Sepekan Jalani Perawatan, Seorang Korban Ledakan Ruko di Medan Meninggal

Kompas.com - 18/04/2019, 23:59 WIB
Ledakan terjadi di salah satu rumah toko berlantai tiga di Jalan Kruing, Kelurahan Sekip, Kecamatan Medan Petisah, Medan pada Kamis (11/4/2019) malamKOMPAS.com / MEI LEANDHA Ledakan terjadi di salah satu rumah toko berlantai tiga di Jalan Kruing, Kelurahan Sekip, Kecamatan Medan Petisah, Medan pada Kamis (11/4/2019) malam

MEDAN, KOMPAS.com - Salah satu korban ledakan gas di sebuah ruko di Medan, Sumut, Rahmat Effendi, meninggal setelah sepekan menjalani perawatan intensif di rumah sakit, Kamis (18/4/2019).

Rahmat merupakan salah satu korban ledakan gas yang terjadi di sebuah ruko di Medan, Sumut, Kamis (11/4/2019).

Rahmat meninggal dengan luka bakar di hampir sekujur tubuhnya.

Di rumah duka di Jalan PWS Lorong Kerang, Kelurahan Sei Putih Timur II, Kecamatan Medan Petisah, sejumlah kerabat korban melayat.


Baca juga: Polisi Belum Bisa Pastikan Ledakan Ruko di Medan karena Tabung Gas atau Instalasi PGN

Kakak Rahmat, Ana mengatakan, pada Kamis, Rahmat sudah dipindahkan ke Rumah Sakit Imelda di Jalan Bilal setelah sebelumnya dirawat di Rumah Sakit Royal Prima. Di Rumah Sakit Imelda, Rahmat menghembuskan nafas terakhirnya sekitar pukul 14.00 WIB.

Rahmat, kata Ana, sudah dua kali menjalani bedah kulit akibat luka bakar di seluruh tubuhnya. Bahkan usai bedah, Rahmat sempat sadarkan diri. Namun pada pukul 13.00, kondsisi Rahmat menurun dan sadar sebentar dan sempat meminta pulang karena merasa tidak nyaman berada di rumah sakit.

Baca juga: Ledakan Terjadi di Ruko Medan, 2 Anak Tewas dan 5 Orang Dewasa Terluka

Sedangkan istri Rahmat yang ikut menjadi korban, Nurmala Dewi, hingga kini masih dalam perawatan secara intensif dengan luka bakar yang serius.

Bobby, adik kandung Nurmala Dewi mengatakan, baru sekitar setahun Rahmat dan kakaknya membuka usahanya di sekitar ruko tersebut.

Bobby menilai peristiwa yang terjadi adalah musibah.

"Belum ada setahun di situ kalau tak salah. Tapi sudah begini, ya siapa yang menyangka," katanya.

Di rumah duka, tetangga dan kerabat korban tampak berdatangan. Keluarga menggelar doa bersama di rumah. Salah seorang keluarganya mengatakan bahwa jenazah Rahmat akan dikebumikan besok, Jumat (19/4/2019).

Diberitakan sebelumnya, ledakan terjadi di Jalan Kruing Medan, Kamis (11/4/2019). Akibat peristiwa itu, sejumlah ruko mengalami kerusakan dan mengakibatkan 12 orang menjadi korban.

Dua di antaranya Jafier (10) dan Eren (2) tewas, sementara 6 orang dirawat di rumah sakit dan 4 orang rawat jalan.

Polisi hingga kini belum bisa memastikan ledakan di ruko tersebut karena tabung gas atau instalasi PGN.

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Close Ads X