Bawaslu Rekomendasikan PSU di 5 TPS, Caleg Kota Parepare Ancam Lapor ke DKPP dan Polisi

Kompas.com - 22/04/2019, 08:33 WIB
Ketua Bawaslu Kota Parepare, Sulawesi Selatan, Zainal Asnun saat diwawancarai Medai Parepare tentang PSU Suddin Syamsuddin/Kompas.com Ketua Bawaslu Kota Parepare, Sulawesi Selatan, Zainal Asnun saat diwawancarai Medai Parepare tentang PSU


PAREPARE, KOMPAS.com – Rekomendasi Bawaslu tentang Pemilihan Suara Ulang ( PSU) di 5 TPS di Kota Parepare, Sulawesi Selatan, menuai Kontroversi.

Sejumlah caleg di Parepare bakal melaporkan langkah itu ke Dewan Kerhormatan Penyelenggara Pemilu ( DKPP) dan Kepolisian.

“Kami akan kaji, jika memang rekomendasi yang dikeluarkan Bawaslu tentang PSU di 5 TPS di Kota Parepare tidak benar, kami akan laporkan Bawaslu Kota Parepare ke DKPP dan pihak Kepolisian," kata caleg Partai PPP Kota Parepare Rudy Najamuddin, Sulawesi Selatan, Minggu (21/4/2019.

Baca juga: Bawaslu Panggil Caleg yang Diduga Lakukan Politik Uang di Tangsel

Rudy mengaku heran, mendadak pihak Bawaslu mengeluarkan surat rekomendasi PSU dua hari berturut-turut.

Hari sabtu kemarin, kata Rudy, pihak Bawaslu Kota Parepare, mengeluarkan rekomendasi Pemungutan suara ulang di 3 TPS.

Sehari sebelumnya, Bawaslu Kota Parepare disebut juga mengeluarkan rekomendasi PSU di 2 TPS.

Sementara itu, Ketua KPU Kota Parepare, Hasruddin Husain, telah memutuskan untuk PSU di 5 TPS yakni TPS 3 Keluarahan Ujung Sabbang, Kecamatan Ujung, TPS 34 dan 39 Kelurahan Lapadde, Kecamatan Ujung, TPS 31 Kelurahan Bukit Indah Kecamatan Soreang, dan TPS 12 Kelurahan Tiro Sompe, Kecamatan Bacukiki Barat dan Kota Parepare.

“Kami telah menyurati semua partai politik tentang pemungutan suara ulang di 5 TPS di Kota Parepare, rencananya kami akan gelar pada tanggal 24 April 2019," ujar Hasruddin.

Ketua Bawaslu Kota Parepare, Zainal Asnun, mengungkapkan temuan di TPS pada hari pencoblosan.

Baca juga: Tersinggung soal Perolehan Suara, Warga Kembalikan Karpet dari Caleg

Pihaknya mendapatkan pemilih menyalurkan hak pilihnya yang bukan warga Parepare dan tidak memenuhi persyaratan sebagai pemilih.

“Pada lima TPS yang kami rekomendasikan untuk PSU, pelanggaran yang sama ada warga menggunakan hak pilih tanpa persyaratan yang lengkap. Pihak petugas Pengawas Pemilu di lapangan telah memberikan peringatan kepada pihak KPPS, namun pemilih yang tidak memenuhi persyaratan itu tetap mengguakan hak pilihnya tanpa mampu menunjukkan A5," ujar Zainal Asnun. 

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Selama 2 Bulan Pemerintah Aceh Berlakukan Jam Malam Cegah Penyebaran Corona

Selama 2 Bulan Pemerintah Aceh Berlakukan Jam Malam Cegah Penyebaran Corona

Regional
UPDATE: 11 Kasus Positif Covid-19 di Kabupaten Bogor, 2 Pasien Sembuh, 1 Meninggal

UPDATE: 11 Kasus Positif Covid-19 di Kabupaten Bogor, 2 Pasien Sembuh, 1 Meninggal

Regional
Cerita Bupati Garut Lihat Sendiri ODP Corona Asyik Jalan-jalan Naik Motor

Cerita Bupati Garut Lihat Sendiri ODP Corona Asyik Jalan-jalan Naik Motor

Regional
Wabah Corona, Rumah Dinas Bupati Banyuwangi Dijadikan Ruang Isolasi Darurat

Wabah Corona, Rumah Dinas Bupati Banyuwangi Dijadikan Ruang Isolasi Darurat

Regional
Kasus Pertama di Banyuwangi, Satu PDP Positif Virus Corona

Kasus Pertama di Banyuwangi, Satu PDP Positif Virus Corona

Regional
Agar ODP Corona Tak Keluar Rumah, Pemkab Garut Berikan Biaya Hidup Rp 50.000 Per Hari

Agar ODP Corona Tak Keluar Rumah, Pemkab Garut Berikan Biaya Hidup Rp 50.000 Per Hari

Regional
3 PDP Corona yang Diisolasi di RSUD Kudus Meninggal Dunia

3 PDP Corona yang Diisolasi di RSUD Kudus Meninggal Dunia

Regional
Cegah Penularan Virus Corona, Bupati Bogor Minta Jakarta Dilockdown

Cegah Penularan Virus Corona, Bupati Bogor Minta Jakarta Dilockdown

Regional
Kisah Haru Perawat Positif Covid-19: Anak Sering Tanya Mama Kapan Pulang?

Kisah Haru Perawat Positif Covid-19: Anak Sering Tanya Mama Kapan Pulang?

Regional
Wali Kota Tegal: Saya Ajak Gubernur, Wali Kota, Isolasi Daerah Masing-masing Sebelum Menyesal

Wali Kota Tegal: Saya Ajak Gubernur, Wali Kota, Isolasi Daerah Masing-masing Sebelum Menyesal

Regional
Bupati Tolitoli Tutup Seluruh Akses Keluar Masuk ke Wilayahnya Cegah Penyebaran Corona

Bupati Tolitoli Tutup Seluruh Akses Keluar Masuk ke Wilayahnya Cegah Penyebaran Corona

Regional
Kronologi Mahasiswa Serang dan Caci Maki Polisi Saat Sedang Sosialisasi Pencegahan Corona

Kronologi Mahasiswa Serang dan Caci Maki Polisi Saat Sedang Sosialisasi Pencegahan Corona

Regional
1 Pasien Positif Covid-19 di Balikpapan Meninggal, Berasal dari Klaster Ijtima Ulama Dunia

1 Pasien Positif Covid-19 di Balikpapan Meninggal, Berasal dari Klaster Ijtima Ulama Dunia

Regional
Cegah Masuknya Virus Corona, Pemkab Tolitoli Tutup Jalur Masuk Wilayah Itu

Cegah Masuknya Virus Corona, Pemkab Tolitoli Tutup Jalur Masuk Wilayah Itu

Regional
Peta Sebaran Covid-19 di Denpasar Dibuka, 91 ODP di 33 Kelurahan, 2 Kasus Positif Corona

Peta Sebaran Covid-19 di Denpasar Dibuka, 91 ODP di 33 Kelurahan, 2 Kasus Positif Corona

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X