Masuk Lewat Pintu Belakang, Sukri Bacok Leher Jasmin yang Tertidur Pulas

Kompas.com - 19/04/2019, 18:38 WIB
Polisi memasang garis polisi dan melakukan pemeriksaan di rumah korban, Jasmin (35), di Desa Nglandeyan, Kecamatan Kedungtuban, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, Kamis (18/4/2019). ? Dokumen Polres BloraPolisi memasang garis polisi dan melakukan pemeriksaan di rumah korban, Jasmin (35), di Desa Nglandeyan, Kecamatan Kedungtuban, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, Kamis (18/4/2019). ?

BLORA, KOMPAS.com - Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Blora meringkus Sukri (30) di Desa Nglandeyan, Kecamatan Kedungtuban, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, Kamis (18/4/2019) malam. 

Sukri diduga telah membacok tetangganya, Jasmin (35), saat sedang tertidur hingga tewas. 

Kasat Reskrim Polres Blora AKP Heri Dwi Utomo mengatakan, pelaku dibekuk saat bersantai di dalam rumah.

Baca juga: Tak Sampai 24 Jam, Polisi Ringkus Pembunuh Jasmin, Pria yang Dikira Muntah Darah

Sukri kemudian dibawa ke Mapolres Blora.

Kepada polisi, Sukri mengaku masuk lewat pintu belakang rumah korban yang tak terkunci pada Kamis dini hari.

Saat itu, penghuni rumah diketahui tengah tertidur lelap.

Baca juga: Disangka Muntah Darah, Jasmin Ditemukan Tewas dengan Luka di Leher

Pelaku langsung masuk kamar dan melihat korban tertidur pulas di atas kasur. Korban tidur sendirian, sementara istri dan anaknya tidur di ruang tamu.

"Seketika itu, pelaku yang sudah membawa senjata tajam jenis sabit langsung membacok leher korban beberapa kali. Saat itu lampu kamar dimatikan pelaku. Pelaku langsung kabur setelah dipastikan korban tewas," ujar Heri saat dihubungi Kompas.com, Jumat (19/4/2019).

Sebelumnya, masyarakat dihebohkan dengan tewasnya Jasmin (35), petani asal Desa Nglandeyan, Kecamatan Kedungtuban, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, Kamis.

Baca juga: Nasib Jasmin yang Terancam Penjara Setelah Jual Kayu Perhutani untuk Beli Beras

Bapak satu anak ini ditemukan meregang nyawa dengan kondisi mengenaskan di dalam rumahnya.

Jasad Jasmin pertama kali ditemukan istrinya, Tarsih (29), menjelang pukul 04.30 di kamar depan rumah.

Tarsih terkejut melihat kondisinya suaminya yang sudah bersimbah darah. Tarsih pun sontak langsung histeris karena suaminya itu tak lagi bernafas.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

11 Nakes Positif Covid-19, Layanan Puskesmas di Kota Palopo Dialihkan

11 Nakes Positif Covid-19, Layanan Puskesmas di Kota Palopo Dialihkan

Regional
Kandang Ayam Terbakar di Grobogan, 40.000 Ekor Mati dan Kerugian Capai Rp 2,5 Miliar

Kandang Ayam Terbakar di Grobogan, 40.000 Ekor Mati dan Kerugian Capai Rp 2,5 Miliar

Regional
Ayah di Jember Tega Setubuhi Anak Tirinya hingga Hamil 6 Bulan

Ayah di Jember Tega Setubuhi Anak Tirinya hingga Hamil 6 Bulan

Regional
Kronologi Anggota DPRD Dibacok Saat Melerai Keributan soal Knalpot Bising

Kronologi Anggota DPRD Dibacok Saat Melerai Keributan soal Knalpot Bising

Regional
Sebelum Diperkosa 2 Pemuda, Remaja Putri di Kalbar Dicekoki Miras

Sebelum Diperkosa 2 Pemuda, Remaja Putri di Kalbar Dicekoki Miras

Regional
Dramatis, Penangkapan Perwira Polisi Diduga Jadi Kurir Sabu Diwarnai Tembakan

Dramatis, Penangkapan Perwira Polisi Diduga Jadi Kurir Sabu Diwarnai Tembakan

Regional
[POPULER NUSANTARA] Kisah 4 Bocah Tak Terurus, Ibu ODGJ | Tarik-menarik dengan Buaya, Titus Selamatkan Adik

[POPULER NUSANTARA] Kisah 4 Bocah Tak Terurus, Ibu ODGJ | Tarik-menarik dengan Buaya, Titus Selamatkan Adik

Regional
Cemburu Berujung Maut, Perempuan Hamil 7 Bulan Tewas di Tangan Suami Siri

Cemburu Berujung Maut, Perempuan Hamil 7 Bulan Tewas di Tangan Suami Siri

Regional
Fakta Perwira Polisi Bawa 16 Kg Sabu, Ditembak Saat Hendak Kabur dan Terancam Hukuman Mati

Fakta Perwira Polisi Bawa 16 Kg Sabu, Ditembak Saat Hendak Kabur dan Terancam Hukuman Mati

Regional
Hendak Lerai Keributan, Anggota DPRD Ini Malah Dibacok Warga

Hendak Lerai Keributan, Anggota DPRD Ini Malah Dibacok Warga

Regional
Klarifikasi soal Hoaks, KPU Ogan Ilir Pastikan Calon Petahana Masih Didiskualifikasi

Klarifikasi soal Hoaks, KPU Ogan Ilir Pastikan Calon Petahana Masih Didiskualifikasi

Regional
Anggota DPRD Jeneponto Dibacok, Berawal dari Masalah Knalpot Bising

Anggota DPRD Jeneponto Dibacok, Berawal dari Masalah Knalpot Bising

Regional
Usai Bertemu Calon Suami, Perempuan Ini Kehilangan Indra Penciuman, Ternyata Kena Corona

Usai Bertemu Calon Suami, Perempuan Ini Kehilangan Indra Penciuman, Ternyata Kena Corona

Regional
Detik-detik Perwira Polisi Ditangkap Bawa 16 Kg Sabu, Sempat Diberondong Tembakan agar Menyerah

Detik-detik Perwira Polisi Ditangkap Bawa 16 Kg Sabu, Sempat Diberondong Tembakan agar Menyerah

Regional
Awalnya untuk Usir Kebosanan, Kini Usaha Sofa Botol Plastik Andi Bisa Raup Jutaan Rupiah

Awalnya untuk Usir Kebosanan, Kini Usaha Sofa Botol Plastik Andi Bisa Raup Jutaan Rupiah

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X