Syukuran Kemenangan Jokowi-Ma'ruf, Warga di Subang "Ngagubyag Balong"

Kompas.com - 21/04/2019, 11:24 WIB
Ratusan warga Desa Sukasari, Kecamatan Dawuan, Kabupaten Subang, Jawa Barat, ngagubyag balong sebagai syukuran kemenangan Jokowi-Maruf, Minggu (21/4/2019). handoutRatusan warga Desa Sukasari, Kecamatan Dawuan, Kabupaten Subang, Jawa Barat, ngagubyag balong sebagai syukuran kemenangan Jokowi-Maruf, Minggu (21/4/2019).

KOMPAS.com - Masyarakat di Kampung Sukadaya, Desa Sukasari, Kecamatan Dawuan, Kabupaten Subang, Jawa Barat, menggelar syukuran kemenangan Jokowi-Ma'ruf Amin versi hitung cepat sejumlah lembaga survei.

Syukuran dilakukan dengan cara " ngagubyag balong" atau membedah kolam ikan oleh ratusan warga, Minggu (21/4/2019). Dalam acara ini, warga dibebaskan menangkap ikan yang sudah disediakan di kolam tersebut.

Ruhmid, tokoh masyarakat Sukasari, mengatakan, kegiatan ini merupakan inisatif warga sebagai bentuk syukuran atas kemenangan Jokowi-Ma'ruf Amin versi hitung cepat pada Pemilu 2019. Juga sebagai ucapan terima kasih kepada masyarakat yang sudah memenangkan pasangan calon nomor 01 itu di daerahnya.

"Bentuk rasa syukur karena kan Pak Jokowi bisa menang, khususnya di daerah kami," kata Ruhmid dalam keterangan tertulis, Minggu.

Baca juga: Ulama Muda dan Santri di NTB Gelar Syukuran Kemenangan Jokowi-Maruf

Dia menilai, Jokowi yang kini masih menjadi presiden sudah banyak memperhatikan warga Jawa Barat, khususnya Subang. Kata dia, Jokowi sudah membantu memajukan pertanian di Subang, membangun infrastruktur di pelosok desa, modernisasi irigasi dengan memperbanyak embung dan melebarkan sungai-sungai yang sudah menyempit karena pembangunan rumah warga.

Menurut Rahmid, ngagubyag balong merupakan tradisi turun temurun dalam setiap acara syukuran, termasuk di momen pilpres ini. Biasanya, kata dia, ngagubyag balong dilakukan di saluran air atau selokan. Namun karena saat ini tidak memungkinkan, maka acara tangkap ikan ramai-ramai ini akhirnya digelar di kolam.

Terkait hasil pemilihan presiden 2019, Ruhmid optimistis Jokowi-Ma'ruf menang. Selain karena dibuktikan oleh hitung cepat (quick count) lembaga survei, hingga saat ini berdasarkan hasil real count KPU, Jokowi-Ma'ruf masih unggul.

Diketahui, data penghitungan suara Pemilu Presiden (Pilpres) 2019 yang dimuat dalam Sistem Informasi Penghitungan Suara (Situng) milik Komisi Pemilihan Umum (KPU) masih terus bergerak.

Data tersebut ditampilkan dalam portal pemilu2019.kpu.go.id. Hingga Minggu (21/4/2019) pukul 07.02, data yang masuk telah mencapai 64.109 TPS dari total 813.350 TPS. Jika dipresentasekan, jumlah tersebut baru mencapai sekitar 7,88 persen.

Hasil Situng sementara menunjukkan, pasangan capres cawapres nomor urut 01 Joko Widodo-Ma'ruf Amin unggul dengan raihan suara 54,27 persen. Sementara paslon nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno mendapatkan suara 45,73 persen.

Baca juga: Erick Thohir Persilakan Relawan dan Pemilih Jokowi-Maruf Gelar Syukuran

Sementara itu, ketua Tim Kampanye Jokowi-Ma'ruf Daerah Jawa Barat Dedi Mulyadi mengatakan, acara ini merupakan bentuk ekspresi kebahagiaan warga Subang dalam menyambut hasil Pemilu 2019. 

"Mereka lebih memilih cara yang membahagiakan daripada menegangkan, itu tradisi warga di sini," kata Dedi, Minggu.

Baca tentang
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hendak Pulang ke Negaranya, WNA asal Italia Dinyatakan Positif Corona

Hendak Pulang ke Negaranya, WNA asal Italia Dinyatakan Positif Corona

Regional
Helikopter TNI AD Jatuh, Meledak, dan Terbakar di Kendal

Helikopter TNI AD Jatuh, Meledak, dan Terbakar di Kendal

Regional
2 Warga Purbalingga Ditangkap karena Sebar Hoaks Penampakan Pocong, Berawal dari Status WhatsApp

2 Warga Purbalingga Ditangkap karena Sebar Hoaks Penampakan Pocong, Berawal dari Status WhatsApp

Regional
Pasien Reaktif Mengamuk karena Terlalu Lama Dikarantina, Gugus Tugas: Antrean Sampel Banyak

Pasien Reaktif Mengamuk karena Terlalu Lama Dikarantina, Gugus Tugas: Antrean Sampel Banyak

Regional
Sebelum Tewas Tergeletak di Trotoar, Pria Ini Mengaku Sesak Napas

Sebelum Tewas Tergeletak di Trotoar, Pria Ini Mengaku Sesak Napas

Regional
Kasus 3 Anggota TNI yang Keroyok Pelajar SMA Diselesaikan Secara Kekeluargaan, tapi...

Kasus 3 Anggota TNI yang Keroyok Pelajar SMA Diselesaikan Secara Kekeluargaan, tapi...

Regional
Gubernur Minta Aplikasi Injil Bahasa Minang Dihapus, Kadis: yang Tidak Mengerti Jangan Ikut Komentar

Gubernur Minta Aplikasi Injil Bahasa Minang Dihapus, Kadis: yang Tidak Mengerti Jangan Ikut Komentar

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 6 Juni 2020

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 6 Juni 2020

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 6 Juni 2020

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 6 Juni 2020

Regional
Sembuh dari Corona, 7 Warga Purwakarta Dijemput dengan Kuda

Sembuh dari Corona, 7 Warga Purwakarta Dijemput dengan Kuda

Regional
Detik-detik Sopir Angkot Tewas Ditikam Pemuda Mabuk, Pelaku Tersinggung Korban Geber Gas Mobil

Detik-detik Sopir Angkot Tewas Ditikam Pemuda Mabuk, Pelaku Tersinggung Korban Geber Gas Mobil

Regional
Geger Video Penampakan Pocong, Polisi Tangkap 2 Orang Penyebar Hoaks

Geger Video Penampakan Pocong, Polisi Tangkap 2 Orang Penyebar Hoaks

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 6 Juni 2020

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 6 Juni 2020

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 6 Juni 2020

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 6 Juni 2020

Regional
Diduga Jual Sate Pakai Daging Ayam Busuk hingga Klaim Bau Tak Sedap dari Limbah Air

Diduga Jual Sate Pakai Daging Ayam Busuk hingga Klaim Bau Tak Sedap dari Limbah Air

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X