Kilas Daerah Semarang
KILAS DAERAH

Di TPS Wali Kota Semarang Menjoblos, Jokowi Ungguli Prabowo Telak

Kompas.com - 17/04/2019, 21:58 WIB
Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi beserta istri menunjukkan surat suara usai melakukan pencoblosan surat suara di TPS 11, RT 1, RW 2,  Kelurahan Lempongsari, Kecamatan Gajahmungkur, Kota Semarang, Rabu (17/4/2019). Dok. Humas Pemerintah Kota SemarangWali Kota Semarang Hendrar Prihadi beserta istri menunjukkan surat suara usai melakukan pencoblosan surat suara di TPS 11, RT 1, RW 2, Kelurahan Lempongsari, Kecamatan Gajahmungkur, Kota Semarang, Rabu (17/4/2019).

KOMPAS.com – Di Tempat Pemungutan Suara (TPS) Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi mencoblos, Calon Presiden Nomor Urut 1 Joko Widodo – Ma’ruf Amin berhasil unggul telak dari Calon Presiden Nomor Urut 2 Prabowo Subianto – Sandiaga Uno.

Dalam penghitungan suara di TPS 11, RT 1, RW 2 Kelurahan Lempongsari, Kecamatan Gajahmungkur tersebut, Jokowi – Ma'ruf Amin berhasil mendulang 205 pemilih, sementara Probowo – Sandiaga hanya 49 orang.

Dengan hasil tersebut berarti Jokowi menang telak di TPS Hendrar Prihadi sebesar 81 persen, dibanding Prabowo dengan 19 persen.

Sementara itu, Wali Kota Semarang yang akrab disapa Hendi tersebut datang ke TPS bersama istrinya, Krisseptiana Hendrar Prihadi.

Mereka datang ke TPS kompak menggunakan pakaian putih. Baik Hendi maupun Krisseptiana berangkat dari tempat pemungutan suara yang hanya berjarak sekitar 50 meter dari rumahnya, dengan berjalan kaki.

Apresiasi TPS tematik

Setelah melakukan pencoblosan di TPS tempat tinggalnya, Hendi kemudian bergabung bersama dengan Wakil Wali Kota Semarang Hevearita, Sekda Provinsi Jawa Tengah Sri Puryono, serta sejumlah jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Kota Semarang untuk melakukan pemantauan ke sejumlah TPS.

Dalam kunjungan ke sejumlah TPS itu, Hendi memberi acungan jempol kepada sejumlah Kelompok Panitia Pemungutan Suara (KPPS) yang berupaya menarik minat masyarakat untuk menggunakan hak pilihnya, dengan membuat TPS semenarik mungkin.

Hal itu seperti yang terlihat pada TPS 6 dan TPS 7, Panggung Lor, Semarang Utara, Kota Semarang. Di TPS 7 Panggung Lor para panita pemungutan suara kompak menggunakan pakaian adat dari berbagai daerah.

Sementara itu, di TPS 6 Panggung Lor mengusung tema olahraga xtreme motocross. Tak tanggung-tanggung penitia TPS setempat menghadirkan sejumlah motor trail di area TPS.

Tak hanya itu, dekat dari TPS 6 tersebut juga ada sebuah sirkuit mini untuk sejumlah crosser melakukan freestyle, guna menghibur warga yang datang ke TPS.

Praktis, konsep tematik seperti itu berhasil membuat masyarakat antusias untuk datang ke TPS tersebut.

Wali Kota Hendi pun optimis jika hadirnya TPS - TPS yang dikemas secara menarik seperti itu dapat meningkatkan partisipasi pemilih di Kota Semarang.

"Dengan begini maka warga pasti lebih semangat datang ke TPS, yang kemudian harapannya partisipasi pemilih ini dapat semakin meningkat,” ucap Hendi Rabu (17/4/2019), seperti dalam keterangan tertulisnya.

Di sisi lain dalam sejumlah kunjungannya, Hendi juga mendapatkan laporan terkait adanya surat suara yang tertukar di Kelurahan Kembang Arum, Kecamatan Semarang Barat dengan surat suara dari daerah pemilihan lain.

Mengetahui hal tersebut, Hendi kemudian langsung mendatangi TPS tersebut dan memberi masukan agar pencoblosan dihentikan, untuk menunggu distribusi surat suara yang benar sampai di TPS.

