Gali Tambak Udang, Warga Kebumen Temukan Mortir Aktif

Kompas.com - 20/04/2019, 21:28 WIB
Polisi mengamankan lokasi penemuan mortir di Pantai Desa Karangrejo, Kecamatan Petanahan, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah, Sabtu (20/4/2019).Dokumentasi Polres Kebumen Polisi mengamankan lokasi penemuan mortir di Pantai Desa Karangrejo, Kecamatan Petanahan, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah, Sabtu (20/4/2019).

KEBUMEN, KOMPAS.com - Polisi memusnahkan mortir aktif yang ditemukan Muslim (37) saat membuat galian tambak udang di Pantai Desa Karangrejo, Kecamatan Petanahan, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah, Sabtu (20/4/2019).

Kasubbag Humas Polres Kebumen AKP Suparno mengatakan, pemusnahan dilakukan sekitar pukul 15.30 di sekitar lokasi penemuan mortir.

Pemusnahan melibatkan tim penjinak bom dari Brimob Polda Jateng Subden Purwokerto.

Baca juga: Seorang Buruh Temukan Mortir saat Gali Tanah di Lokasi Pembangunan Hotel


"Sore ini telah dilaksanakan disposal terhadap mortir temuan warga di Pantai Desa Karangrejo. Pemusnah melibatkan Brimob," kata Suparno melalui keterangan tertulis, Sabtu. 

Kapolsek Petanahan AKP Masngudin mengatakan, mortir ditemukan warga Desa Pandanlor saat sedang melakukan penggalian pembuatan tambak udang.

Cangkul milik warga menghantam benda mirip mortir tersebut. 

Baca juga: Dandim Pastikan Tak Ada Lagi Mortir yang Terkubur di Rumah Warga di Bandung

Warga yang penasaran lantas melaporkan temuan tersebut ke kepolisian untuk diamankan dan tidak membahayakan warga.

Benda keras berbentuk lonjong dan tertutup pasir laut diyakini warga adalah alat yang dapat meledak.

"Kami yang datang ke lokasi langsung memasang garis polisi. Selanjutnya, kami berkoordinasi dengan Brimob agar segera dimusnahkan," ujar Masngudin.

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Jadi Korban Kekerasan Kelompok SMB, Kades Minta Polisi Tangkap Pelaku

Jadi Korban Kekerasan Kelompok SMB, Kades Minta Polisi Tangkap Pelaku

Regional
Risma Alokasikan APBD Sebanyak 32 Persen untuk Pendidikan, Ini Alasannya

Risma Alokasikan APBD Sebanyak 32 Persen untuk Pendidikan, Ini Alasannya

Regional
Walhi Sebut Kalsel Tak layak Jadi Ibu Kota Baru, Ini Alasannya

Walhi Sebut Kalsel Tak layak Jadi Ibu Kota Baru, Ini Alasannya

Regional
Tertangkap Curi Sapi, Seorang Pria Babak Belur Dihajar Warga

Tertangkap Curi Sapi, Seorang Pria Babak Belur Dihajar Warga

Regional
Istri Korban Mutilasi Gelisah Pelaku Lain Belum Ditangkap

Istri Korban Mutilasi Gelisah Pelaku Lain Belum Ditangkap

Regional
Ini Alasan Ayah Aniaya Anaknya yang Derita Gizi Buruk hingga Patah Tulang

Ini Alasan Ayah Aniaya Anaknya yang Derita Gizi Buruk hingga Patah Tulang

Regional
DKPP Jatuhkan Sanksi kepada Ketua dan Anggota KPU Cianjur

DKPP Jatuhkan Sanksi kepada Ketua dan Anggota KPU Cianjur

Regional
Jerat Kawat Sling Masih Melekat di Kaki Depan, Harimau Palas Akan Dioperasi

Jerat Kawat Sling Masih Melekat di Kaki Depan, Harimau Palas Akan Dioperasi

Regional
Aturan Tes Narkoba Sebelum Menikah, Ini Kata Para Calon Pengantin hingga Alasan Kemenag Jatim

Aturan Tes Narkoba Sebelum Menikah, Ini Kata Para Calon Pengantin hingga Alasan Kemenag Jatim

Regional
Pesawat Garuda Bermasalah, Ribuan Calon Jemaah Haji di Asrama Sudiang Makassar Terlantar

Pesawat Garuda Bermasalah, Ribuan Calon Jemaah Haji di Asrama Sudiang Makassar Terlantar

Regional
4 Kota Ini Segera Punya Pembangkit Listrik Tenaga Sampah

4 Kota Ini Segera Punya Pembangkit Listrik Tenaga Sampah

Regional
Berikut 7 Poin Fatwa MPU Aceh tentang Hukum Permainan PUBG

Berikut 7 Poin Fatwa MPU Aceh tentang Hukum Permainan PUBG

Regional
Risma Belum Tentukan Bentuk Pengelolaan Aset YKP Bernilai Rp 10 Triliun

Risma Belum Tentukan Bentuk Pengelolaan Aset YKP Bernilai Rp 10 Triliun

Regional
Puluhan Polisi Gendut Digembleng Program Diet di SPN Mojokerto

Puluhan Polisi Gendut Digembleng Program Diet di SPN Mojokerto

Regional
Viral Bangunan Sekolah Miris di Minahasa Selatan, Ini Penjelasan Wabup

Viral Bangunan Sekolah Miris di Minahasa Selatan, Ini Penjelasan Wabup

Regional
Close Ads X