Ganjar Optimis Partisipasi Pemilu di Jateng Capai 80 Persen

Kompas.com - 18/04/2019, 18:40 WIB
Gubernur Jateng Ganjar Pranowo bersama keluarga menyalurkan hak pilihnya di Pemilu 2019. Mereka kompak mengenakan pakaian serba putih, Rabu (17/4/2019). KOMPAS.com/NAZAR NURDINGubernur Jateng Ganjar Pranowo bersama keluarga menyalurkan hak pilihnya di Pemilu 2019. Mereka kompak mengenakan pakaian serba putih, Rabu (17/4/2019).

SEMARANG, KOMPAS.com - Gubernur Jawa Tengah ( Jateng) Ganjar Pranowo optimistis partisipasi masyarakat pada Pemilu 17 April di Jateng melebihi target.

Ganjar mendapat laporan bahwa partipasi pemilu di Jateng telah mencapai 80 persen, atau melebihi target partisipasi sebesar 77,7 persen.

"Tadi disampaikan oleh KPU, partisipasi mencapai 80 persen. Partisipasi ini melampaui target," kata Ganjar, saat konferensi pers bersama Forkominda Jawa Tengah, di rumah dinas, Kamis (18/4/2019).

Baca juga: Quick Count Pilpres 2019 Poltracking di Jabar, DKI, Banten, Jateng, DIY, dan Jatim

Ganjar mengatakan, partipasi yang tinggi diakuinya sendiri. Saat mencoblos di TPS 1 Gajahmungkur, masyarakat sudah berkumpul untuk menyalurkan hak pilihnya sejak pagi.

Hal itu menunjukkan antusiasnya masyarakat menggunakan hak pilihnya di dalam pemilu.

"Saya lihat sendiri saat pagi sebelum mencoblos, masyarakat sudah berkumpul, bahkan ada yang datang sebelum jam 07.00 WIB," katanya.

Baca juga: DPD PDI-P Klaim Perolehan Suara Jokowi-Maruf di Jateng Lampaui Target

Kader PDI-P ini menilai, pelaksanaan pemilu berlangsung lancar dan aman. Tidak ada masalah serius yang dilaporkan selama hari pencoblosan.

Ganjar yakin tidak adanya masalah yang berarti di dalam pemilu menunjukkan makin dewasanya pemilih. Selain itu, kualitas demokrasi juga semakin baik.

Kendati demikian, masalah yang muncul pada hari pencoblosan masih saja terjadi dan akan dijadikan catatan bersama. Masalah yang muncul misalnya surat suara DPRD yang tertukar antar daerah pemilihan, dan kesalahan administrasi sehingga diputuskan pemungutan suara ulang.

"Semuanya sudah ditangani dengan baik. Memang yang serius adalah PSU di tiga TPS. Tapi itu bukan karena pelanggaran serius, karena administrasi saja," ujarnya.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X