Fakta Gugurnya Aiptu Stefanus Pekuali Seusai Mengamankan Pemilu di Kupang

Kompas.com - 20/04/2019, 15:37 WIB
Ilustrasi Polisi Thinkstock/Antoni HalimIlustrasi Polisi


KUPANG, KOMPAS.com — Aiptu Stefanus Pekuali (40), anggota Polres Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), gugur akibat kecelakaan lalu lintas, Jumat (19/4/2019) pagi.

Stefanus yang mengendarai sepeda motor Honda CBR dengan nomor polisi DH 4826 KF bertabrakan dengan mobil pikap bernomor polisi DH 8194 CB yang dikemudikan oleh Duagus Kabnani.

Aiptu Stefanus menjabat sebagai Kapospol

Ajun Inspektur Satu (Aiptu) Stefanus dalam keseharian menjabat sebagai Kepala Pos Polisi (Kapospol) Tuapukan.

Pos polisi itu berada di Desa Tuapukan, Kecamatan Kupang Timur, Kabupaten Kupang.

Baca juga: Sebelum Tewas Usai Pengamanan Pemilu, Aiptu Stefanus Telepon Istri Minta Siapkan Baju ke Gereja

Lokasi pos polisi itu cukup stategis karena berada di jalur Jalan Negara Trans-Timor yang menghubungkan sejumlah kabupaten di daratan Timor Barat, yakni Kabupaten Timor Tengah Selatan, Timor Tengah Utara, Malaka, dan Belu.

Jalur jalan itu pun tembus hingga Negara Timor Leste.

Aiptu Stefanus melaksanakan tugas pengamanan pemilu

Kepala Subbagian Humas Polres Kupang Iptu Simon Seran mengatakan, beberapa jam sebelum gugur, Aipda Stefanus masih mengamankan pemilu di wilayahnya.

Selama masa pengamanan Pemilu 2019, kata Simon, Aiptu Stefanus melakukan tugas pengamanan di Kantor Camat Kupang Timur.

"Beliau masih melakukan tugas piket pengamanan kotak suara di Kantor Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Kupang Timur," ucap Simon.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Penahanan 9 Polisi Tersangka Kasus Tewasnya Zaenal Abidin Diperpanjang

Penahanan 9 Polisi Tersangka Kasus Tewasnya Zaenal Abidin Diperpanjang

Regional
Nyinyir di Facebook soal Penusukan Wiranto, Pegawai Undip Dipolisikan

Nyinyir di Facebook soal Penusukan Wiranto, Pegawai Undip Dipolisikan

Regional
Penghuni Rumah Tidak Tahu Barang yang Dititip R Adalah Bahan Pembuat Bom

Penghuni Rumah Tidak Tahu Barang yang Dititip R Adalah Bahan Pembuat Bom

Regional
Kisah Sebuah Sumur Kecil di Ladang yang jadi Asa Ratusan KK

Kisah Sebuah Sumur Kecil di Ladang yang jadi Asa Ratusan KK

Regional
Rabu Pagi, Kualitas Udara Sumbar Masuk Level Tidak Sehat

Rabu Pagi, Kualitas Udara Sumbar Masuk Level Tidak Sehat

Regional
Kronologi Pembunuhan 'Debt Collector' yang Tubuhnya Terpisah dari Kepala

Kronologi Pembunuhan "Debt Collector" yang Tubuhnya Terpisah dari Kepala

Regional
183 Warganya Keracunan Makanan, Bupati TTS Tetapkan Status Kejadian Luar Biasa

183 Warganya Keracunan Makanan, Bupati TTS Tetapkan Status Kejadian Luar Biasa

Regional
Siswi SMP yang Dicabuli Guru Les Vokal Sembunyikan Kehamilan hingga 8 Bulan

Siswi SMP yang Dicabuli Guru Les Vokal Sembunyikan Kehamilan hingga 8 Bulan

Regional
Virus Flu Burung Merebak di Tegal, 150 Unggas Mati Mendadak

Virus Flu Burung Merebak di Tegal, 150 Unggas Mati Mendadak

Regional
Kasus Pembunuhan 'Debt Collector': Kepala Korban Ditemukan Terpisah dari Tubuhnya

Kasus Pembunuhan "Debt Collector": Kepala Korban Ditemukan Terpisah dari Tubuhnya

Regional
4 Fakta Suami Bakar Istri di Surabaya, Terlibat Cekcok hingga Kabur Bawa Motor Pemilik Kos

4 Fakta Suami Bakar Istri di Surabaya, Terlibat Cekcok hingga Kabur Bawa Motor Pemilik Kos

Regional
Terduga Teroris AK dari Sukoharjo Dikenal Jarang Bergaul dan Tertutup

Terduga Teroris AK dari Sukoharjo Dikenal Jarang Bergaul dan Tertutup

Regional
Lurah Way Halim: Nenek Nurhasanah Tidak Terlibat Terorisme

Lurah Way Halim: Nenek Nurhasanah Tidak Terlibat Terorisme

Regional
Menyoal Gibran Maju Pilkada Solo, Bukan Pilihan PDI-P Solo hingga Anjuran Ganjar

Menyoal Gibran Maju Pilkada Solo, Bukan Pilihan PDI-P Solo hingga Anjuran Ganjar

Regional
Nekat Keluyuran Saat Jam Kerja, 14 ASN Kena Razia

Nekat Keluyuran Saat Jam Kerja, 14 ASN Kena Razia

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X