"Menang Ora Umuk, Kalah Ora Ngamuk"

Kompas.com - 21/04/2019, 18:40 WIB
Warga dengan mengenakan topeng Capres Cawapres, Joko Widodo-Maruf Amin dan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno melakukan aksi pesan damai di Solo, Jawa Tengah, Minggu (21/4/2019). Aksi tersebut sebagai pesan harapan damai setelah berlangsungnya Pilpres 2019 dengan mengajak masyarakat untuk menunggu hasil rekapitulasi dan menghormati keputusan dari Komisi Pemilihan Umum (KPU). ANTARA FOTO/MOHAMMAD AYUDHAWarga dengan mengenakan topeng Capres Cawapres, Joko Widodo-Maruf Amin dan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno melakukan aksi pesan damai di Solo, Jawa Tengah, Minggu (21/4/2019). Aksi tersebut sebagai pesan harapan damai setelah berlangsungnya Pilpres 2019 dengan mengajak masyarakat untuk menunggu hasil rekapitulasi dan menghormati keputusan dari Komisi Pemilihan Umum (KPU).

SOLO, KOMPAS.com - Gelaran car free day (CFD) di Jalan Slamet Riyadi di Solo, Jawa Tengah, Minggu (21/4/2019) dimeriahkan dengan aksi empat warga Solo memakai topeng calon presiden dan calon wakil presiden peserta Pilpres 2019.

Keempat warga itu masing-masing adalah Haristanto yang memerankan tokoh Prabowo Subianto, Aziz memerankan tokoh Sandiaga Uno, Rahmadi memerankan tokoh Jokowi dan Waluyo memerankan tokoh Ma'ruf Amin dengan memakai sarung.

Baca juga: Hasil Sementara Situng KPU: (Data 7,88 Persen) Jokowi-Maruf 54,27 Persen, Prabowo-Sandi 45,73 Persen

Mereka berjalan sambil menyapa para pengunjung di CFD. Tak hanya itu, mereka juga membawa pesan cinta dari Solo dengan membawa dua poster.

Poster itu bertulis "Rukun Agawe Santoso" dan "Menang Ora Umuk, Kalah Ora Ngamuk".

Aksi mereka menyita perhatian para pengunjung yang datang ke CFD. Sejumlah warga mengajak mereka untuk berswafoto.

Seorang warga, Yudha mengatakan, aksi tersebut memberikan gambaran bahwa pelaksanaan Pemilu 2019 telah usai. Sehingga kedua pasangan calon saling menjaga kebersamaan sambil menunggu hasil penghitungan resmi dari KPU.

"Siapapun presidennya, nanti bisa memajukan Indonesia," kata dia di Solo, Jawa Tengah, Minggu.

Baca juga: Karangan Bunga untuk KPU: Selamat Lembur, Seluruh Rakyat di Belakangmu

Penggagas aksi, Haristanto, berharap kedua pasangan calon presiden dan wakil presiden tetap menjaga kebersamaan dan tidak saling menjatuhkan. Sebab penghitungan suara pilpres sampai saat ini masih terus berlangsung di KPU.

"Harus kembali seperti semula. Harus fair play, siap menang dan siap kalah. Karena KPU masih terus melakukan penghitungan suara," katanya.

Dia juga berpesan kepada masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan menciptakan suasana kondisi di Solo tetap aman, dan nyaman. Siapapun presiden dan wakil presiden yang terpilih bisa menjadikan Indonesia ke depan lebih baik dan maju.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pecat 109 Tenaga Medis, Bupati Ogan Ilir Persilakan Ombudsman Datang

Pecat 109 Tenaga Medis, Bupati Ogan Ilir Persilakan Ombudsman Datang

Regional
Untuk Pertama Kalinya, Jalur Gentong Tasikmalaya Tak Macet Saat Lebaran

Untuk Pertama Kalinya, Jalur Gentong Tasikmalaya Tak Macet Saat Lebaran

Regional
Ditunjuk Jokowi, Gorontalo Kaji Penerapan New Normal agar Masyarakat Tak Bingung

Ditunjuk Jokowi, Gorontalo Kaji Penerapan New Normal agar Masyarakat Tak Bingung

Regional
Polisi Sita 87 Balon Udara Milik Warga, Salah Satunya Berukuran 35 Meter

Polisi Sita 87 Balon Udara Milik Warga, Salah Satunya Berukuran 35 Meter

Regional
Kendaraan yang Diminta Putar Balik di Tol Jakarta-Cikampek Didominasi Mobil Pribadi

Kendaraan yang Diminta Putar Balik di Tol Jakarta-Cikampek Didominasi Mobil Pribadi

Regional
Usai Tabrak Rumah Warga, Kapolsek Ini Sempat Tak Mengaku

Usai Tabrak Rumah Warga, Kapolsek Ini Sempat Tak Mengaku

Regional
Pemprov DIY Susun Aturan Penerapan New Normal

Pemprov DIY Susun Aturan Penerapan New Normal

Regional
Video Viral Warga Desa 'Usir' Pendatang dengan Meriam Bambu, Ini Faktanya

Video Viral Warga Desa "Usir" Pendatang dengan Meriam Bambu, Ini Faktanya

Regional
Bupati Ogan Ilir Tegaskan Tidak Akan Menerima 109 Tenaga Medis yang Sudah Dipecat

Bupati Ogan Ilir Tegaskan Tidak Akan Menerima 109 Tenaga Medis yang Sudah Dipecat

Regional
Wagub Kaltim Sebut APBD Tak Mampu Tangani Banjir Samarinda, Butuh Bantuan Pusat

Wagub Kaltim Sebut APBD Tak Mampu Tangani Banjir Samarinda, Butuh Bantuan Pusat

Regional
Antisipasi Arus Balik Lebaran, Masuk Bali via Pelabuhan Ketapang Harus Punya Surat Bebas Covid-19

Antisipasi Arus Balik Lebaran, Masuk Bali via Pelabuhan Ketapang Harus Punya Surat Bebas Covid-19

Regional
Fakta Mobil Kapolsek Tabrak Rumah Warga, Diduga Mabuk, Satu Balita dan Neneknya Tewas di Lokasi

Fakta Mobil Kapolsek Tabrak Rumah Warga, Diduga Mabuk, Satu Balita dan Neneknya Tewas di Lokasi

Regional
Disdukcapil Karawang: Pendatang Ajukan Surat Pindah Akan Ditolak Selama PSBB

Disdukcapil Karawang: Pendatang Ajukan Surat Pindah Akan Ditolak Selama PSBB

Regional
Tempat Wisata dan Makam Ditutup Jelang Perayaan Lebaran Topat di Mataram

Tempat Wisata dan Makam Ditutup Jelang Perayaan Lebaran Topat di Mataram

Regional
Klaster Pasar Raya Padang Terus Membesar, Bertambah 32 Kasus Covid-19 Baru, Total 148 Positif

Klaster Pasar Raya Padang Terus Membesar, Bertambah 32 Kasus Covid-19 Baru, Total 148 Positif

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X