Lupa Pasang Rem Tangan, Ibu dan Anak di Palembang Tewas Terlindas Mobil Sendiri

Kompas.com - 22/04/2019, 18:13 WIB
Proses pemakaman Sri Handayani (36) dan putranya Kms M Arzaq (2) di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Limbungan Kota Palembang,Sumatera Selatan, Senin (22/4/2019). Ibu dan anak ini sebelumnya tewas lantaran terlindas mobilnya sendiri. KOMPAS.com/AJI YK PUTRAProses pemakaman Sri Handayani (36) dan putranya Kms M Arzaq (2) di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Limbungan Kota Palembang,Sumatera Selatan, Senin (22/4/2019). Ibu dan anak ini sebelumnya tewas lantaran terlindas mobilnya sendiri.

PALEMBANG, KOMPAS.com- Seorang ibu dan anak di Palembang, Sumatera Selatan tewas setelah terlindas oleh mobilnya sendiri lantaran lupa memasang rem tangan.

Kedua korban yakni Sri Handayani (36) dan putranya Kms M Arzaq (2) sempat menjalani perawatan di rumah sakit sebelum dinyatakan meninggal.

Informasi yang dihimpun, kejadian tersebut berlangsung pada Minggu (21/4/2019) di kediaman mereka yang berada di perumahan Bukit Azhar Jalan Demang Lebar Daun, Palembang, Sumatera Selatan. 

Baca juga: Kecelakaan Usai Amankan Rapat Pleno Penghitungan Suara, Aiptu Martin Kritis

Yani dan Arzaq baru saja tiba dirumah dengan mengendarai mobil jenis Mercedez Benz warna hitam plat nomor B 1908 AH.

Namun, saat memarkir mobil yang menanjak didepan rumah, rupanya sopir mereka lupa memasang rem tangan. Sementara sopir tersebut telah turun dari mobil. 

Kondisi lokasi parkir yang menurun, langsung membuat mobil berjalan mundur, Yani yang melihat putranya hendak tertabrak, langsung mencoba menolong.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Kronologi Kecelakaan Beruntun di Tol BSD yang Menewaskan Satu Orang

Nahas, Yani dan Arzaq malah terlindas mobil mereka hingga mereka akhirnya meninggal.

Alam, salah satu kerabat korban mengatakan, kedua korban sempat terseret sejauh 20 meter ketika kejadian.

 

 

Para keluarga yang ada dirumah pun sempat melarikan mereka ke rumah sakit Siti Khadijah untuk menjalani perawatan.

Karena luka yang parah, membuat nyawa keduanya tidak dapat tertolong lagi.

"Mobilnya lagi parkir, saat parkir sopirnya lupa narik rem tangan. Jadi mobilnya mundur sendiri, ibunya itu mau selamatkan anaknya tapi kepalanya terbentur mobil dan ikut terlindas," kata Alam, saat di rumah duka, Senin (22/4/2019).

Baca juga: Kecelakaan, Anggota Polres Lombok Tengah Meninggal Usai Apel Pengamanan Pemilu

Jenazah Yani dan Arzaq pun, dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Limbungan Kota Palembang, Azhar Ateh yang merupakan suami dari Yani nampak tegar melihat prosesi pemakaman istri dan anaknya tersebut.

"Keluarga sudah ikhlas, karena memang ini kecelakaan," sambung Alam.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kasus Covid-19 di Semarang Naik 700 Persen, Walkot Hendi Berlakukan PKM

Kasus Covid-19 di Semarang Naik 700 Persen, Walkot Hendi Berlakukan PKM

Regional
Kasus Covid-19 di Semarang Naik, Walkot Hendi Resmikan RS Darurat

Kasus Covid-19 di Semarang Naik, Walkot Hendi Resmikan RS Darurat

Regional
Akses ke Faskes Sulit, Dompet Dhuafa Sumbangkan Ambulans untuk Warga Desa Tanjung Raya

Akses ke Faskes Sulit, Dompet Dhuafa Sumbangkan Ambulans untuk Warga Desa Tanjung Raya

Regional
Peringati HUT Ke-103 Kota Madiun, Wali Kota Maidi Fokus Stop Covid-19 dan Genjot Ekonomi

Peringati HUT Ke-103 Kota Madiun, Wali Kota Maidi Fokus Stop Covid-19 dan Genjot Ekonomi

Regional
Hendi Terus Bergerak Cepat Sediakan Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19 di Semarang

Hendi Terus Bergerak Cepat Sediakan Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19 di Semarang

Regional
Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Regional
Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Regional
Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Regional
25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

Regional
Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Regional
Belajar dari Pemkot Medan, Wali Kota Pariaman Akan Aplikasikan Strategi Pengelolaan Wisata Sejarah

Belajar dari Pemkot Medan, Wali Kota Pariaman Akan Aplikasikan Strategi Pengelolaan Wisata Sejarah

Regional
Banyak Warga Gelar Hajatan, Bupati IDP Minta Camat Berlakukan Syarat Khusus

Banyak Warga Gelar Hajatan, Bupati IDP Minta Camat Berlakukan Syarat Khusus

Regional
Lewat “Gebyar PON”, Panitia Buktikan Kesiapan Papua sebagai Tuan Rumah PON XX 2021

Lewat “Gebyar PON”, Panitia Buktikan Kesiapan Papua sebagai Tuan Rumah PON XX 2021

Regional
Walkot Hendi Prioritaskan Vaksin untuk Guru PAUD

Walkot Hendi Prioritaskan Vaksin untuk Guru PAUD

Regional
Kabupaten Wonogiri Dapat Penghargaan Tercepat Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri: Ini Pertama Kali di Indonesia

Kabupaten Wonogiri Dapat Penghargaan Tercepat Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri: Ini Pertama Kali di Indonesia

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X