Beredar Surat Pengunduran Diri Bupati Mandailing Natal Diduga karena Pilpres, Ini Penjelasannya

Kompas.com - 21/04/2019, 17:42 WIB
Gubernur Sumut Edy Rahmayadi dan Bupati Madina Dahlan Hasan Nasution meninjau lokasi banjir dan longsor di Kabupaten Madina, Sumut, Rabu (14/11/2018) Dok: Biro Humas dan Keprotokolan Setda Provinsi SumutGubernur Sumut Edy Rahmayadi dan Bupati Madina Dahlan Hasan Nasution meninjau lokasi banjir dan longsor di Kabupaten Madina, Sumut, Rabu (14/11/2018)

KOMPAS.com - Surat permohonan pengunduran diri Bupati Mandailing Natal (Madina) Dahlan Hasan Nasution beredar di media sosial.

Diduga pengunduran diri Dahlan karena hasil Pilpres 2019 untuk pasangan capres dan cawapres nomor urut 01 Jokowi-Ma’ruf Amin di Madina tidak memuaskan.

Capres dan cawapres nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno menang di Madina.

Sedangkan jumlah suara dukungan untuk Jokowi-Ma’ruf Amin sangat minim di daerah itu. 


Dahlan merupakan Ketua Dewan Penasihat Nusantara Untuk Jokowi (N4J), untuk wilayah Tapanuli Bagian Selatan (Tabagsel).

“Iya, memang betul surat Pak Bupati (Dahlan). Kenapa enggak kecewa? Selain sebagai mora dan kerabat, pemerintah pusat melalui Pak Jokowi, ya, cukup besar andilnya kepada Madina,” kata Kabag Humas dan Protokol Pemkab Madina Muktar Afandi Lubis kepada Tribun Medan, Minggu (21/4/2019).

Baca juga: Quick Count Pilpres 2019 Indikator Politik Indonesia di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau dan Jambi

Ia menjelaskan, ada sejumlah proyek strategis di Kabupaten Madina yang akan mulai dibangun serta dianggarkan dari APBN.

“Pak Bupati sadar berharap terhadap hasil pajak bumi dan bangunan (PBB) kabupaten saja, kapan akan maju? Perlu kedekatan dengan pemerintah pusat, apalagi di situ mora kita. Semacam curhatlah Pak Bupati di surat itu dan menyampaikan kecewa kebijakan percepatan pembangunan tidak didukung,” katanya.

Baca juga: TKD: Sumut Kontributor Besar Pemenangan Jokowi-Maruf...

Atas hubungan itu, Bupati Dahlan menyebut Jokowi sebagai mora yang harus dihormati dan didukung.

Melalui N4J pula, suara Jokowi-Ma’ruf Amin diharapkan meraih 75 persen di Kabupaten Madina.

Namun pada kenyataanya, berdasar situs resmi KPU, Kabupaten Madina menjadi satu dari beberapa kabupaten/kota di Sumut yang menjadi lumbung suara Prabowo-Sandi.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X