Polisi yang Gugur Saat Kawal Kotak Suara Dapat Kenaikan Pangkat

Kompas.com - 20/04/2019, 21:03 WIB
KPU Kabupaten Bogor menjenguk sejumlah petugas yang tengah dirawat di rumah sakit Kecamatan Cariu Kabupaten Bogor, Kamis (18/4/2019) Dokumentasi KPU Kabupaten Bogor KPU Kabupaten Bogor menjenguk sejumlah petugas yang tengah dirawat di rumah sakit Kecamatan Cariu Kabupaten Bogor, Kamis (18/4/2019)

KABUPATEN BOGOR, KOMPAS.com - Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Agung Budi Maryoto mengatakan, anggota polisi di Jawa Barat yang meninggal dunia saat bertugas mengawal kotak suara pada Pemilu 2019 akan dinaikkan pangkat setingkat lebih tinggi.

"Jadi nantinya yang (berpangkat) bripka menjadi aipda dan (berpangkat) iptu menjadi ipda," kata Agung kepada Kompas.com saat peninjauan rekapitulasi surat suara tingkat kecamatan, di Yayasan Darmais, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Sabtu (20/4/2019). 

Selain itu, lanjut dia, ada santunan uang tunai melalui PT Asuransi Sosial Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (PT ASABRI).

Baca juga: Mereka yang Gugur Saat Menjaga dan Selenggarakan Pemilu 2019...


"Untuk santunan akan diurus, kami punya ASABRI. Gugur dalam tugas dapat ratusan juta," ujarnya. 

Sebelumnya, Bhabinkamtibmas Cilengkrang Polsek Cileunyi Aiptu M Saepudin mengembuskan napas terakhirnya di RS Ujung Berung Bandung, Jawa Barat, Rabu (17/4/2019).

Saepudin meninggal setelah kelelahan bertugas mengawal kotak suara.

Baca juga: 12 Petugas KPPS di Jawa Barat Gugur saat Menjalankan Tugas

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Jabar Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko membenarkan adanya petugas kepolisian yang gugur setelah menunaikan tugasnya tersebut.

Sebelum meninggal, Saepudin sempat mengeluh sesak napas setelah melakukan tugasnya mengawal surat suara. 



Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:

Close Ads X