KILAS DAERAH

Kurangi LPG, Pemprov Jabar Matangkan Program Konversi Kompor Gas ke Listrik

Kompas.com - 20/04/2019, 15:13 WIB
Sekretaris Daerah Jawa Barat Iwa Karniwa saat meluncurkan Program Konversi Kompor Gas ke Kompor Listrik di Jawa Barat pada Gebyar Energi Juara Tahun 2019, di Area Parkir Barat, Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Selasa (9/4/19) lalu.Dok. Humas Pemerintah Provinsi Jawa Barat Sekretaris Daerah Jawa Barat Iwa Karniwa saat meluncurkan Program Konversi Kompor Gas ke Kompor Listrik di Jawa Barat pada Gebyar Energi Juara Tahun 2019, di Area Parkir Barat, Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Selasa (9/4/19) lalu.


KOMPAS.com
 — Provinsi Jawa Barat (Jabar) kian serius mematangkan konsep konversi kompor gas ke listrik. Hal ini terlihat dari pembuatan Surat Edaran Gubernur Jawa Barat Nomor 671/13/REK tanggal 5 Maret 2019 tentang Imbauan Penggunaan Kompor Listrik di Jawa Barat.

Sekretaris Daerah (Sekda) Jabar Iwa Karniwa menjelaskan, konversi kompor gas ke listrik ini dilakukan untuk menekan ketergantungan warga Jabar terhadap LPG.

Di samping lebih mudah diakses, kata Iwa, kompor listrik juga diklaim lebih hemat 20 persen daripada kompor gas. Selain itu, kompor listrik juga lebih ramah lingkungan.

“Lebih ramah lingkungan karena mengurangi karbon yang dilepaskan oleh gas ke udara,” kata Iwa di Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Bandung, Sabtu (20/4/2019), seperti dalam keterangan tertulis.


Keseriusan Pemprov Jabar juga terlihat dari upayanya dalam pemenuhan sambungan listrik ke seluruh pelosok Jabar hingga mencapai 100 persen.

Iwa menuturkan, pemenuhan kebutuhan sambungan listrik ini tidak menggunakan APBD, tetapi melalui dana corporate social responsibility (CSR) perusahaan.

Dia mengungkapkan sudah ada beberapa perusahaan yang bersedia membantu sehingga Pemprov Jabar tinggal melengkapi data lokasi masyarakat yang belum terpasang listrik.

“Kami akan menuntaskan sisa-sisa masyarakat yang belum bisa menikmati listrik. Kami akan dorong, kami akan data. (Biaya instalasi listrik) Tidak mengunakan APBD, tetapi menggunakan CSR yang memang mereka juga sudah siap,” kata Iwa.

Seperti diketahui, Jabar adalah provinsi dengan pengguna LPG bersubisdi 3 kilogram terbesar di Indonesia. Alokasi tahun 2019 mencapai 1,3 juta ton LPG atau mencapai total 20 persen dari kuota LPG secara nasional.

Di sisi lain Jabar merupakan daerah pelanggan rumah tangga pemakaian listrik dengan jumlah besar, yang mencapai lebih dari 12,9 juta rumah tangga pelanggan PLN, sehingga memang ada potensi pengalihan konversi di Jabar.

Apabila digunakan secara masif dan menyeluruh, potensi penurunan emisi karbon mencapai 5,48 gigaton CO2 ekuivalen per tahun.

"Kontribusi terhadap peningkatan konsumsi listrik per kapita pada pengguna listrik dengan daya 2.200 VA, dengan jumlah pelanggan sebanyak 274.000, sehingga akan berdampak sebesar 6,08 kWh per kapita per tahun," kata Iwa.

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Kasus Tewasnya 2 Siswa SMA Taruna, Polisi Segera Tetapkan Tersangka Baru

Kasus Tewasnya 2 Siswa SMA Taruna, Polisi Segera Tetapkan Tersangka Baru

Regional
Rabu, Arya Mantan Bocah Obesitas Akan Jalani Operasi Gelambir

Rabu, Arya Mantan Bocah Obesitas Akan Jalani Operasi Gelambir

Regional
Peringati Hari Anak, Ganjar Ajak Anak dengan HIV/AIDS Bermain Bola

Peringati Hari Anak, Ganjar Ajak Anak dengan HIV/AIDS Bermain Bola

Regional
Bukannya Pidato, Ganjar Pilih Bermain Engklek

Bukannya Pidato, Ganjar Pilih Bermain Engklek

Regional
Pembatalan PNS Dokter Gigi Romi Telah Dikonsultasikan dengan Kemenpan RB dan Kemenkes

Pembatalan PNS Dokter Gigi Romi Telah Dikonsultasikan dengan Kemenpan RB dan Kemenkes

Regional
201 Perguruan Tinggi Swasta di Jabar dan Banten Belum Terakreditasi

201 Perguruan Tinggi Swasta di Jabar dan Banten Belum Terakreditasi

Regional
Cerita Warga Australia Traveling dengan Land Rover, Keliling Sejumlah Negara hingga Jatuh di Underpass Kentungan

Cerita Warga Australia Traveling dengan Land Rover, Keliling Sejumlah Negara hingga Jatuh di Underpass Kentungan

Regional
Wagub Uu Bagikan 300 Sertifikat Halal untuk Pelaku Usaha Kecil

Wagub Uu Bagikan 300 Sertifikat Halal untuk Pelaku Usaha Kecil

Regional
Video Detik-detik Land Rover dan Truk Terguling ke Lubang Proyek Underpass Kentungan

Video Detik-detik Land Rover dan Truk Terguling ke Lubang Proyek Underpass Kentungan

Regional
Sekolah Disegel, Ratusan Siswa SD di Bengkulu Belajar di Jalan

Sekolah Disegel, Ratusan Siswa SD di Bengkulu Belajar di Jalan

Regional
Soal Mediasi Antara Lisa Marlina dan Ni Luh Djelantik, Ini Kata Polisi

Soal Mediasi Antara Lisa Marlina dan Ni Luh Djelantik, Ini Kata Polisi

Regional
Mengingat Nazar Amien Rais Saat Pilpres 2014

Mengingat Nazar Amien Rais Saat Pilpres 2014

Regional
Lewat Anak Muda, Wali Kota Hendi Berhasil Tingkatkan IPM Kota Semarang

Lewat Anak Muda, Wali Kota Hendi Berhasil Tingkatkan IPM Kota Semarang

Regional
KPK Geledah Rumah Staf Gubernur Kepri Nonaktif di Batam

KPK Geledah Rumah Staf Gubernur Kepri Nonaktif di Batam

Regional
Akun Lisa Marlina Disebut Hina Warga Bali, Ni Luh Djelantik Resmi Lapor Polisi

Akun Lisa Marlina Disebut Hina Warga Bali, Ni Luh Djelantik Resmi Lapor Polisi

Regional
Close Ads X