Gubernur: Orang NTT Pemakan Buah Pinang Nomor Satu di Indonesia

Kompas.com - 22/04/2019, 08:20 WIB
Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat, saat diwawancarai sejumlah wartawan di Hotel Sasando Kupang, Jumat (5/4/2019)KOMPAS.com/SIGIRANUS MARUTHO BERE Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat, saat diwawancarai sejumlah wartawan di Hotel Sasando Kupang, Jumat (5/4/2019)

KUPANG, KOMPAS.com - Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Viktor Bungtilu Laiskodat, menyebut, warganya merupakan pemakan buah pinang nomor satu di Indonesia.

Hal itu disampaikan Viktor, saat melakukan peletakan batu pertama pembangunan Gereja Lahairoi Tubu, di Desa Tesbatan, Kecamatan Amarasi, Kabupaten Kupang, Minggu (21/4/2019) kemarin.

Namun sayangnya kata Viktor, pinang yang dikonsumsi itu kurang lebih 60 persennya didatangkan dari Provinsi Sumatera Barat.


"Orang NTT adalah pemakan pinang nomor satu di Indonesia," sebut Viktor.

Baca juga: Paskah di Kupang, Lampu Minyak Tanah Dipasang di Pinggir Jalan

Viktor pun menyayangkan kondisi itu, karena provinsi NTT yang sudah miskin ini, menyumbang ke daerah lain.

Padahal lanjut Viktor, barang yang dikonsumsi itu mampu diadakan sendiri oleh warganya.

"Tidak tanggung-tanggung, nominalnya mencapai Rp 1 miliar per hari. Sekali lagi, saya ingatkan kepada masyarakat yang sering mengonsumsi pinang, minimal agar di halaman rumahnya ditanami pohon pinang," tegasnya.

Selain Pinang, Viktor juga mengingatkan masyarakat, agar tidak lupa menanam marungga atau kelor.

Menurut Viktor, tanaman marungga ini sudah dikenal sejak dulu kala, karena khasiatnya yang luar biasa.

"Saya minta kita untuk terus menanam marungga, apalagi Amarasi adalah daerah tropis dan itu akan sangat cocok," ujar Viktor.

Baca juga: Jokowi Bakal Upayakan Penjualan Hasil Pertanian ke Depan Secara Online

Selain untuk dikonsumsi dan dipasarkan, tanaman marungga dapat diolah menjadi bahan dasar untuk membuat sabun dan shampo.

"Saat ini menurut penelitian yang saya buat, rata-rata dalam satu tahun orang NTT menghabiskan kurang lebih Rp 3 triliun, hanya untuk pemakaian sabun dan shampo," ungkapnya.

Halaman:


Terkini Lainnya


Close Ads X