22 April, Dishub Buka Pendaftaran Mudik Gratis ke Seluruh Daerah di Jatim

Kompas.com - 21/04/2019, 15:52 WIB
Ilustrasi mudik lebaran. KOMPAS.com/ALDO FENALOSAIlustrasi mudik lebaran.

SURABAYA, KOMPAS.com - Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Jatim) melalui Dinas Perhubungan (Dishub) Jatim membuka pendaftaran mudik gratis mulai 22 April.

Kepala Dishub Jatim Fattah Jasin mengatakan, Dishub Jatim akan membuka pendaftaran online dan konvensional untuk melayani pemudik dari Surabaya ke seluruh kabupaten/kota di Jawa Timur menggunakan moda transportasi bus, kereta api, dan kapal laut

Pihaknya menyediakan 560 unit bus untuk mengantarkan pemudik menuju kampung halaman.

"Pendaftaran online dibuka tanggal 22-30 April 2019 ini," kata Fattah kepada Kompas.com, Sabtu (20/4/2019).


Baca juga: Lebaran, Tol Terbanggi Besar-Palembang Dibuka Fungsional

Untuk mendaftar, masyarakat bisa membuka website Dishub Jatim, mudikgratis.dishub.pemprovjatim.go.id. Namun, website tersebut baru bisa diakses pada 22 April atau saat pendaftaran dibuka.

Pendaftaran juga bisa dilakukan secara manual dengan mendatangi kantor Dishub Jatim di Jalan A Yani, Surabaya.

Syarat yang harus dipenuhi, baik oleh pendaftar online maupun offline, kata Fattah, cukup menunjukkan e-KTP atau foto kopi e-KTP.

Baca juga: Mau Mudik Gratis Bersama Dishub DKI, 5 Hal Ini Perlu Diketahui

Apabila pemesanan lebih dari satu orang, pendaftar bisa menunjukkan kartu keluarga (KK).

Para Pendaftar akan diverifikasi untuk memastikan sudah benar-benar mendaftar. Verifikasi digelar pada 29-30 April di Kantor Dishub Jatim.

Menurut Fattah, pelaksanaan mudik gratis dengan bus akan dilakukan pada H-7 Lebaran atau pada 1 dan 2 Juni 2019 mendatang atau selama dua hari. 

Sebab, Hari Raya Idul Fitri diperkirakan berlangsung pada 5 atau 6 Juni mendatang.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

7 Fakta Remaja 17 Tahun Jadi Tulang Punggung karena Ayah dan Ibu Tewas Digigit Ular, Kerja Serabutan Agar Adik Tetap Sekolah

7 Fakta Remaja 17 Tahun Jadi Tulang Punggung karena Ayah dan Ibu Tewas Digigit Ular, Kerja Serabutan Agar Adik Tetap Sekolah

Regional
Perusahaan China Siap Investasi Rp 2 Triliun di Aerocity Kertajati

Perusahaan China Siap Investasi Rp 2 Triliun di Aerocity Kertajati

Regional
Kesal Ditagih Utang Minuman Arak, Pemuda Bunuh Kakek dan Lari ke Depok

Kesal Ditagih Utang Minuman Arak, Pemuda Bunuh Kakek dan Lari ke Depok

Regional
Atasi Anak Kecanduan Gawai, Indonesia Harus Belajar ke Jepang

Atasi Anak Kecanduan Gawai, Indonesia Harus Belajar ke Jepang

Regional
Ratusan Personel TNI-Polri Siaga di Mimika Jelang Pelantikan Presiden

Ratusan Personel TNI-Polri Siaga di Mimika Jelang Pelantikan Presiden

Regional
Pasutri Tewas Digigit Ular, Ini Cerita Warga

Pasutri Tewas Digigit Ular, Ini Cerita Warga

Regional
19 Tahun Hidup di 'Dunia Malam' Lokalisasi Sunan Kuning: Saya Sudah Betah di Sini...

19 Tahun Hidup di "Dunia Malam" Lokalisasi Sunan Kuning: Saya Sudah Betah di Sini...

Regional
Kabupaten Lingga Kembali Diselimuti Kabut Asap Kiriman dari Jambi

Kabupaten Lingga Kembali Diselimuti Kabut Asap Kiriman dari Jambi

Regional
Mengenal Sunan Kuning Penyebar Agama Islam di Semarang, Makamnya Ada di Komplek Lokalisasi

Mengenal Sunan Kuning Penyebar Agama Islam di Semarang, Makamnya Ada di Komplek Lokalisasi

Regional
[POPULER NUSANTARA] Gara-gara Pilkades, Warga Boikot Hajatan | Kasus Motivator Tempeleng 10 Siswa

[POPULER NUSANTARA] Gara-gara Pilkades, Warga Boikot Hajatan | Kasus Motivator Tempeleng 10 Siswa

Regional
Tengok Rumah Pasutri yang Tewas Digigit Ular, Bupati Cianjur Jamin Masa Depan Anak-anak Korban

Tengok Rumah Pasutri yang Tewas Digigit Ular, Bupati Cianjur Jamin Masa Depan Anak-anak Korban

Regional
Sejarah Lokalisasi Sunan Kuning yang Ditutup Pemkot Semarang, Diresmikan Tahun 1966 oleh Wali Kota

Sejarah Lokalisasi Sunan Kuning yang Ditutup Pemkot Semarang, Diresmikan Tahun 1966 oleh Wali Kota

Regional
Fakta di Balik Tini Diboikot Warga gara-gara Beda Pilihan Pilkades di Sragen

Fakta di Balik Tini Diboikot Warga gara-gara Beda Pilihan Pilkades di Sragen

Regional
Fakta Lengkap Motivator Tempeleng Siswa, Korban Jadi 10 hingga Pelaku Minta Maaf

Fakta Lengkap Motivator Tempeleng Siswa, Korban Jadi 10 hingga Pelaku Minta Maaf

Regional
Cerita di Balik Penutupan Lokalisasi Sunan Kuning, Berdiri Sejak 53 Tahun dengan Omzet 1 Miliar Per Malam

Cerita di Balik Penutupan Lokalisasi Sunan Kuning, Berdiri Sejak 53 Tahun dengan Omzet 1 Miliar Per Malam

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X