13 TPS di Bantul Akan Lakukan Pemilihan Ulang dan Lanjutan

Kompas.com - 22/04/2019, 11:29 WIB
Ilustrasi pemilu. ShutterstockIlustrasi pemilu.

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Komisi Pemilihan Umum ( KPU) Bantul, Yogyakarta, akan melakukan Pemilihan Suara Ulang ( PSU) dan Pemilihan Suara Lanjutan (PSL) di 13 TPS pada 27 April mendatang.

Adapun TPS di Kabupaten Bantul, yang harus melakukan PSU sebanyak 11 TPS dan yang melakukan PSL sebanyak 2 TPS.

Namun demikian, PSU dan PSL ini akan dilakukan secara parsial tidak untuk semua jenis surat suara sesuai dengan rekomendasi yang diterima dari Bawaslu.

Baca juga: Bawaslu Kulon Progo Rekomendasikan Coblos Ulang di 2 TPS, KPU Siap Melaksanakan

Ketua KPU Bantul, Didik Joko Nugroho mengatakan, PSU dan PSL dilaksanakan pada tanggal 27 April hari terakhir, atau batas akhir maksimal yaitu 10 hari setelah hari pemungutan suara 17 April 2019.

Pemilihan waktu maksimal ini karena pihaknya harus mengajukan kebutuhan logistik ke KPU pusat dan DIY. Selain itu menyiapkan honor bagi petugas.

"Kenapa kami memilih tanggal 27 April, karena KPU Bantul, harus mengajukan kebutuhan logistik ke KPU RI melalui KPU DIY, karena surat sura sisa baik yang rusak dan tidak telah dimusnahkan pada tanggal 16 April 2019 yang lalu," kata Didik, di Kantor KPU Bantul Minggu (21/4/2019) petang.

Baca juga: Logistik Pemilu Telat Sampai, 30.962 DPT di Nias Selatan Gelar PSU

Dijelaskannya. sebanyak 3.093 pemilih yang akan menggunakan hak pilihnya di PSU dan PSL di Bantul.

Dari 13 TPS yang akan menggelar PSU dan PSL, semua terdapat pemilihan presiden dan wakil presiden.

Maka dimungkinkan terjadi pergeseran jumlah suara dimasing-masing calon, sehingga KPU Bantul, akan memberitahukan kepada peserta pemilu akan ada PSU dan PSL.

Pengawasan juga perlu ditingkatkan, karena politik uang masih dimungkinkan. KPU juga melakukan koordinasi dengan petugas keamanan.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bangkai Babi dari Sumut Lintasi Sungai Aceh, Warga Resah dan Takut Makan Ikan

Bangkai Babi dari Sumut Lintasi Sungai Aceh, Warga Resah dan Takut Makan Ikan

Regional
Kadus: Lokasi Penemuan Yoni di Situs Candi Bowo Pernah Jadi Permukiman, Ditinggal Warga Sejak 1952

Kadus: Lokasi Penemuan Yoni di Situs Candi Bowo Pernah Jadi Permukiman, Ditinggal Warga Sejak 1952

Regional
Proyek Penyulingan Air Laut Rp 14 M Tak Berfungsi, Warga Pulau Ende Minum Air Asin

Proyek Penyulingan Air Laut Rp 14 M Tak Berfungsi, Warga Pulau Ende Minum Air Asin

Regional
Wisuda di Usia 85 Tahun, Kakek La Oede Jadi Sarjana Sastra Indonesia...

Wisuda di Usia 85 Tahun, Kakek La Oede Jadi Sarjana Sastra Indonesia...

Regional
Truk Roda 10 Disinyalir Jadi Penyebab Kelangkaan Solar di Sumbar

Truk Roda 10 Disinyalir Jadi Penyebab Kelangkaan Solar di Sumbar

Regional
[POPULER NUSANTARA] Polisi Tangkap Pelaku Pelempar Sperma di Tasikmalaya | Kakek Diwisuda pada Usia 85 Tahun

[POPULER NUSANTARA] Polisi Tangkap Pelaku Pelempar Sperma di Tasikmalaya | Kakek Diwisuda pada Usia 85 Tahun

Regional
Teror Harimau Hantui Warga Sumsel, Apa Penyebabnya?

Teror Harimau Hantui Warga Sumsel, Apa Penyebabnya?

Regional
Aktivis Antikorupsi di Aceh Tengah Hilang 10 Hari, Motor Ditemukan di Warnet

Aktivis Antikorupsi di Aceh Tengah Hilang 10 Hari, Motor Ditemukan di Warnet

Regional
5 Fakta Pelemparan Sperma di Tasikmalaya, Viral di Media Sosial hingga Pelaku Melawan Saat Ditangkap

5 Fakta Pelemparan Sperma di Tasikmalaya, Viral di Media Sosial hingga Pelaku Melawan Saat Ditangkap

Regional
Fakta Lengkap Teror Pelemparan Sperma di Tasikmalaya, Viral di Medsos hingga Pelaku Ditangkap

Fakta Lengkap Teror Pelemparan Sperma di Tasikmalaya, Viral di Medsos hingga Pelaku Ditangkap

Regional
Ditjen Perkeretaapian: Longsor di Proyek Double Track Diduga Karena Faktor Alam, Pekerjaan Sementara Dihentikan

Ditjen Perkeretaapian: Longsor di Proyek Double Track Diduga Karena Faktor Alam, Pekerjaan Sementara Dihentikan

Regional
Sepekan Terakhir Selalu Diserang OTK, Perkuliahan di Kampus UMI Tetap Berjalan

Sepekan Terakhir Selalu Diserang OTK, Perkuliahan di Kampus UMI Tetap Berjalan

Regional
Tetangga Ungkap Kegiatan Ibu Remaja Keterbelakangan Mental yang Ditemukan Tewas Terkubur di Pekarangan,

Tetangga Ungkap Kegiatan Ibu Remaja Keterbelakangan Mental yang Ditemukan Tewas Terkubur di Pekarangan,

Regional
Ketua PP Muhammadiyah Haedar Nashir Ajak Mendikbud Mencerdaskan Bangsa

Ketua PP Muhammadiyah Haedar Nashir Ajak Mendikbud Mencerdaskan Bangsa

Regional
Cerita di Balik Kakek Selesaikan Wisuda pada Usia 85 Tahun, Pesan Almarhum Anak Jangan Hanya Sampai D3

Cerita di Balik Kakek Selesaikan Wisuda pada Usia 85 Tahun, Pesan Almarhum Anak Jangan Hanya Sampai D3

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X