“Kami terus pantau, KPU Insya Allah dapat menyelesaikan persoalan ini dengan cepat. Saya juga telah memberi masukan kepada rekan-rekan KPU, untuk yang sudah hadir dapat mendaftar dulu sebelum jam 1 siang. Supaya nantinya jam berapapun mereka masih bisa mencoblos sepanjang surat surat suara sudah siap,” tegas Hendi.

Baca tentang
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Lokasi Pemusnahan Bom di Hamparan Perak Dikerumuni Warga

Lokasi Pemusnahan Bom di Hamparan Perak Dikerumuni Warga

Regional
Bangkai Babi dari Sumut Lintasi Sungai Aceh, Warga Resah dan Takut Makan Ikan

Bangkai Babi dari Sumut Lintasi Sungai Aceh, Warga Resah dan Takut Makan Ikan

Regional
Kadus: Lokasi Penemuan Yoni di Situs Candi Bowo Pernah Jadi Permukiman, Ditinggal Warga Sejak 1952

Kadus: Lokasi Penemuan Yoni di Situs Candi Bowo Pernah Jadi Permukiman, Ditinggal Warga Sejak 1952

Regional
Proyek Penyulingan Air Laut Rp 14 M Tak Berfungsi, Warga Pulau Ende Minum Air Asin

Proyek Penyulingan Air Laut Rp 14 M Tak Berfungsi, Warga Pulau Ende Minum Air Asin

Regional
Wisuda di Usia 85 Tahun, Kakek La Oede Jadi Sarjana Sastra Indonesia...

Wisuda di Usia 85 Tahun, Kakek La Oede Jadi Sarjana Sastra Indonesia...

Regional
Truk Roda 10 Disinyalir Jadi Penyebab Kelangkaan Solar di Sumbar

Truk Roda 10 Disinyalir Jadi Penyebab Kelangkaan Solar di Sumbar

Regional
[POPULER NUSANTARA] Polisi Tangkap Pelaku Pelempar Sperma di Tasikmalaya | Kakek Diwisuda pada Usia 85 Tahun

[POPULER NUSANTARA] Polisi Tangkap Pelaku Pelempar Sperma di Tasikmalaya | Kakek Diwisuda pada Usia 85 Tahun

Regional
Teror Harimau Hantui Warga Sumsel, Apa Penyebabnya?

Teror Harimau Hantui Warga Sumsel, Apa Penyebabnya?

Regional
Aktivis Antikorupsi di Aceh Tengah Hilang 10 Hari, Motor Ditemukan di Warnet

Aktivis Antikorupsi di Aceh Tengah Hilang 10 Hari, Motor Ditemukan di Warnet

Regional
5 Fakta Pelemparan Sperma di Tasikmalaya, Viral di Media Sosial hingga Pelaku Melawan Saat Ditangkap

5 Fakta Pelemparan Sperma di Tasikmalaya, Viral di Media Sosial hingga Pelaku Melawan Saat Ditangkap

Regional
Fakta Lengkap Teror Pelemparan Sperma di Tasikmalaya, Viral di Medsos hingga Pelaku Ditangkap

Fakta Lengkap Teror Pelemparan Sperma di Tasikmalaya, Viral di Medsos hingga Pelaku Ditangkap

Regional
Ditjen Perkeretaapian: Longsor di Proyek Double Track Diduga Karena Faktor Alam, Pekerjaan Sementara Dihentikan

Ditjen Perkeretaapian: Longsor di Proyek Double Track Diduga Karena Faktor Alam, Pekerjaan Sementara Dihentikan

Regional
Sepekan Terakhir Selalu Diserang OTK, Perkuliahan di Kampus UMI Tetap Berjalan

Sepekan Terakhir Selalu Diserang OTK, Perkuliahan di Kampus UMI Tetap Berjalan

Regional
Tetangga Ungkap Kegiatan Ibu Remaja Keterbelakangan Mental yang Ditemukan Tewas Terkubur di Pekarangan,

Tetangga Ungkap Kegiatan Ibu Remaja Keterbelakangan Mental yang Ditemukan Tewas Terkubur di Pekarangan,

Regional
Ketua PP Muhammadiyah Haedar Nashir Ajak Mendikbud Mencerdaskan Bangsa

Ketua PP Muhammadiyah Haedar Nashir Ajak Mendikbud Mencerdaskan Bangsa

Regional
komentar di artikel lainnya