Kompas.com - 21/04/2019, 19:15 WIB
Editor Latief

BANDUNG, KOMPAS.com - Sebanyak 39 ribu warga Jawa Barat akan berangkat ke Mekkah, Arab Saudi, untuk melaksanakan ibadah haji 2019. Jumlah tersebut, akan dibagi dalam 96 kloter keberangkatan.

Sebagai langkah persiapan, Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum, memberikan arahan pada kegiatan Bimbingan Pra-Manasik, Calon Jamaah Haji, Kabupaten Garut, Tahun 1440 H/ 2019 M, di Pendopo Kabupaten Garut, Sabtu (20/04/19).

Uu mengatakan kegiatan tersebut menjadi salah satu bukti bahwa sebuah kerja sama dapat dilakukan dengan baik antara Pemerintah Provinsi Jawa Barat dengan Kanwil Kementerian Agama Provinsi Jawa Barat sehingga mampu melahirkan inovasi kegiatan seperti ini.

"Dan saya juga bangga bahwa kegiatan pramanasik haji dan pembekalan terintegrasi petugas haji kloter dan ketua rombongan jemaah haji bisa terlaksana," kata Uu.

Uu menambahkan, bahwa penyelenggaraan haji dari tahun ke tahun dirasakan semakin membaik. Hal itu menjadi bukti bahwa pemerintah serius menangani kebutuhan umat.

"Ini dicapai melalui proses evaluasi yang terus menerus serta dibantu oleh berbagai pihak yang ingin menjadikan proses ibadah yang multi dimensi bisa sempurna," ujar UU.

Dia berharap dengan diadakannya kegiatan ini para peserta tidak saja mampu mengenal tahapan kegiatan berhaji, namun juga bisa meningkatkan wawasannya tentang rukun Islam yang kelima secara luas.

"Pada akhirnya ini menjadikan penyelenggaraan haji berjalan secara sukses dan jemaah haji Indonesia, khususnya yang berasal dari Jawa Barat, dapat menjadi role model bagi jemaah haji lainnya, entah itu dari kedisiplinannya, kebersihannya dan lain sebagainya," tambahnya.

Jawa Barat merupakan daerah dengan kuota haji terbanyak se-Indonesia. Uu meyakini, profesionalitas para pengurus jamaah haji tentu akan menjadikan ibadah haji tahun ini berjalan sukses.

"Ke depan saya berharap kolaborasi antara pemerintah, pelaku industri dan para calon jemaah terus dilakukan untuk meningkatkan pelayanan yang maksimal," katanya.

Ia juga berpesan, para calon jamaah haji agar bisa menjaga kesiapan fisik dan mental. Begitu pula dengan proses administrasinya dan kecukupan materi sebagai satu hal yang harus diperhatikan.

"Semoga kegiatan pramanasik calon jamaah haji ini berjalan dengan baik. Saya berharap kepada seluruh jamaah haji harus mempersiapkan fisik yang hebat, kuat, mental yang membaja sejak saat ini," ucap Uu.

Uu menambahkan agar jamaah juga harus memiliki jiwa kebersamaan dan tolong- menolong dengan sesama jamaah haji asal Jawa Barat, dan lebih luas lagi dengan siapapun.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kejar Pembangunan Quran Center di Riau, Syamsuar Lakukan Kunker ke Maqari Quraniyah di Madinah

Kejar Pembangunan Quran Center di Riau, Syamsuar Lakukan Kunker ke Maqari Quraniyah di Madinah

Regional
Walkot Bobby Ajak Mahasiswa Beri Saran Terkait Energi Terbarukan Pengganti BBM

Walkot Bobby Ajak Mahasiswa Beri Saran Terkait Energi Terbarukan Pengganti BBM

Regional
Awasi Perkembangan Inflasi, Maidi Pilih 'Ngantor' di Pasar Besar Madiun

Awasi Perkembangan Inflasi, Maidi Pilih "Ngantor" di Pasar Besar Madiun

Regional
Bobby Berikan Subsidi Ongkos Angkot untuk Masyarakat Medan

Bobby Berikan Subsidi Ongkos Angkot untuk Masyarakat Medan

Regional
Luncurkan JSDDD, Jembrana Jadi Kebupaten Pertama yang Gunakan Data Desa untuk Pembangunan

Luncurkan JSDDD, Jembrana Jadi Kebupaten Pertama yang Gunakan Data Desa untuk Pembangunan

Regional
Di Masa Depan, Orang Papua Harus Mengelola 'Emas' Sendiri

Di Masa Depan, Orang Papua Harus Mengelola "Emas" Sendiri

Regional
Tekan Inflasi, Siswa SD dan SMP di Kota Madiun Tanam Cabai di Sekolah

Tekan Inflasi, Siswa SD dan SMP di Kota Madiun Tanam Cabai di Sekolah

Regional
BERITA FOTO: Tanah Bergerak, Akses Jalan Kampung Curug Rusak Parah

BERITA FOTO: Tanah Bergerak, Akses Jalan Kampung Curug Rusak Parah

Regional
Yogyakarta Mengembalikan 'Remiten' dari Mahasiswa

Yogyakarta Mengembalikan "Remiten" dari Mahasiswa

Regional
Temui Dubes RI di Mesir, Gubernur Syamsuar: Kami Sedang Bangun Pariwisata Syariah

Temui Dubes RI di Mesir, Gubernur Syamsuar: Kami Sedang Bangun Pariwisata Syariah

Regional
Kunjungi Al-Azhar Kairo Mesir, Gubernur Syamsuar: Kita Coba Jalin Kerja Sama Antar-perguruan Tinggi

Kunjungi Al-Azhar Kairo Mesir, Gubernur Syamsuar: Kita Coba Jalin Kerja Sama Antar-perguruan Tinggi

Regional
Di Balik Misteri Terbunuhnya PNS Saksi Kunci Kasus Korupsi

Di Balik Misteri Terbunuhnya PNS Saksi Kunci Kasus Korupsi

Regional
Walkot Bobby Kenalkan UMKM dan Musisi Medan di M Bloc Space

Walkot Bobby Kenalkan UMKM dan Musisi Medan di M Bloc Space

Regional
Tingkatkan Efektifitas Perjalanan Warga, Wali Kota Bobby Resmikan Kehadiran Aplikasi Moovit di Medan

Tingkatkan Efektifitas Perjalanan Warga, Wali Kota Bobby Resmikan Kehadiran Aplikasi Moovit di Medan

Regional
Cegah Dampak Inflasi dan Kenaikan BBM, Khofifah Pastikan Jatim Siapkan Anggaran Perlindungan Sosial Rp 257 Miliar

Cegah Dampak Inflasi dan Kenaikan BBM, Khofifah Pastikan Jatim Siapkan Anggaran Perlindungan Sosial Rp 257 Miliar

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.