"Money Politics" di Bengkulu, Uang Yang Diterima antara Rp 25.000 hingga Rp 200.000

Kompas.com - 18/04/2019, 11:26 WIB
Ilustrasi uang dalam amplop. SHUTTERSTOCKIlustrasi uang dalam amplop.

BENGKULU, KOMPAS.com - Ada beragam cerita menyoal politik uang dalam Pemilu 2019. Meski sejumlah kalangan berjuang keras melawan politik uang namun aroma money politic masih terasa menyengat di masyarakat.

Beragam kisah politik uang berhasil diterima Kompas.com di Bengkulu. Politik uang biasanya diberikan dengan alasan uang saksi di TPS.

Ada pula sejumlah caleg memberikan uang langsung pada masyarakat walau tanpa iming-iming uang saksi.

Baca juga: Jelang Pilkada Serentak, KPK-Polri Akan Bentuk Satgas Money Politic

Uang yang diberikan biasanya dengan sistem paket atau per orang caleg. Untuk paket misalnya satu kandidat Caleg DPR-RI berpasangan dengan DPD, uang yang diberikan beragam berkisar Rp 150 rbu hingga Rp 200 ribu per paket.

Selanjutnya, untuk harga per caleg di Bengkulu berkisar Rp 200 ribu untuk DPRD kabupaten/kota. Rp 50 ribu untuk DPRD tingkat provinsi dan Rp 25 ribu untuk DPR RI dan DPD.

Sebut saja AA (24) ia mengisahkan pada Kompas.com jika mendapatkan Rp 150 ribu dari dua Caleg DPR RI dan DPD RI.

"Saya gak kenal tapi karena dikasih uang ya saya coblos saja," jelasnya.

Ia tak bersedia namanya dituliskan, namun bersedia menceritakan pengalamannya pada Kompas.com.

Mohon jangan ditulis nama saya," sebutnya.

Galau terima uang dari caleg Beda

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemkot Yogyakarta Klaim Sudah Minta Indonesian Scooter Festival Diawasi

Pemkot Yogyakarta Klaim Sudah Minta Indonesian Scooter Festival Diawasi

Regional
Polisi Dalami Keterlibatan FPI Dalam Demonstrasi di Rumah Mahfud MD

Polisi Dalami Keterlibatan FPI Dalam Demonstrasi di Rumah Mahfud MD

Regional
Buat Kerumunan di Yogyakarta, Indonesian Scooter Festival Dibubarkan

Buat Kerumunan di Yogyakarta, Indonesian Scooter Festival Dibubarkan

Regional
Debat Publik Pilkada Surabaya, Kedua Paslon Ungkap Gagasan Jaga Toleransi

Debat Publik Pilkada Surabaya, Kedua Paslon Ungkap Gagasan Jaga Toleransi

Regional
Bertahun-tahun Jembatan Tak Kunjung Diperbaiki, Warga Bima Nekat Terjang Sungai

Bertahun-tahun Jembatan Tak Kunjung Diperbaiki, Warga Bima Nekat Terjang Sungai

Regional
Teriak 'Bunuh..Bunuh', Pedemo Rumah Mahfud MD Ditetapkan Tersangka

Teriak "Bunuh..Bunuh", Pedemo Rumah Mahfud MD Ditetapkan Tersangka

Regional
Anggota DPRD Diduga Jadi Penadah Hasil Rampokan Oknum Polisi di Lampung

Anggota DPRD Diduga Jadi Penadah Hasil Rampokan Oknum Polisi di Lampung

Regional
Cerita Nenek Lumpuh di Pematangsiantar Pasrah Tenggelam Saat Banjir

Cerita Nenek Lumpuh di Pematangsiantar Pasrah Tenggelam Saat Banjir

Regional
Bunuh Anak Tirinya, Perempuan Ini Sempat Mengaku Korban Meninggal karena Sakit

Bunuh Anak Tirinya, Perempuan Ini Sempat Mengaku Korban Meninggal karena Sakit

Regional
13 Pejabat Bantaeng Positif Covid-19, Alami Gejala Demam dan Batuk

13 Pejabat Bantaeng Positif Covid-19, Alami Gejala Demam dan Batuk

Regional
Sudah 2 Pekan Jalan Penghubung Rohul-Bengkalis Terendam Banjir

Sudah 2 Pekan Jalan Penghubung Rohul-Bengkalis Terendam Banjir

Regional
Gunung Ile Lewotolok Meletus 3 Kali pada Hari Ini

Gunung Ile Lewotolok Meletus 3 Kali pada Hari Ini

Regional
62 Kades di Jateng Langgar Netralitas Pilkada, Bawaslu Lapor ke Mendagri

62 Kades di Jateng Langgar Netralitas Pilkada, Bawaslu Lapor ke Mendagri

Regional
Sesosok Mayat Ditemukan Mengambang di Perairan Pulau Komodo

Sesosok Mayat Ditemukan Mengambang di Perairan Pulau Komodo

Regional
Ambisi Sumedang Jadikan Waduk Jatigede Wisata Kelas Dunia, Ingin Kalahkan Banyuwangi

Ambisi Sumedang Jadikan Waduk Jatigede Wisata Kelas Dunia, Ingin Kalahkan Banyuwangi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X