Bayi 8 Bulan Selamat dari Tabrakan Maut Avanza vs Tronton

Kompas.com - 23/04/2019, 05:15 WIB
Ilustrasi. DIDIE SW Ilustrasi.


MAGETAN , KOMPAS.com - Kalit Akbar, bayi yang baru berusia 8 bulan selamat dari kecelakaan maut di Jalan Raya Ngawi–Mantingan, Jawa Timur.

Kapolres Ngawi AKBP Pranatal Hutajulu melalui pesan singkat di WhatsApp mengatakan  tabrakan antara mobil Avanza dengan truk tronton tersebut menyebabkan 2 orang tewas di tempat kejadian perkara.

“Kejadiannya Minggu (21/4) sekitar pukul 19.00 WIB. Bayi 8 bulan selamat, 2 orang meninggal di TKP,” ujarnya, Senin (22/4/2019).

Baca juga: Kecelakaan Usai Amankan Rapat Pleno Penghitungan Suara, Aiptu Martin Kritis

Pranatal Hutajulu menambahkan, kecelakaan bermula sat kendaran Avanza dengan nopol W 1990 W yang dikemudikan Theresia Vilvina Ardhani (24) tersebut melaju kencang dari arah barat menuju ke Timur karena mendahului beberapa kendaraan yang ada di depannya.

Dari arah berlawanan, melaju truk tronton yang dikemudikan oleh Supriyanto sehingga kecelakaan tak terhindarkan.

“Akibat kecelakaan tersebut, kedua kendaraan terguling ke parit,” katanya.

Baca juga: Diduga Kelebihan Muatan, Kapal Feri Seluang Miring Lalu Tenggelam

Akibat kecelakaan tersebut, mobil Avanza yang diekemudikan oleh Theresia Vilvina Ardani mengalami kerusakan parah.

Dua korban meninggal dunia, masing masing Sri Wulandari (42) dan Adelio Zaki Erviansyah (9).

Tujuh penumpang lainnya yang mengalami luka-luka masih dirawat di Puskesmas Walikukun, Kabupaten Ngawi.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar, Kalsel 27 Mei 2020

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar, Kalsel 27 Mei 2020

Regional
Satu Warga Positif Covid-19, Gang Berisi 75 Warga di Denpasar Dikarantina

Satu Warga Positif Covid-19, Gang Berisi 75 Warga di Denpasar Dikarantina

Regional
UPDATE Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 27 Mei 2020

UPDATE Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 27 Mei 2020

Regional
Balikpapan Mulai Susun Konsep Penerapan New Normal

Balikpapan Mulai Susun Konsep Penerapan New Normal

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 27 Mei 2020

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 27 Mei 2020

Regional
Penumpang Bandara YIA Tujuan Jakarta Wajib Memenuhi Syarat Ini

Penumpang Bandara YIA Tujuan Jakarta Wajib Memenuhi Syarat Ini

Regional
Waspada! Banjir Rob Terjang Pesisir Selatan Bali

Waspada! Banjir Rob Terjang Pesisir Selatan Bali

Regional
Belum Terapkan New Normal, Tanggap Darurat di Salatiga Diperpanjang Satu Bulan

Belum Terapkan New Normal, Tanggap Darurat di Salatiga Diperpanjang Satu Bulan

Regional
Kapolsek Ditahan, Posisi Terancam Diganti, Diduga Mabuk, Mobilnya Tabrak Rumah hingga Tewaskan Warga

Kapolsek Ditahan, Posisi Terancam Diganti, Diduga Mabuk, Mobilnya Tabrak Rumah hingga Tewaskan Warga

Regional
Salurkan BLT Dana Desa, Bupati Luwu Utara: Poinnya Bukan Bantuan, Tapi..

Salurkan BLT Dana Desa, Bupati Luwu Utara: Poinnya Bukan Bantuan, Tapi..

Regional
Gelombang Tinggi Merusak Bangunan di Pantai Selatan Gunungkidul

Gelombang Tinggi Merusak Bangunan di Pantai Selatan Gunungkidul

Regional
#BantuMakan, Aksi Mahasiswa Undip Bantu Teman yang Tak Mudik Selama Pandemi Covid-19

#BantuMakan, Aksi Mahasiswa Undip Bantu Teman yang Tak Mudik Selama Pandemi Covid-19

Regional
Gadis 16 Tahun Disetubuhi Ayahnya Sejak SD hingga Hamil, Terungkap Setelah Lahirkan Bayi

Gadis 16 Tahun Disetubuhi Ayahnya Sejak SD hingga Hamil, Terungkap Setelah Lahirkan Bayi

Regional
PSBB Kabupaten Bogor Diperpanjang 3 Hari, Jadi Masa Evaluasi Sebelum New Normal

PSBB Kabupaten Bogor Diperpanjang 3 Hari, Jadi Masa Evaluasi Sebelum New Normal

Regional
Baru Beoperasi, RSUP dr J Leimana Ambon Sudah Tangani 10 Pasien Corona

Baru Beoperasi, RSUP dr J Leimana Ambon Sudah Tangani 10 Pasien Corona

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X