Logistik Pemilu Telat Sampai, 30.962 DPT di Nias Selatan Gelar PSU

Kompas.com - 21/04/2019, 19:45 WIB
Empat kecamatan di Nias Selatan terkendala mengikuti pemilihan umum lantaran surat suara belum tiba. Ketua KPU Sumut, Yulhasni mengatakan masih berkoordinasi dengan KPU Bias Selatan dan Bawaslu. Saat ini surat suara dalam perjalanan menuju lokasi.KOMPAS.com/DEWANTORO Empat kecamatan di Nias Selatan terkendala mengikuti pemilihan umum lantaran surat suara belum tiba. Ketua KPU Sumut, Yulhasni mengatakan masih berkoordinasi dengan KPU Bias Selatan dan Bawaslu. Saat ini surat suara dalam perjalanan menuju lokasi.

MEDAN, KOMPAS.com - Akibat logistik pemilu terlambat sampai ke Kabupaten Nias Selatan (Nisel) pada Rabu (17/4/2019) lalu, 153 tempat pemungutan suara (TPS) di lima kecamatan tak bisa menyelenggarakan proses pemungutan suara. Total ada 30.962 daftar pemilih tetap (DPT) yang tak memilih.

Masing-masing kecamatan yaitu Somambawa sebanyak 6.362 DPT, Sidua’ori 5.181 DPT, Mazino 6.884 DPT, Lolowau 5.358 DPT, dan Toma sebanyak 7.176 DPT.

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumatera Utara Yulhasni yang dikonfirmasi mengatakan, pihaknya sudah menjadwalkan pemungutan suara ulang (PSU) di Nias Selatan pada Selasa (23/4/2019) mendatang.

"Ketentuannya paling lama 10 hari setalah Pemilu. Saat pemilihan nanti, masyarakat akan diliburkan karena KPU sangat berharap masyarakat mendatangi TPS," kata Yulhasni, Minggu (21/4/2019).


Baca juga: KPU Kota Malang Ajukan Logistik Pemilu untuk Pemungutan Suara Ulang

Soal keterlambatan logistik pemilu, dia mewakil KPU meminta maaf kepada masyarakat.

"Kami minta maaf ke masyarakat karena tidak bisa menjalankan tepat waktu," ucapnya.

Sementara untuk proses pengamanan, Yulhasni menyerahkan sepenuhnya pada polisi. Pihaknya sudah meminta bantuan Bawah Kendali Operasi (BKO) Polda Sumut. Semua TPS pun sudah disiapkan seperti sebelumnya.

Kapolres Nias Selatan AKBP I Gede Nakti Widhiarta mengatakan, untuk mengamankan PSU nanti, pihaknya menyediakan 190 personel yang akan mengamankan sejumlah TPS.

Nias Selatan adalah salah satu daerah di Sumut yang rawan konflik pemilu. Mengantisipasi hal ini, Gede mengaku sudah melakukan langkah preventif dengan mengajak masyarakat untuk saling menghargai setiap proses demokrasi.

"Kita sudah imbau masyarakat supaya sama sama menjaga keamanan dan ketertiban, apa pun hasilnya bisa terima," kata Gede.

Baca juga: Pemungutan Suara Ulang dan Lanjutan di 16 TPS di Kalbar Digelar 25 April

Pendistribusian logistik pemilu Pulau Nias menggunakan jalur laut dengan pengawalan polisi.

Ketua KPU Nias Selatan Edward Duha mengatakan, semua kotak suara sudah sampai ke tujuan dengan kondisi baik dan sudah didistribusikan ke TPS.



Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:

Close Ads X