Maju Jadi Caleg, Djarot Ingin Tunjukkan Warga Sumut Menghargai Perbedaan

Kompas.com - 18/04/2019, 17:21 WIB
Djarot Syaiful Hidayat di TPS 10 di Kelurahan Madras, Kecamatan Medan Polonia, Rabu (17/4/2019) KOMPAS.com / MEI LEANDHADjarot Syaiful Hidayat di TPS 10 di Kelurahan Madras, Kecamatan Medan Polonia, Rabu (17/4/2019)

MEDAN, KOMPAS.com - Mantan Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat mencoba peruntungan dengan menjadi calon legislatif DPR RI dari Daerah Pemilihan (Dapil) Sumut 3 melalui PDI Perjuangan.

Djarot mengatakan, mendapatkan laporan sejak Rabu (17/4/2019) pagi sudah banyak yang memilih dia. 

"Saya ingin menunjukkan bahwa warga Sumut menerima siapapun seluruh warga Indonesia di sini, termasuk warga Jawa. Banyak sekali warga Sumut yang jadi calon di Jawa. Saya di sini, ini adalah tantangan. Kalau pingin enak, ya di Jawa," ujar Djarot sambil tertawa, Rabu. 

Baca juga: Djarot Syaiful Hidayat: Orang Baik Pasti Pilih Orang Baik


Djarot dan keluarganya mengaku sudah mencintai Sumut. Kegagalan saat Pemilihan Gubernur Sumut pada 2018 lalu tidak membuatnya meninggalkan daerah itu.

Djarot dan PDI Perjuangan, partai yang mengusungnya, bertahan sebagai ungkapan kecintaannya kepada Sumut.

Djarot sempat menyinggung soal kinerja Jokowi yang diapresiasi oleh warga Sumut. Hal itu diketahui Djarot saat berkampanye ke daerah pemilihannya.

Baca juga: Quick Count Pilpres Kompas di Sumatera Bagian Utara: Prabowo Unggul 61,87 Persen, Jokowi 38,13 Persen

 

Dalam ingatan mereka, kata Djarot, hanya di jaman Jokowi pembangunan infrastrukturnya begitu terasa. Belum lagi program-programn yang pro rakyat seperti dana Program Keluarga Harapan (PKH).

"Waduh, mereka mengucapkan terima kasih dan berharap Jokowi diberi kesempatan satu kali lagi," ujarnya.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemkab Karawang Mengalokasikan hingga 20 Persen Beasiswa untuk Santri

Pemkab Karawang Mengalokasikan hingga 20 Persen Beasiswa untuk Santri

Regional
Bupati Trenggalek Berharap Santri Menjadi Pelopor Toleransi dan Perdamaian

Bupati Trenggalek Berharap Santri Menjadi Pelopor Toleransi dan Perdamaian

Regional
Fakta Lengkap Kasus 4 Kucing Disiksa di Pontianak, Pelaku Jalani Tes Kejiwaan hingga Satu Ekor Mati

Fakta Lengkap Kasus 4 Kucing Disiksa di Pontianak, Pelaku Jalani Tes Kejiwaan hingga Satu Ekor Mati

Regional
Pemdaprov Jabar Dukung Pemberdayaan Ekonomi Melalui UP2K

Pemdaprov Jabar Dukung Pemberdayaan Ekonomi Melalui UP2K

Regional
Ganjar: Ramalan Santri tentang Prabowo Jadi Kenyataan

Ganjar: Ramalan Santri tentang Prabowo Jadi Kenyataan

Regional
Mampu Selesaikan Tantangan Gubernur Banten, 2 Santri Diberangkatkan Umroh

Mampu Selesaikan Tantangan Gubernur Banten, 2 Santri Diberangkatkan Umroh

Regional
Cerita di Balik Densus 88 Diminta Lepas Sepatu Saat Geledah Kos Terduga Teroris

Cerita di Balik Densus 88 Diminta Lepas Sepatu Saat Geledah Kos Terduga Teroris

Regional
Polisi Tangkap Pria yang Tusuk Mata 4 Kucing dengan Kayu di Pontianak

Polisi Tangkap Pria yang Tusuk Mata 4 Kucing dengan Kayu di Pontianak

Regional
Bandung Dilanda Angin Kencang, Begini Penjelasan BMKG

Bandung Dilanda Angin Kencang, Begini Penjelasan BMKG

Regional
Kronologi Bentrok di UNM yang Berujung Penikaman 2 Mahasiswa

Kronologi Bentrok di UNM yang Berujung Penikaman 2 Mahasiswa

Regional
Status Gunung Tangkuban Parahu Normal, Ridwan Kamil: Kita Viralkan

Status Gunung Tangkuban Parahu Normal, Ridwan Kamil: Kita Viralkan

Regional
Hujan Guyur Sumatera Barat, Kualitas Udara Mulai Membaik

Hujan Guyur Sumatera Barat, Kualitas Udara Mulai Membaik

Regional
Kisah Reza, Anak Sopir Lulus ITB IPK 3,98: Pernah Dihina karena Ibu Tak Kerja hingga Jajan Rp 5.000 Per Hari

Kisah Reza, Anak Sopir Lulus ITB IPK 3,98: Pernah Dihina karena Ibu Tak Kerja hingga Jajan Rp 5.000 Per Hari

Regional
Dampak Angin Kencang di Sejumlah Daerah, Satu Warga Tewas hingga Ratusan Mengungsi

Dampak Angin Kencang di Sejumlah Daerah, Satu Warga Tewas hingga Ratusan Mengungsi

Regional
Angin Kencang di Magelang: Fenomena Tak Biasa, Ribuan Warga Mengungsi hingga Status Tanggap Darurat

Angin Kencang di Magelang: Fenomena Tak Biasa, Ribuan Warga Mengungsi hingga Status Tanggap Darurat

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X