Surat Suara Kurang, 105 Warga Binaan Lapas Manokwari Tak Bisa Nyoblos

Kompas.com - 18/04/2019, 01:23 WIB
Petugas di Tempat Pemungutan Surat (TPS) 16 di Kelurahan Wosi, Distrik Manokwari Barat, yang sedang membuka kota surat suara, Rabu (17/4/2019). Kompas.Com/ Budy Setiawan Kontributor Kompas TV ManokwariPetugas di Tempat Pemungutan Surat (TPS) 16 di Kelurahan Wosi, Distrik Manokwari Barat, yang sedang membuka kota surat suara, Rabu (17/4/2019).

Antonius mengatakan, Dukcapil tidak dapat melakukan input data bagi penduduk dari daerah lain yang menjalani pidana di Lapas Manokwari. Ini mungkin menjadi kelemahan sistem yang harus diantisipasi oleh penyelenggara Pemilu.

"Hal itu yang menyebabkan warga binaan tidak bisa menyalurkan hak politiknya hari ini meskipun baik Lapas maupun Rutan terus mengirimkan data terbaru." jelas Anthonius.

Sementara, salah satu warga binaan yang tidak dapat menyalurkan hak suaranya, menyatakan kekecewaannya. Pasalnya perhelatan yang dilaksanakan sekali dalam lima tahun ini sangat menentukan masa depan bangsa ke depannya.

"Kecewa tapi mau bagaimana lagi, semoga saja yang menang bisa membawa bangsa ini jadi semakin baik lagi," ungkap warga binaan yang enggan disebutkan namanya.

Dari hasil perolehan suara di Lapas Manokwari, pasangan Jokowi-Ma'ruf memperoleh 98 suara, sedangkan Prabowo-Sandi 40 suara, dari total 138 surat suara sah. 

Halaman:
Baca tentang


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

16 Orang Terjangkit Covid-19 karena Arisan RT, Warga 'Diusir' Saat Kerja di Sawah

16 Orang Terjangkit Covid-19 karena Arisan RT, Warga "Diusir" Saat Kerja di Sawah

Regional
Kesaksian Warga Saat Banjir Bandang Sukabumi, Diawali Suara Benturan Keras

Kesaksian Warga Saat Banjir Bandang Sukabumi, Diawali Suara Benturan Keras

Regional
Penjelasan BMKG soal Penyebab Banjir Bandang di Sukabumi

Penjelasan BMKG soal Penyebab Banjir Bandang di Sukabumi

Regional
BERITA FOTO: Detik-detik Banjir Bandang Terjang Sukabumi, 2 Warga Hilang

BERITA FOTO: Detik-detik Banjir Bandang Terjang Sukabumi, 2 Warga Hilang

Regional
Prarekonstruksi, Mahasiswi di Makassar Diduga Diperkosa Saat Tak Sadarkan Diri

Prarekonstruksi, Mahasiswi di Makassar Diduga Diperkosa Saat Tak Sadarkan Diri

Regional
Cuaca Ekstrem, BMKG Peringatkan Wisatawan yang Menuju Puncak Bogor

Cuaca Ekstrem, BMKG Peringatkan Wisatawan yang Menuju Puncak Bogor

Regional
Kabupaten Bogor Dikepung Bencana, Bupati Berikan 7 Instruksi

Kabupaten Bogor Dikepung Bencana, Bupati Berikan 7 Instruksi

Regional
Fakta Terkini Banjir Bandang Sukabumi, Pabrik Aqua Terendam dan 2 Warga Hanyut

Fakta Terkini Banjir Bandang Sukabumi, Pabrik Aqua Terendam dan 2 Warga Hanyut

Regional
Pilkada di Tengah Pandemi Covid-19, IDI Makassar: Saatnya Pemerintah Rem Darurat

Pilkada di Tengah Pandemi Covid-19, IDI Makassar: Saatnya Pemerintah Rem Darurat

Regional
Keluar Daerah dan Bertemu Banyak Orang Penting, Para Menteri Wajib Ikut Tes Swab

Keluar Daerah dan Bertemu Banyak Orang Penting, Para Menteri Wajib Ikut Tes Swab

Regional
BMKG: Hujan Ekstrem Terjadi di Bogor

BMKG: Hujan Ekstrem Terjadi di Bogor

Regional
2 Pembuat Roti Hilang Terseret Banjir Bandang di Sukabumi

2 Pembuat Roti Hilang Terseret Banjir Bandang di Sukabumi

Regional
Plt Kadis Kesehatan Sultra Umumkan Dirinya Positif Corona, Kondisinya Stabil

Plt Kadis Kesehatan Sultra Umumkan Dirinya Positif Corona, Kondisinya Stabil

Regional
Ini Wilayah Bogor yang Mengalami Longsor dan Banjir akibat Hujan Ekstrem

Ini Wilayah Bogor yang Mengalami Longsor dan Banjir akibat Hujan Ekstrem

Regional
Pabrik Aqua di Sukabumi Ikut Terendam Banjir Bandang Cicurug

Pabrik Aqua di Sukabumi Ikut Terendam Banjir Bandang Cicurug

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X