Menjelang Operasi, Bandara NYIA Simulasi "Tactical Floor Game"

Kompas.com - 20/04/2019, 18:10 WIB
Aviation security Bandara Internasional Yogyakarta dan instansi lintas sektor di Kulon Progo, DI Yogyakarta, menyelenggarakan tactical floor game saat simulasi menangani ancaman bom. KOMPAS.COM/DANI J Aviation security Bandara Internasional Yogyakarta dan instansi lintas sektor di Kulon Progo, DI Yogyakarta, menyelenggarakan tactical floor game saat simulasi menangani ancaman bom.

KULON PROGO, KOMPAS.com - PT Angkasa Pura I (Persero) menggelar tactical floor game atau simulasi taktik dalam menghadapi ancaman kejahatan yang mengganggu keamanan penerbangan dan keselamatan penumpang di Bandara Internasional Yogyakarta di Kecamatan Temon, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, Sabtu (20/4/2019).

Simulasi melibatkan TNI Angkatan Udara, kepolisian, satuan pengaman internal penerbangan bandara atau aviation security, tim SAR hingga wakil maskapai.

Mereka tergabung dalam Airport Security Committee.

Baca juga: Bandara NYIA Akan Berganti Nama Jadi Yogyakarta International Airport


Simulasi TFG merupakan bagian prosedur wajib bagi semua bandara, termasuk yang akan beroperasi. 

"Kita berada di International Civil Aviation Organitation di Anex 2019 tentang security. Dalam Annex 17 dikatakan airport security program. Ini wajib," kata General Manajer PT Angkasa Pura I (Persero) untuk Bandara Adisutjipto Yogyakarta Agus Pandu Purnama, Sabtu. 

Sosilaisasi dan simulasi berjalan sesuai prosedur tertulis pengamanan bandara.

Simulasi ini menegaskan bagaimana masing-masing anggota komite memiliki fungsi saling mendukung dalam menangani kejahatan yang terjadi di bandara.

Baca juga: Bandara NYIA Segera Beroperasi, Produk Khas Kulon Progo Disiapkan Jadi Suvenir

Dengan demikian, pihak bandara menjamin semua pemakai jasa memperoleh rasa aman, keselamatan, dan mampu memberikan pelayanan baik.

Ancaman pada keamanan penerbangan terus berkembang dari waktu ke waktu, seperti ancaman bom, terorisme, perusakan fasilitas dan instalasi, hingga pembajakan.

Menurut dia, ada saja pihak yang menginginkan bandara tidak aman.

Baca juga: Truk Material untuk Bandara NYIA Merusak Jalan-jalan di Kulon Progo

Pandu mengatakan, bandara memang dilengkapi fasilitas mulai dari screening, cek poin, hingga body scanner. 

Namun, lanjut dia, perlu diperkuat kerja sama semua instansi terkait. 

Terlebih, dari waktu ke waktu penumpang terus tumbuh. Tindak kejahatan juga tumbuh seiring kemajuan teknologi.

Halaman:
Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Close Ads X