Tak Ada Program Kerja 100 Hari, Bima-Dedie Fokus Selesaikan Masalah Macet di Bogor

Kompas.com - 21/04/2019, 15:18 WIB
Bima Arya Sugiarto dan Dedie Rachim saat menghadiri acara pengukuhan atau inagurasi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bogor periode 2019-2024, di Balai Kota Bogor, Minggu (21/4/2019).KOMPAS.com / RAMDHAN TRIYADI BEMPAH Bima Arya Sugiarto dan Dedie Rachim saat menghadiri acara pengukuhan atau inagurasi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bogor periode 2019-2024, di Balai Kota Bogor, Minggu (21/4/2019).

BOGOR, KOMPAS.com - Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto mengatakan, tidak akan ada program kerja 100 hari saat dirinya menjabat untuk kedua kalinya sebagai Wali Kota Bogor.

Hal itu disampaikan Bima setelah dirinya dilantik menjadi Wali Kota Bogor periode 2019-2024 bersama Wakil Wali Kota Bogor Dedie Rachim, Minggu (21/4/2019).

Meski begitu, Bima berjanji akan menyelesaikan pekerjaan rumahnya yang belum tuntas di periode sebelumnya.

Salah satu fokus yang bakal digeber oleh politisi Partai Amanat Nasional (PAN) itu adalah mengatasi masalah kemacetan dan transportasi di kota hujan itu


"Saya ingin sampaikan pada hari ini, tidak akan ada program 100 hari karena Pemkot Bogor setiap hari akan terus berlari," kata Bima, saat berpidato dalam acara Inaugurasi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bogor, di Balai Kota, Minggu.

Baca juga: Anies Baswedan hingga Pasha Ungu Hadiri Inaugurasi Bima Arya-Dedie Rachim

Bima menambahkan, bersama dengan Dedie Rachim, dirinya juga akan menata kawasan Sungai Ciliwung agar menjadi pekarangan depan Kota Bogor.

Termasuk, kata Bima, penataan pedagang kaki lima (PKL), pembangunan infrastruktur, serta peningkatan di sektor pariwisata sehingga menambah pendapatan asli daerah (PAD).

"Yang paling berat adalah menjaga kebersamaan. Kebersamaan akan kita kuatkan dengan pembangunan. Setiap sudut kota harus menghadirkan kebersamaan," tutur Bima.

Baca juga: Lantik Bima Arya dan Herdiat Sunarya, Ridwan Kamil Beri Pesan Ini

Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

[POPULER DI KOMPASIANA] Insiden Asrama Papua | Anak (Baru) Ibu Kota | Spider-Man Lepas dari MCU

[POPULER DI KOMPASIANA] Insiden Asrama Papua | Anak (Baru) Ibu Kota | Spider-Man Lepas dari MCU

Regional
Hukuman Kebiri Kimia Belum Ada Juknis, Kejati Jatim Tunggu Petunjuk Jaksa Agung

Hukuman Kebiri Kimia Belum Ada Juknis, Kejati Jatim Tunggu Petunjuk Jaksa Agung

Regional
Sirkulasi 'Eddy' Picu Gelombang Setinggi 4 Meter di Sejumlah Wilayah

Sirkulasi "Eddy" Picu Gelombang Setinggi 4 Meter di Sejumlah Wilayah

Regional
50 Warga Dievakuasi Akibat Guguran Lava Gunung Karangetang

50 Warga Dievakuasi Akibat Guguran Lava Gunung Karangetang

Regional
Leprid Apresiasi Keberhasilan Hendi dalam Membina Ribuan UMKM

Leprid Apresiasi Keberhasilan Hendi dalam Membina Ribuan UMKM

Regional
Di Lhokseumawe, setiap Jumat Wajib Pakai Bahasa Aceh

Di Lhokseumawe, setiap Jumat Wajib Pakai Bahasa Aceh

Regional
Gubernur Bali Minta Pelindo III Stop Reklamasi di Pelabuhan Benoa

Gubernur Bali Minta Pelindo III Stop Reklamasi di Pelabuhan Benoa

Regional
Pemerkosa 9 Anak Dapat Hukuman Kebiri Kimia dan Baru Pertama di Mojokerto

Pemerkosa 9 Anak Dapat Hukuman Kebiri Kimia dan Baru Pertama di Mojokerto

Regional
Pemilik Kapal Ungkap Penyebab KM Mina Sejati Karam Pasca-pembantaian ABK

Pemilik Kapal Ungkap Penyebab KM Mina Sejati Karam Pasca-pembantaian ABK

Regional
Kasus di Asrama Mahasiswa Papua, 5 TNI Diskors dan Diseret ke Pengadilan Militer

Kasus di Asrama Mahasiswa Papua, 5 TNI Diskors dan Diseret ke Pengadilan Militer

Regional
Gempa Magnitudo 4,7 Guncang Cilacap dan Kebumen, Tak Berpotensi Tsunami

Gempa Magnitudo 4,7 Guncang Cilacap dan Kebumen, Tak Berpotensi Tsunami

Regional
Kebiri Kimia di Mojokerto, Kejaksaan Masih Mencari Rumah Sakit untuk Eksekusi Hukuman

Kebiri Kimia di Mojokerto, Kejaksaan Masih Mencari Rumah Sakit untuk Eksekusi Hukuman

Regional
2 Jenazah Ditemukan pada Mobil Terbakar, Diduga Korban Pembunuhan

2 Jenazah Ditemukan pada Mobil Terbakar, Diduga Korban Pembunuhan

Regional
Perusahaan Datangkan Kapal Cari Korban Pembantaian KM Mina Sejati

Perusahaan Datangkan Kapal Cari Korban Pembantaian KM Mina Sejati

Regional
Cuaca Buruk, Pencarian Kapal Kargo yang Hilang di Perairan Pulau Buru Dihentikan

Cuaca Buruk, Pencarian Kapal Kargo yang Hilang di Perairan Pulau Buru Dihentikan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X