2 Hari Dirawat, Anggota KPPS Bernama Eva Arnaz Meninggal Dunia

Kompas.com - 22/04/2019, 13:11 WIB
Ilustrasi ShutterstockIlustrasi

KOMPAS.com - Anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) di Kelurahan Pulo Padang, Rantau Utara, Labuhan Batu, Sumatera Utara, bernama Eva Arnaz (35) meninggal dunia.

Eva diduga meninggal dunia akibat kelelahan setelah bertugas di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 21.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, Eva jatuh sakit pasca-pemungutan suara tersebut.

Perempuan ini sempat diopname selama dua hari di rumah sakit. Meski sudah mendapat perawatan, kondisinya menurun drastis.

Baca juga: #IndonesianElectionHeroes, Hormat untuk Para Pahlawan yang Gugur Saat Pemilu

Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Labuhan Batu, Zafar Sidiq Pohan, membenarkan bahwa ada anggota KPPS Kelurahan Pulo Padang yang meninggal dunia.

“Dia (Eva Arnaz) meninggal pada Sabtu (20/4/2019) pagi dan sudah dimakamkan sore kemarin,” kata Zafar, Senin (22/4/2019).

Ibu dua anak itu diduga kelelahan dan jatuh sakit karena panjangnya proses di TPS. Selain itu, Eva disebutkan juga memiliki riwayat penyakit lain.

“Dia pernah stroke, mungkin bercampurlah dengan kelelahan sehingga terjadi seperti itu,” tuturnya.

Baca juga: Ketua KPPS Coba Bunuh Diri karena Kurang Tidur Selama 4 Hari

Zafar mengaku prihatin dengan kejadian ini dan menyatakan turut berbelasungkawa sedalam-dalamnya kepada keluarga yang ditinggalkan.

Meninggalnya Eva menambah daftar petugas KPPS yang meninggal dunia diduga akibat kelelahan. Peristiwa serupa juga banyak terjadi di daerah lain.


Artikel ini telah tayang di tribun-medan.com dengan judul Innalillahi, Eva Arnaz Anggota KPPS Labura Meninggal Dunia Usai Pemilu, Sempat Diopname Dua Hari

Baca tentang


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

2 Bulan Tertahan di Papua Nugini, 94 WNI Akhirnya Kembali ke Tanah Air

2 Bulan Tertahan di Papua Nugini, 94 WNI Akhirnya Kembali ke Tanah Air

Regional
Dokter Sarankan Hati Hewan Kurban Tidak Dikonsumsi, Ini Alasannya

Dokter Sarankan Hati Hewan Kurban Tidak Dikonsumsi, Ini Alasannya

Regional
Wagub Kaltim Terinfeksi Covid-19: Tidak Batuk, Pusing, dan Demam

Wagub Kaltim Terinfeksi Covid-19: Tidak Batuk, Pusing, dan Demam

Regional
Kadis Bondowoso Dicopot karena Video TikTok Tari Ular di Atas Meja Bersama Perempuan

Kadis Bondowoso Dicopot karena Video TikTok Tari Ular di Atas Meja Bersama Perempuan

Regional
Covi dan Vivid, 2 Bayi Harimau Benggala Koleksi Semarang Zoo, Lahir Saat Pandemi

Covi dan Vivid, 2 Bayi Harimau Benggala Koleksi Semarang Zoo, Lahir Saat Pandemi

Regional
Konsumsi Sabu, Anak Salah Satu Pejabat di Kaltim Ditangkap Polisi

Konsumsi Sabu, Anak Salah Satu Pejabat di Kaltim Ditangkap Polisi

Regional
Perempuan Asal Amerika Gedor Pintu Rumah Warga Tanpa Alasan di Bali, Diduga Depresi

Perempuan Asal Amerika Gedor Pintu Rumah Warga Tanpa Alasan di Bali, Diduga Depresi

Regional
Wakil Gubernur Kalimantan Timur Positif Terinfeksi Covid-19

Wakil Gubernur Kalimantan Timur Positif Terinfeksi Covid-19

Regional
64 Kepala Sekolah SMP di Riau Mengundurkan Diri

64 Kepala Sekolah SMP di Riau Mengundurkan Diri

Regional
101 Pasien Positif Corona di Pusdikpom Dinyatakan Negatif dari Hasil Tes Swab Kedua

101 Pasien Positif Corona di Pusdikpom Dinyatakan Negatif dari Hasil Tes Swab Kedua

Regional
Petugas Jaringan Listrik Diserang Buaya Saat Seberangi Sungai, Derita Luka Robek di Pinggang

Petugas Jaringan Listrik Diserang Buaya Saat Seberangi Sungai, Derita Luka Robek di Pinggang

Regional
Push-Up Tak Mempan, Hukuman Tak Pakai Masker di Banjarbaru Kini Denda Rp 250.000

Push-Up Tak Mempan, Hukuman Tak Pakai Masker di Banjarbaru Kini Denda Rp 250.000

Regional
Pelaku Pencabulan Anak Dihukum Cambuk, Mengerang hingga Minta Berhenti

Pelaku Pencabulan Anak Dihukum Cambuk, Mengerang hingga Minta Berhenti

Regional
Banjir Bandang di Masamba: 19 Korban Meninggal, 23 Hilang, 15.000 Mengungsi

Banjir Bandang di Masamba: 19 Korban Meninggal, 23 Hilang, 15.000 Mengungsi

Regional
Risma Tak Karantina Mandiri meski 2 Kadis Pemkot Surabaya Positif Covid-19, Ini Penjelasannya

Risma Tak Karantina Mandiri meski 2 Kadis Pemkot Surabaya Positif Covid-19, Ini Penjelasannya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X