regional
Keluhan Warga Palembang soal Kabut Asap: Dada Sesak, Abu Sampai Masuk Rumah

Keluhan Warga Palembang soal Kabut Asap: Dada Sesak, Abu Sampai Masuk Rumah

Regional
Tim Densus 88 Antiteror Sita Amunisi dan Bahan Peledak dari Satu Terduga Teroris

Tim Densus 88 Antiteror Sita Amunisi dan Bahan Peledak dari Satu Terduga Teroris

Regional
Wali Kota Hendi Ganti Rugi Alat Musik Pengamen yang Rusak Saat Penertiban

Wali Kota Hendi Ganti Rugi Alat Musik Pengamen yang Rusak Saat Penertiban

Regional
Bupati Sedih Pandeglang Sering Ditimpa Musibah, Mulai Tsunami hingga Penusukan Wiranto

Bupati Sedih Pandeglang Sering Ditimpa Musibah, Mulai Tsunami hingga Penusukan Wiranto

Regional
6 Fakta Terkini Gunung Merapi Semburkan Awan Panas, Akumulasi Gas hingga Hujan Abu Tipis

6 Fakta Terkini Gunung Merapi Semburkan Awan Panas, Akumulasi Gas hingga Hujan Abu Tipis

Regional
Belasan Penyu Dilindungi Ditangkap dan Dibunuh, Diambil Daging dan Cangkangnya

Belasan Penyu Dilindungi Ditangkap dan Dibunuh, Diambil Daging dan Cangkangnya

Regional
Sel Tahanan Polsek Peusangan Bireuen Dibobol, 7 Narapidana Kabur

Sel Tahanan Polsek Peusangan Bireuen Dibobol, 7 Narapidana Kabur

Regional
Sopir Tak Bisa Kuasai Kemudi, Gran Max Kecelakaan di Tol Boyolali-Salatiga, 1 Tewas

Sopir Tak Bisa Kuasai Kemudi, Gran Max Kecelakaan di Tol Boyolali-Salatiga, 1 Tewas

Regional
Gunung Merapi Semburkan Awan Panas, Hujan Abu Tipis Terjadi di Boyolali

Gunung Merapi Semburkan Awan Panas, Hujan Abu Tipis Terjadi di Boyolali

Regional
Pembunuhan Pria Dalam Plastik di Cianjur Dipicu Masalah Utang Piutang

Pembunuhan Pria Dalam Plastik di Cianjur Dipicu Masalah Utang Piutang

Regional
Gempa Magnitudo 5 Guncang Tenggara Cilacap, Terasa hingga Banjarnegara

Gempa Magnitudo 5 Guncang Tenggara Cilacap, Terasa hingga Banjarnegara

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X