Korban Amuk Massa Pos TNI AL Lhokseumawe Jalani Operasi Jahit Pelipis

Kompas.com - 19/04/2019, 13:04 WIB
Massa memenuhi halaman Pos TNI AL di Desa Pusong Lama, Kecamatan Banda Sakti, Kota Lhokseumawe, Aceh, Rabu (17/4/2019) malam IstimewaMassa memenuhi halaman Pos TNI AL di Desa Pusong Lama, Kecamatan Banda Sakti, Kota Lhokseumawe, Aceh, Rabu (17/4/2019) malam

ACEH UTARA, KOMPAS.com – Bukhari (40), warga Desa Pusong Lama, Kecamatan Banda Sakti, Kota Lhokseumawe, selesai menjalani operasi luka berat di bagian pelipis kanannya pada Kamis (18/4/2019) sore.

Bukhari mengalami luka berat di bagian pelipis saat terjadi amuk massa di Pos TNI AL Lhokseumawe di Desa Pusong, Kecamatan Banda Sakti, Kota Lhokseumawe, Rabu (17/4/2019). 

Bukhari diduga terkena lemparan batu. 

Kepala Hubungan Masyarakat, Rumah Sakit Umum Cut Meutia (RSUCM), Kabupaten Aceh Utara, Saiful, dihubungi per sambungan telepon malam ini menyebutkan kondisi kesehatan Bukhari mulai membaik.

Baca juga: Amuk Massa di Pos TNI Lhokseumawe, Satu Brimob Dilarikan ke Rumah Sakit

“Operasi jahit pelipisnya tadi juga lancar. Tidak ada kendala apa-apa. Aman operasinya,” sebut Saiful.

Dia menyebutkan, saat ini, Bukhari dirawat intensif di ruang bedah pria, rumah sakit milik Pemerintah Kabupaten Aceh Utara itu.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Sejauh ini tidak ada kendala apa pun buat perawatannya. Namun butuh perawatan di sini beberapa hari ke depan. Semoga besok atau lusa semakin membaik,” pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan, massa mengamuk dan sempat membakar ban di Pos TNI Angkatan Laut, di Desa Pusong Lama, Kecamatan Banda Sakti, Kota Lhokseumawe, Rabu (17/4/2019) malam.

Bahkan, massa sempat melempari batu ke pos TNI yang berada di Tempat Pendaratan Ikan (TPI) Pusong, Kota Lhokseumawe. Kaca markas TNI AL pecah, selain itu satu brimob dan satu warga sipil mengalami luka-luka.

Baca juga: Amuk Massa di Pos TNI AL Lhokseumawe, Penghitungan Suara Pemilu Sempat Terhenti



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

BST Mulai Disalurkan di Semarang, Walkot Hendi Jelaskan Teknis Distribusinya

BST Mulai Disalurkan di Semarang, Walkot Hendi Jelaskan Teknis Distribusinya

Regional
Atasi Dampak Pandemi, Anggota DPRD PDIP hingga Wali Kota Hendi Serahkan Gajinya

Atasi Dampak Pandemi, Anggota DPRD PDIP hingga Wali Kota Hendi Serahkan Gajinya

Regional
Percepat Pemulihan DAS Citarum, Jabar Gandeng Monash University

Percepat Pemulihan DAS Citarum, Jabar Gandeng Monash University

Regional
Kepada Wapres, Ridwan Kamil: Berita Baik, BOR Jabar Turun Terus

Kepada Wapres, Ridwan Kamil: Berita Baik, BOR Jabar Turun Terus

Regional
Percepat Herd Immunity, Pemkot Semarang Lakukan Vaksinasi Keliling

Percepat Herd Immunity, Pemkot Semarang Lakukan Vaksinasi Keliling

Regional
Dibantu Dompet Dhuafa, Para Guru Ngaji di Lampung Bisa Berkurban

Dibantu Dompet Dhuafa, Para Guru Ngaji di Lampung Bisa Berkurban

Regional
Dinilai Efektif, Kebijakan Ridwan Kamil Atasi Covid-19 Disorot Media Australia

Dinilai Efektif, Kebijakan Ridwan Kamil Atasi Covid-19 Disorot Media Australia

Regional
Walkot Madiun Prioritaskan Pembagian Daging Kurban untuk Warga Isoman

Walkot Madiun Prioritaskan Pembagian Daging Kurban untuk Warga Isoman

Regional
Bantu Pulihkan Sektor Kesehatan dan Ekonomi, Disparbud Jabar Ajak Pelaku Ekraf Ikuti Vaksinasi

Bantu Pulihkan Sektor Kesehatan dan Ekonomi, Disparbud Jabar Ajak Pelaku Ekraf Ikuti Vaksinasi

Regional
Jika Kasus Covid-19 Turun, Pemkot Semarang Akan Longgarkan Pembatasan

Jika Kasus Covid-19 Turun, Pemkot Semarang Akan Longgarkan Pembatasan

Regional
Bantu Warga Selama PPKM Darurat, Ganjar Minta Kepala Daerah Keluarkan Bansos

Bantu Warga Selama PPKM Darurat, Ganjar Minta Kepala Daerah Keluarkan Bansos

Regional
Dorong Pendapatan UMKM, Walkot Maidi Minta ASN Belanja Sembako di Toko Terdekat

Dorong Pendapatan UMKM, Walkot Maidi Minta ASN Belanja Sembako di Toko Terdekat

Regional
Gerak Cepat Pasok Oksigen di RS, Pemprov Jabar Gandeng BUMN dan Swasta

Gerak Cepat Pasok Oksigen di RS, Pemprov Jabar Gandeng BUMN dan Swasta

Regional
Kang Emil Sebut Idul Adha Jadi Momentum Saling Menguatkan di Kala Pandemi

Kang Emil Sebut Idul Adha Jadi Momentum Saling Menguatkan di Kala Pandemi

Regional
PPKM Darurat Diperpanjang, Ini Strategi Khusus Pemkot Madiun Tangani Covid-19

PPKM Darurat Diperpanjang, Ini Strategi Khusus Pemkot Madiun Tangani Covid-19

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X