Lahir Usai Sang Ibu Nyoblos, Bayi Ini Diberi Nama Wimar, Singkatan Jokowi-Ma’ruf

Kompas.com - 18/04/2019, 11:09 WIB
Muhammad Eka Wimar, bayi yang lahir usai ibunya mencoblos di TPS Tribun Timur/ANSARMuhammad Eka Wimar, bayi yang lahir usai ibunya mencoblos di TPS
Editor Khairina

KOMPAS.com-Rubiah (26) sudah merasa mulas saat ia mendatangi TPS 3 Kanjitongeng, di Dusun Kanjitongeng, Desa Mattirotasi, Kecamatan Maros Baru, Kabupaten Maros, Rabu (17/4/2019). Istri dari Slamet Budianto (28) itu tengah hamil tua dan menanti saat persalinan.

Rubiah ngotot mencoblos untuk memberikan suaranya bagi pasangan Jokowi-Ma’ruf Amin. Di bilik suara, rasa sakit yang ia rasakan semakin bertambah.

Baca juga: Quick Count Menangkan Jokowi, Kepala Suku di Papua Siap Hibahkan 10 Hektar Tanah untuk Bangun Istana Negara

Tiba di rumah, sekitar pukul 09.30 Wita, Rubiah pun melahirkan dibantu sang kakak, Rukiah. Bidan yang ia panggil baru datang setelah sang anak lahir.

 “Anak kedua saya lahir setelah mencoblos. Kami namakan Muhammad Eka Wimar. Eka artinya satu, Wimar singkatan Jokowi-Ma’ruf,” kata Rubiah.

Baca juga: Petugas Kelelahan, Proses Penghitungan Suara di TPS di Purwokerto Tak Tuntas

Rubiah dan sang suami Slamet memberi nama yang berkaitan dengan Pemilu 2019. Pasangan tersebut menggunakan nama Jokowi-Ma’ruf dengan harapan anak tersebut tumbuh menjadi anak yang sukses dan sederhana.

“Jadi Wimar ini hanya nama kebetulan, tidak pernah kami rencanakan. Hanya karena lahir di hari pencoblosan, makanya kami cari nama singkatan itu,” jelasnya.

Wimar lahir dengan berat 2,8 kilogram dan panjang badan 48 sentimeter.

 


Artikel ini telah tayang di tribun-timur.com dengan judul Pasutri di Maros Ini Beri Nama Bayinya Wimar, Singkatan Jokowi-Ma'ruf, http://makassar.tribunnews.com/2019/04/18/pasutri-di-maros-ini-beri-nama-bayinya-wimar-singkatan-jokowi-maruf?page=1.

Baca tentang
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Sumber
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dalam Semalam 2 Bentrok Warga Terjadi di Tapanuli Selatan, gara-gara Senjata Mainan dan Knalpot Bising

Dalam Semalam 2 Bentrok Warga Terjadi di Tapanuli Selatan, gara-gara Senjata Mainan dan Knalpot Bising

Regional
Mulai Juli, Siswa di Bukittinggi Kembali Belajar di Sekolah

Mulai Juli, Siswa di Bukittinggi Kembali Belajar di Sekolah

Regional
Pasangan Suami Istri Tewas Usai Pesta Minuman Keras Setelah Lebaran

Pasangan Suami Istri Tewas Usai Pesta Minuman Keras Setelah Lebaran

Regional
Sebelum New Normal, Malang Raya Jalani Masa Transisi Selama 7 Hari

Sebelum New Normal, Malang Raya Jalani Masa Transisi Selama 7 Hari

Regional
Kasus Anak Positif Covid-19 di NTB Didominasi Bayi dan Balita

Kasus Anak Positif Covid-19 di NTB Didominasi Bayi dan Balita

Regional
Saat Warga di Papua Berkebun Massal Saat Pendemi, Rawan Kelaparan dan Cegah Kesulitan Pangan

Saat Warga di Papua Berkebun Massal Saat Pendemi, Rawan Kelaparan dan Cegah Kesulitan Pangan

Regional
Seorang Pria di Blitar Tercebur ke Sumur dan Terjebak Selama 2 Hari

Seorang Pria di Blitar Tercebur ke Sumur dan Terjebak Selama 2 Hari

Regional
Update Covid-19 Mimika: Total 205 Kasus Positif, 122 Pasien Masih Dirawat

Update Covid-19 Mimika: Total 205 Kasus Positif, 122 Pasien Masih Dirawat

Regional
Knalpot Blong Picu Keributan Antarwarga di Tapanuli Selatan, 1 Orang Tewas

Knalpot Blong Picu Keributan Antarwarga di Tapanuli Selatan, 1 Orang Tewas

Regional
Ombudsman Sumsel Investigasi Pemecatan 109 Tenaga Medis Ogan Ilir

Ombudsman Sumsel Investigasi Pemecatan 109 Tenaga Medis Ogan Ilir

Regional
Update Covid-19 NTB: Bayi 9 Bulan Meninggal, Tambah 25 Kasus Positif Baru

Update Covid-19 NTB: Bayi 9 Bulan Meninggal, Tambah 25 Kasus Positif Baru

Regional
Selama 5 Hari Gunungkidul Nihil Kasus Baru VIrus Corona

Selama 5 Hari Gunungkidul Nihil Kasus Baru VIrus Corona

Regional
Seekor Dugong Diselamatkan Setelah Terjerat Pukat Nelayan di Ketapang

Seekor Dugong Diselamatkan Setelah Terjerat Pukat Nelayan di Ketapang

Regional
Khofifah: Malang Raya Penuhi 6 Syarat Transisi Menuju Fase New Normal

Khofifah: Malang Raya Penuhi 6 Syarat Transisi Menuju Fase New Normal

Regional
Kapalnya Tenggelam, 6 ABK Terapung 3 Hari di Lautan hingga Ditolong Kapal Tangker

Kapalnya Tenggelam, 6 ABK Terapung 3 Hari di Lautan hingga Ditolong Kapal Tangker

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X